Rumah, Tips & Trik

Mau Klaim Asuransi Rumah? Ini Cara dan Syaratnya

4 November 2018
klaim asuransi rumah

Asuransi rumah bisa menjadi hal yang sangat penting bagi pemilik rumah. Di kala hunian mengalami kerusakan akibat bencana alam atau lainnya, pemilik dapat melakukan klaim asuransi rumah. Uangnya pun dapat digunakan untuk meminimalisir kerugian finansial akibat kerusakan tersebut.

Urbanites, apakah Anda adalah salah satu yang memanfaatkan asuransi untuk melindungi rumah?

Sebagai nasabah asuransi rumah, Anda tentu diwajibkan membayar premi berkala dan teratur selama rentang waktu tertentu.

Sebaliknya, perusahaan asuransi juga diwajibkan menanggung dan menjamin perlindungan pada rumah atau properti yang diasuransikan.

Jika terjadi kerusakan atau risiko terhadap rumah, maka perusahaan asuransi akan mengeluarkan sejumlah uang sesuai perjanjian yang tertera di dalam polis.

Banyak selintingan kabar bahwa melakukan klaim polis asuransi ini sulit dan berbelit-belit.

Sesungguhnya, bagaimana sebenarnya cara nasabah asuransi melakukan pelaporan klaim?

Simak penjelasan mengenai tata cara klaim asuransi rumah di bawah ini.

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Melakukan Klaim Asuransi Rumah?

Sebagian masyarakat Indonesia masih enggan berasuransi, baik asuransi jiwa, asuransi kesehatan atau asuransi rumah.

Baca Juga :  Begini Cara Cepat Bersihkan Rumah Usai Lebaran Bersama Keluarga

Salah satu alasannya adalah karena adanya ketakutan proses klaim asuransi akan berjalan rumit.

Padahal, proses klaim asuransi rumah sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan.

Satu hal yang harus Anda ingat adalah, ketika terjadi suatu risiko terhadap rumah Anda, segera laporkan hal tersebut kepada perusahaan asuransi yang Anda ikuti.

Jangan menunda-nunda pelaporan karena umumnya perusahaan asuransi mewajibkan nasabah melakukan klaim tidak lebih dari tujuh hari setelah risiko terjadi.

Adapun data yang harus Anda berikan kepada perusahaan asuransi terkait risiko yang terjadi adalah:

–         Tanggal kejadian

–         Lokasi kejadian

–         Daftar kerusakan atau kerugian

–         Kontak yang bisa dihubungi untuk proses klaim (nomor telepon dan alamat email)

–         Perkiraan kerugian

Setelah melakukan pelaporan klaim, perusahaan asuransi akan mengirim peninjau atau adjuster melakukan verifikasi data dan investigasi mengenai risiko yang terjadi.

Selain melakukan investigasi, peninjau juga akan menilai besarnya nilai kerugian untuk diajukan kepada perusahaan asuransi.

Dokumen yang Harus Dilengkapi untuk Mengurus Klaim Asuransi Rumah

Guna memproses klaim asuransi tersebut, perusahaan asuransi mewajibkan Anda melengkapi sejumlah dokumen.

Baca Juga :  Panduan Memilih Lampu Interior yang Tepat untuk Tiap Ruangan Rumah

Kelengkapan dokumen klaim asuransi rumah yang biasanya dibutuhkan adalah sebagai berikut:

Asuransi dari Risiko Pencurian

  • Formulir klaim yang telah dilengkapi
  • Rincian barang yang hilang termasuk bukti pembelian untuk verifikasi nilai barang tersebut
  • Kronologi kejadian yang menjelaskan saat risiko terjadi, serta informasi kapan terakhir melihat atau menggunakan barang yang hilang dalam kondisi baik dan siapa yang pertama kali menyadari barang itu telah hilang
  • Foto yang menunjukkan tempat masuk atau keluarnya pencuri
  • Surat keterangan kehilangan dari kepolisian
  • Proposal atau penawaran harga untuk perbaikan atau penggantian barang yang hilang
  • Dokumen persetujuan pembayaran klaim dan pelepasan tuntutan (Claim Discharge) yang telah ditandatangani nasabah.

Asuransi dari Risiko Kerusakan

  • Formulir klaim yang telah dilengkapi
  • Rincian barang yang rusak termasuk detail spesifikasi dan bukti pembelian untuk verifikasi nilai
  • Kronologi kejadian
  • Foto barang yang rusak
  • Laporan teknis dari pihak yang ditunjuk untuk memperbaiki rumah (misalnya tukang bangunan yang biasa Anda sewa jasanya) terkait penyebab kejadian, tingkat kerusakan serta penilaian apakah properti yang bersangkutan masih bisa diperbaiki atau tidak
  • Proposal atau penawaran harga untuk perbaikan atau penggantian barang yang rusak
  • Dokumen persetujuan pembayaran klaim dan pelepasan tuntutan yang telah ditandatangani.
Baca Juga :  Desain Unik untuk Kamar Mandi di Rumah. Sudah Punya?

Jika proses klaim berjalan lancar dan peninjau asuransi rumah tidak menemukan keanehan pada risiko yang terjadi pada rumah Anda, maka…

…Perusahaan asuransi dapat membayarkan klaim sebesar nilai pertanggungan yang disepakati melalui transfer.

Umumnya, proses transfer membutuhkan waktu 7-14 hari kerja.

Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat untuk Anda, Urbanites!

(Editor: TSS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

You Might Also Like