Rumah Tips & Trik

7 Tips Membeli Rumah Baru dari Developer Perumahan. Jangan Sampai Tertipu!

3 menit

Enggak mau dong tertipu saat membeli rumah? Yuk, simak langkah dan tips membeli rumah baru dari developer perumahan yang perlu dipahami, khususnya jika kamu ingin Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Membeli rumah baru dari developer memang memudahkan tetapi diperlukan kehati-hatian.

Karena bisa saja muncul masalah dari developer yang membuat terhambatnya proses pembelian rumah nantinya.

Oleh sebab itu, diperlukan perhatian dalam membeli rumah lewat developer.

Supaya kamu enggak tertipu, simak tipsnya di bawah ini ya!

Tips Membeli Rumah Baru dari Developer

1. Cek Reputasi Developer

tips membeli rumah baru dari developer

Tips membeli rumah baru dari developer yang pertama adalah memerhatikan reputasi pengembang.

Pastikan kamu memilih developer yang telah terpercaya.

Kamu bisa mengecek reputasi pengembang dengan melihat testimoni konsumen di media massa, liputan terkait proyek pengembang dan lainnya.

Selain itu, kamu bisa berkonsutasi kepada REI atau Yayasan Lembaga Konsumen dan Lembaga Advokasi Konsumen Properti Indonesia.

Adapun salah satu cara mengukur reputasi adalah melihat kelengkapan izin developer, antara lain:

  • Izin Peruntukan Tanah: Izin Lokasi, Aspek Penata-gunaan lahan, Site Plan yang telah disahkan, SIPPT (Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah), nomor sertifikat tanah, surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Penggunaan Bangunan (IPB)
  • Prasarana sudah tersedia
  • Kondisi tanah matang
  • Sertifikat tanah minimal SHGB atau HGB Induk atas nama developer
  • IMB Induk

2. Periksa Sertifikat

Saat awal pembelian rumah, sertifikat masih atas nama developer.

Ada sejumlah proses yang harus dilalui sampai sertifikat menjadi nama pembeli.

Selama sertifikat masih atas nama developer, implikasinya adalah:

  • Sulit take over kredit ke bank lain

Umumnya, bank tidak akan bersedia menerima take over jika status sertifikat belum SHM atas nama pemilik.

  • Penjualan rumah sulit

Selain itu, penjualan rumah cenderung sulit dilakukan karena calon pembeli tidak akan bisa mendapatkan SHM.

Sementara SHM itu penting bagi pembeli sebagai jaminan legalitas kepemilikan tanah dan bangunan.

Oleh karena, penting sekali memastikan ke pengembang, kapan sertifikat beralih menjadi atas nama pembeli.

Di dalam perjanjian jual beli biasanya sudah dicantumkan target penyelesaian sertifikat.

Cari tahu apakah target tersebut ditepati atau tidak.

3. Jangan Membayar Uang Muka sebelum KPR Disetujui

uang muka momok utama rumah pertama

Tips lainnya yang perlu diperhatikan adalah membayar uang muka alias DP sebelum KPR disetujui.

Perlu diingat bahwa tidak ada jaminan bahwa bank  pasti menyetujui pengajuan KPR meskipun pengembang sudah bekerja sama dengan bank.

Pasalnya, bank tidak hanya melihat pengembang, tetapi juga mengevaluasi kemampuan keuangan pembeli untuk melunasi cicilan.

Oleh sebab itu, sebaiknya pembayaran DP dilakukan setelah ada keputusan persetujuan KPR.

Jika belum ada keputusan, sebaiknya kamu tidak membayar DP karena jika nanti ternyata KPR tidak disetujui, kamu harus meminta kembali DP dan itu biasanya tidak mudah (selalu ada potongan).




4. Pastikan Sertifikat Sudah Balik Nama

Status sertifikat yang masih atas nama developer dan belum balik atas nama pembeli menyebabkan take over kredit ke bank lain sulit dilakukan.

Pihak bank yang akan mengambil alih kredit (take over) dan meminta sertifikat atas nama pihak yang mengajukan kredit.

Karena bank ingin secara hukum bisa mengikat rumah yang di KPR itu sebagai jaminan.

Beberapa bank masih mau menerima take over kredit jika pengembangnya sudah kerja sama dengan bank.

Namun, proses ini masih harus dipastikan lagi di masing-masing bank.

Oleh karena itu, jika kamu berpikir melakukan take over kredit, misalnya, karena alasan cicilan yang memberatkan dan bunga yang tinggi, pastikan dahulu status sertifikat rumah apakah sudah atas nama pembeli atau belum.

5. Periksa IMB Perumahan

fungsi imb

sumber: jakartapedia.id

Izin Mendirikan Banguna (IMB) merupakan landasan resmi untuk kita mendirikan bangunan, yang di dalamnya tercantum data bangunan.

Mulai dari peruntukan, jumlah lantai dan detil teknis yang menjadi lampirannya.

Berdasarkan IMB, bank atau pihak lain dapat menilai bahwa bangunan yang menjadi jaminan KPR dibangun sesuai peraturan.

Oleh sebab itu, pastikan bahwa bangunan memiliki IMB.

6. Jangan Lakukan Transaksi Jual Beli Rumah Bawah Tangan

Mungkin kamu bertanya-tanya mengenai keamanan proses jual beli yang di bawah tangan.

Apabila rumah yang akan dibeli masih dalam status dijaminkan di bank, lakukanlah pengalihan kredit pada bank yang bersangkutan dan dibuat akte jual beli di hadapan notaris.

Hindari melakukan transaksi pengalihan kredit di bawah tangan.

Pasalnya transaksi di bawah tangan berarti dasar kepercayaan saja dan tanda buktinya hanya berupa kwitansi biasa, karena bank tidak mengakui transaksi yang seperti ini.

7. Segera Urus AJB dan SHM

sertifikat hijau jadi sertifikat shm

Sumber: suarasurabaya.net

Setelah rumah sudah jadi, jangan lupa untuk segera mengurus Akta Jual Belia tau AJB.

AJB adalah bukti legal bahwa hak atas tanah dan bangunan sudah beralih ke pembeli.

Jika belum melakukannya, hak atas tanah dan bangunan masih di developer.

Setelah AJB selesai, pembeli mendapatkan sertifikat SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan) dari pengembang.

Developer sendiri hanya bisa memiliki tanah serta bangunan dengan status Hak Guna Bangunan (HGB).

Tidak seperti SHM yang memberikan hak milik selamanya, HGB memiliki jangka waktu.

Dengan HGB, pembeli paling lama bisa mendirikan bangunan 50 tahun.

Lewat dari masa itu, hak atas tanah tersebut dihapus karena tanahnya sepenuhnya dikuasai langsung oleh negara.

Oleh sebab itu, setelah proses AJB rampung, kamu harus mengubah sertifikat menjadi SHM.

Terdapat beberapa developer yang langsung mengurus peningkatan hak menjadi SHM setelah dilakukan AJB, tetapi ada juga developer mempersilakan konsumen sendiri yang mengurus peningkatan hak tersebut.

***

Demikian sejumlah tips membeli rumah baru dari developer perumahan.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Jangan lupa baca artikel terkini lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan yang nyaman dan modern seperti di Citra Garden Sidoarjo?

Temukan hanya di situs properti 99.co/id.




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts