Rumah, Tips & Trik

5 Tips Memilih Arsitek Terbaik untuk Hunian Idaman

2 Juni 2019
tips memilih arsitek
3 menit

Arsitektur rumah memiliki peran penting dalam indahnya tampilan dan ketahanan rumah. Di sini, kamu akan belajar 5 tips memilih arsitek terbaik tanpa rugi-rugi!

Semua orang pastinya ingin memiliki rumah yang indah dan kuat.

Agar keinginan teratas terlaksana, prosesnya didukung oleh berbagai macam faktor seperti desain rumah, material yang digunakan, denah rumah, dan lain-lain.

Faktor-faktor di atas tentunya tidak akan terkerjakan tanpa seorang arsitek.

Seorang arsitek yang hebat dapat membangun rumah sesuai dengan harapanmu, bahkan lebih!

Akan tetapi, sudah bukan rahasia umum lagi kalau memperkerjakan seorang arsitek untuk mendesain rumahmu bukanlah hal yang murah.

Selain itu, dengan banyaknya jumlah artsitek diluar sana, tentu saja akan membuat kita merasa bingung saat akan memilih.

Dari pada pusing, mendingan pantengin tips memilih arsitek di bawah ini!

5 Tips Memilih Arsitek Terbaik

1. Mulai Membuat Daftar Arsitek

Sebelum memperkerjakan arsitek untuk mulai merancang rumah, buat lah dulu daftar yang berisi arsitek-arsitek pilihanmu.

Kamu bisa google desain rumah favoritmu dan cari tahu siapa yang merancang rumah tersebut.

Dirimu pun bisa melakukan riset dari lingkungan rumah sekitar.

Cari rekomendasi dari teman-teman, keluarga, atau kolega di kantor, terutama orang-orang yang mempunyai latar belakang bidang arsitektural.

Kamu juga harus tahu apakah arsitek tersebut bekerja secara mandiri atau di bawah sebuah firma, biasanya, arsitek yang bekerja sendiri akan menawarkan harga yang lebih murah.

Baca Juga:

6 Desainer dan Arsitek Perempuan Muda Indonesia yang Menginspirasi

2. Berbicara dengan Langsung

Setelah semua nama arsiteknya sudah terdaftar cari tahu kontaknya, dan langsung telepon satu-satu.

Diskusikan tentang proyek pembangungan rumahmu dan tanyakan apakah ia sanggup mengerjakannya.

Kamu juga bisa bertanya tentang pengalaman arsitek tersebut dalam membangun rumah sebagai referensi.

Jangan lupa untuk menyebutkan ekspektasi harga dan deadline penyelesaian rancangan rumah.

Dengan begini, kamu bisa menyeleksi setidaknya 3 sampai 5 arsitek dari daftar panjangmu.

Kamu juga dapat mengetahui kepribadian mereka dari cara mereka berbicara.

3. Cek Portofolio Sang Arsitek

tips memilih arsitek

Setelah jumlah arsitek dari daftar pilihan semakin berkurang, kamu bisa memulai proses interview.

Dalam proses ini, pastikan kamus udah tahu portofilio arsitek yang terdaftar dalam daftarmu.

Lihat portofilio arsitek tersebut dan cek berapa banyak proyek yang sudah ia kerjakan.

Pastikan juga seberapa besar tingkat kesuksesannya dengan cara melakukan riset lewat Google atau datang langsung ke tempat.

Pilihlah seorang arsitek yang sering mengerjakan proyek pembangunan rumah, bukan mereka yang mengerjakan bangunan-bangunan besar seperti sekolah, hotel, restoran, dan sebagainya.

4. Bertanya pada Klien Sebelumnya

Sepertinya, tidak ada pendapat yang lebih baik dibandingkan dengan pendapat klien arsitek yang sebelumnya.

Kamu bisa mengetahui seluk beluk arsitek tersebut selama proses pembangunan rumah, mulai dari perancangan denah sampai rumah bisa dihuni.

Cari tahu apa sisi positif dan negatif dari bekerja bersama arsitek tersebut secara detail.

Lihatlah kendala apa saya yang dialami klien tersebut dan pikirkan apakah kamu masih bisa mengatasinya.

Hal lain, pertimbangkan pula apakah kendala tersebut masih bisa ditoleransi atau diselesaikan dengan metode tertentu.

Jangan terlalu takut memperkerjakan seseorang hanya karena satu atau dua kesalahan yang kamu dengar dari orang lain.

5. Negosiasi Harga Agar Sesuai Budget

tips memilih arsitek

Bernegosiasi harga merupakan hal yang tersulit dalam proses memperkerjakan seorang arsitek.

Pikirkanlah dulu anggaranmu dalam membangun rumah secara keseluruhan, lalu mulai dengan bertanya berapa fee yang ia tawarkan.

Apabila fee-nya tidak sesuai dengan yang kamu hawarkan, coba tawar 30% dari harga awal.

Tawarlah dengan baik-baik, jangan terlalu fokus dengan menetapkan harga yang terendah.

Selain akan berimbas pada pengerjaan rumah, kamu juga harus bisa menghargai jasa dan kerja keras arsitek tersebut, terutama seorang yang sudah memang ternama dan ahli dalam bidangnya.

Jangan langsung setuju dengan harga yang sudah ditetapkan, berikan ia dan dirimu sendiri waktu untuk mempertimbangkan tawaran yang ada…

…Lalu kontak arsiteknya lagi setelah kamu sudah mantap menetapkan harga.

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id

Baca Juga:

7 Arsitek Legendaris Indonesia dengan Karya Menakjubkan

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id

You Might Also Like