Keuangan Tips & Trik

7 Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga Menurut Islam Agar Barokah

3 menit

Bagi seorang muslim, baiknya segala macam aspek kehidupan yang dijalankan sesuai dengan ajaran dan syariat Islam. Termasuk cara mengatur keuangan. Nah, dalam artikel ini Anda akan menemukan tips mengatur keuangan rumah tangga yang sesuai dengan syariat. Agar hidup lebih barokah!

Pengelolaan keuangan rumah tangga memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan.

Anda harus fokus dan teleti, untuk meminimalisir adanya konflik finansial di masa mendatang.

Lalu, apa saja tips mengatur keuangan rumah tangga menurut Islam?

Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga

1. Strategi 1-1-1

Formula 1-1-1 merupakan rumusan mengatur keuangan dari sahabat Nabi, Salman Al Farisi.

Menurut riwayat, beliau memiliki uang sebanyak satu dirham untuk digunakan sebagai modal membuat anyaman.

Kemudain anyaman tersebut terjual seharga tiga dirham.

Pendapatan ini ia bagi menjadi satu dirham untuk keperluan keluarga, satu dirham untuk sedekah, dan sisanya satu dirham digunakan sebagai modal kembali.

Konsep ini dapat Anda terapkan untuk kehidupan sehari-hari, dengan membagi rata penghasilan menjadi tiga.

Bila Anda pekerja, penghasilan yang disisihkan untuk modal bisa dikategorikan sebagai biaya transportasi serta konsumsi saat bekerja.

2. Sisihkan Untuk Modal

Selain sebagai biaya transportasi dan konsumsi untuk bekerja, sisakan bagian modal sebagai tabungan usaha.

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berdagang dalam mencari nafkah.

Oleh karena itu, meski saat ini Anda belum memiliki usaha, siapkanlah modal untuk rencana bisnis di masa depan.

tips mengatur keuangan

Atau gunakan dana ini untuk modal investasi.

Agar pemasukan rumah tangga tidak hanya berasal dari satu sumber.

Baca Juga:

8 Cara Mengatur Keuangan Keluarga, Supaya Bisa Beli Rumah!

3. Cara Mengatur Keuangan dengan Menghindari Boros

“dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.” (QS. Al-Isra’: 26-27)

Demikian salah satu ayat dalam Al Qur’an berbunyi.

Sikap boros sangat tidak dianjurkan dalam segala hal, begitu pula terkait pengaturan keuangan.

Islam melarang seseorang untuk berbelanja berlebih-lebihan, karena akan menimbulkan sifat konsumtif dalam diri.

Ketika sudah terbiasa konsumtif, Anda akan mulai merasa tidak puas dan selalu menginginkan lebih.

Parahnya, bisa saja rumah tangga Anda hidup dari gaji ke gaji.

Artinya, tidak ada tabungan yang dapat diandalkan, setiap bulan penghasilan selalu habis tak bersisa.

4. Membuat Skala Prioritas

Belilah segala kebutuhan sesuai dengan kadarnya, tidak kurang dan tidak lebih.

Hindari membeli sesuatu yang tidak atau kurang diperlukan.

Misalnya, handphone yang Anda miliki masih berfungsi dengan baik namun Anda sudah menggantinya dengan tipe terbaru.

Ini adalah pemborosan!

Perlu diingat, teknologi akan dan terus berkembang.

Bila Anda bersikeras selalu mengikuti tren terbaru, tidak akan ada akhirnya.

5. Hindari Berutang dan Lunasi Secepat Mungkin Jika Ada

“Barangsiapa utang uang kepada orang lain dan berniat akan mengembalikannya, maka Allah akan luluskan niatnya itu; tetapi barangsiapa mengambilnya dengan Niat akan membinasakan (tidak membayar), maka Allah akan merusakkan dia.” (Riwayat Bukhari)

tips mengatur keuangan

Utang memang kadang kala menjadi penyelamat finansial di saat darurat.

Namun, jangan membiasakan diri untuk berutang jika tidak benar-benar membutuhkan.

Misalnya, berutang karena ingin membeli baju baru.

Atau berutang karena Anda gemar nongkrong di café-café hits.

Jika terpaksa berhutang kepada seseorang, misalnya untuk biaya operasi atau pendidikan, segera lunasi.

Hal ini karena dalam Islam, perihal utang menyangkut perkara dunia dan akhirat.

Ketika seseorang meninggal dalam keadaan berutang, ahli warisnya wajib untuk melunasinya.

6. Jangan Lupa Sedekah

“Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian.” (Al-Wasail 6: 255, hadis ke 11)

Sedekah wajib hukumnya bagi seorang Muslim.

Dalam Islam 2,5% dari rezeki yang Anda terima adalah hak orang lain.

Ini juga salah satu cara untuk mensucikan harta benda yang Anda miliki.

Oleh sebab itu, jangan lupa untuk bersedekah setiap bulannya ya!

Baca Juga:

Tidak Boros Tapi Uang Selalu Habis? Berikut Cara Menghemat Uang Bulanan yang Efektif!

7. Menabung untuk Dana Tak Terduga

Tips mengatur keuangan yang terakhir adalah, selalu sisihkan penghasilan untuk dana tak terduga.

Setelah menerapkan formula 1-1-1, ambil beberapa persen dari bagian untuk kebutuhan sehari-hari dan modal untuk ditabung.

Tabungan ini berbeda dengan tabungan modal, karena fungsi utamanya adalah sebagai dana pasif.

“Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.” (H.R Bukhari)

Memang, awalnya akan terasa sulit untuk menyisihkan penghasilan untuk ditabung.

Pendapatan akan terasa berkurang dan pas-pasan.

Akan tetapi dana ini bisa berguna dikemudian hari jika Anda tiba-tiba membutuhkan uang dalam jumlah besar.

***

Nah, itu tadi merupakan tips mengatur keuangan rumah tangga agar barokah!

Semoga informasinya bermanfaat, Sahabat 99..

Temukan informasi menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu sekarang!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts