Berita Ragam

7 Langkah Mitigasi Gempa Bumi yang Wajib Dipahami. Jangan Langsung Panik!

3 menit

Gempa bumi merupakan bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia. Jika kamu tinggal di daerah yang rawan gempa, pastikan untuk mencatat langkah mitigasi gempa bumi berikut ini agar tetap aman, ya!

Saat terjadi gempa, reaksi pertama kita biasanya akan langsung panik dan takut.

Apalagi jika kamu mengalaminya saat tengah berada di lantai atas gedung bertingkat.

Pasalnya, semakin jauh posisi lantai dari tanah maka akan semakin kuat guncangan yang terasa.

Namun tahukah kamu, berlari karena panik ternyata sangat tidak disarankan dalam kondisi ini, lo.

Berikut panduan langkah mitigasi gempa bumi yang benar untuk dilakukan sebagai panduanmu.

7 Langkah Mitigasi Gempa Bumi yang Wajib Dipahami

1. Jangan Panik

Jika kamu merasakan tanda-tanda gempa bumi, cepatlah turun ke lantai dasar atau keluar bangunan.

Namun, jangan panik selama proses menyelamatkan diri ini, ya.

Terlebih jika kamu berada dalam kerumunan orang yang bergerak bersamaan.

Pastikan untuk tetap tenang dan hanya bergerak dengan cepat, bukan berlari di keramaian.

2. Jangan Gunakan Lift

langkah mitigasi bencana gempa bumi

Sumber: tribunnews.com

Saat terjadi bencana gempa bumi dan kamu berada di lantai atas sebuah gedung, hindari menggunakan lift.

Lift merupakan salah satu alat yang sangat tidak disarankan untuk digunakan saat terjadi bencana alam.

Meski kamu berada di lantai teratas gedung pencakar langit pun, sebaiknya gunakan tangga saat melarikan diri.

Pasalnya, ada kemungkinan aliran listrik mati, sehingga lift macet dan kamu terjebak di dalamnya.

3. Cari Tanah Lapang

Langkah mitigasi gempa bumi berikutnya yakni mencari tanah kosong untuk berlindung.

Pastikan kamu berdiri di tempat yang jauh dari bangunan apapun sehingga risiko terkena reruntuhan bangunan semakin kecil.

Pastikan juga untuk tidak merapat ke pohon atau tiang listrik selagi mencari lokasi aman.

Pasalnya, keduanya merupakan benda yang mudah roboh akibat gempa atau getaran.

4. Lindungi Kepala dalam Kondisi Apa pun

Hal terpenting yang harus kamu ingat dalam mitigasi gempa bumi adalah melindungi kepala.

Terutama jika gempa cukup kuat dan kamu tidak bisa langsung keluar ruangan.

Carilah benda yang bisa melindungi kepala, apa pun itu, untuk menghindari risiko terluka jika terjadi keruntuhan bangunan.

Jika getaran kuat terasa saat kamu di kamar tidur, tutupi kepala menggunakan bantal tidur.

5. Bersembunyi di Bawah Meja Jika Atap Mulai Runtuh

upaya mitigasi bencana gempa bumi

Sumber: safety.lovetoknow.com

Saat melihat tanda keruntuhan atap, segera berlindung di bawah meja.

Lupakan hal lain dan cepatlah merangkak ke bawah meja untuk melindungi diri.




Dengan begitu, setidaknya jika reruntuhan semakin parah kepala dan badanmu tidak akan langsung tertimpa reruntuhan bangunan rumah atau gedung.

6. Ingat Prinsip 20:20:20

Dalam langkah mitigasi gempa bumi, dikenal prinsip 20:20:20.

Ini terutamanya penting untuk warga yang tinggal di pesisir atau pinggir pantai.

Artinya, jika gempa terjadi selama 20 detik, kamu harus mengungsi dalam wakru 20 menit pada ketinggian 20 meter.

Ini dilakukan untuk mnegantisipasi kemungkinan terjadinya tsunami.

7. Segera Berhenti Jika Tengah Berkendara

Kamu merasakan getaran gempa saat tengah berkendara?

Pastikan untuk menjauhi persimpangan dan segera menyingkir ke kiri bahu jalan.

Pasalnya, kamu bisa kehilangan kontrol terhadap mobil jika getaran semakin keras.

Namun pastikan tidak menepi di dekat pohon besar, ya.

Ciri-Ciri akan Terjadi Gempa Bumi

ilustrasi gempa bumi

Sumber: pixabay.com/Angelo_Giordano

Selain langkah mitigasi, pastikan juga kamu memahami ciri-ciri akan terjadinya gempa bumi.

Tujuannya agar kamu bisa lebih sigap untuk menyelamatkan diri nantinya.

Berikut beberapa ciri-ciri gempa bumi yang dapat kamu cermati di sekitar:

  • Muncul awan gempa, bentuknya seperti puting beliung, pohon, atau batang dengan posisi yang tegak
  • Gangguan pada alat elektronik, misalnya di suara televisi, lampu neon, hingga gangguan sinyal handphone akibat gelombang elektromagnetis
  • Hewan berprilaku aneh, terlihat lebih gelisah atau bahkan menghilang dari wilayahmu

Selain itu, waspadai juga kemungkinan gempa bumi yang diiringi tsunami dengan mencermati:

  • Suara gemuruh ombak, apakah terdengar keras seperti pesawat jet
  • Getaran tanah yang sangat keras
  • Air laut tampak tiba-tiba surut dengan cepat

***

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari properti untuk investasi masa depan?

Kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu.

Ada beragam pilihan properti menarik seperti kawasan Dua Putri Mandiri .




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts