Keuangan, Tips & Trik

6 Tips Memaksimalkan Pensiun Dini | Hidup Tenang, Pengeluaran Stabil!

1 Desember 2019
pensiun dini
3 menit

Pensiun dini bagi orang-orang yang sudah berpenghasilan stabil memang terdengar sangat menggiurkan. Tapi di balik semua ini, masih banyak yang harus dipersiapkan. Apa saja? Baca selengkapnya di bawah ini!

Tak bisa dipungkiri lagi, semua orang pasti ingin menikmati hidup dengan santai setelah lama-lama bekerja.

Hal di atas bisa dicapai dengan mengajukan atau merencanakan pensiun dini.

Akan tetapi, setelah lama bekerja, memiliki penghasilan dan tabungan yang lumayan besar tidaklah cukup untuk mempersiapkan diri Anda untuk pensiun muda.

Apalagi mengingat setiap orang menjalani hidup yang berbeda-beda dengan kebutuhan primer dan sekunder yang bervariasi.

Masih ada banyak hal yang harus Anda perhatikan sebelum paten pensiun dini agar tidak kecolongan di masa depan.

Kalau begitu, apa saja yang mesti dipersiapkan sebelum memutuskan pensiun di usia muda?

Simak penjelasannya di bawah ini!

Tips Mempersiapkan Diri Sebelum Pensiun Dini

1. Perhatikan Kondisi Keuangan

pensiun dini

Tips memaksimalkan kesempatan pensiun dini yang pertama adalah memperhatikan kondisi keuangan Anda akhir-akhir ini.

Lihat jumlah kas dan saldo pada tabungan Anda.

Jikalau Anda memiliki tunggakan dan cicilan, prioritaskan cara melunasinya sebelum masa pensiun datang.

Dengan menyeimbangkan pengeluaran dan pemasukan sebelum pensiun, Anda tidak akan khawatir tentang kekurangan uang setelah sudah tidak bekerja.

Baca Juga:

Cek 6 Tips Ini Agar Investasi Masa Pensiun Bisa Berjalan Sukses!

2. Harus Menabung

Sebelum Anda mantap mengajukan pensiun dini, usahakan tabungan pribadi Anda sudah cukup untuk menghidupi kehidupan Anda setelah bekerja.

Ingat, setelah pensiun, Anda tidak akan bekerja lagi, yang artinya penghasilan per bulan yang biasanya di dapatkan dari gaji pun akan berkurang.

Di sinilah mengapa menabung sangat penting.

Apabila tabungan Anda kosong, pensiun dini akan terasa menyiksa karena kehabisan sumber uang.

3. Menghemat Uang

pensiun dini

Sebelum Anda pensiun, biasakanlah untuk menghemat pengeluaran bulanan.

Kelola anggaran bulanan dengan baik, jangan dulu membeli barang-barang yang tidak begitu penting atau liburan ke sana-sini dan membuang banyak uang.

Penuhi dulu kebutuhan pokok Anda, seperti sandang, pangan, dan papan.

Kebutuhan sekunder lainnya bisa menyusul setelah Anda memiliki penghasilan tambahan dari usaha baru kelak (misal memang berniat membuka bisnis).

4. Mencoba Berinvestasi

Jika menurut Anda menabung dan menghemat masih belum cukup untuk mempersiapkan pensiun dini, Anda bisa mencoba berinvestasi.

Investasi bisa Anda jadikan sebagai cara menyelamatkan keuangan Anda di masa depan, walaupun itu direncanakan atau hanya untuk jaga-jaga.

Pilih jenis investasi yang tepat.

Dilansir bank DBS pada website mereka, investasi yang tepat untuk para pensiunan dini adalah reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, deposito berjangka, dan asuransi investasi.

Pastikan juga Anda sudah mengerti tentang seluk beluk investasi sebelum terjun ke bidangnya, ya!

5. Lunasi Semua Cicilan/Utang

pensiun dini

Apabila Anda masih punya tunggakan dan cicilan yang masih harus diselesaikan, lunasi sebelum masa pensiun tiba.

Seperti yang sudah kita ketahui dan bahas di atas, setelah pensiun Anda tidak akan mendapatkan gaji per bulan, dan otomatis biaya cicilan pun tidak ada.

Anda bisa menunggu sampai cicilan semuanya beres atau melunasi tunggakan-tunggakan Anda menggunakan uang pensiun.

Jika tidak cukup, sediakan anggaran sesuai dengan jumlah cicilan yang perlu dilunasi selama beberpa bulan ke depan, sehingga Anda akan tetap memiliki penghasilan.

6. Cari Penghasilan Baru atau Tambahan

pensiun dini

Setelah pensiun bekerja, Anda masih bisa, kok, menambah penghasilan dengan membuka usaha pribadi.

Terutama saat pensiun dini, dengan usia yang masih relatif muda, Anda tentunya masih memiliki energi dan semangat yang lebih.

Manfaatkan energi dan semangat ini untuk membuka peluang bisnis baru.

Anda bisa mulai dengan keterampilan dan hobi yang Anda miliki.

Seperti membuka tempat les bahasa karena Anda mahir berbicara Bahasa Inggris, misalkan.

Atau, Anda bisa melakukan riset singkat tentang bisnis yang lagi booming di pasaran luas dan mulai dari sana.

Bisnis-bisnis yang lagi happening akhir-akhir ini dan mungkin bisa Anda coba adalah:

  • Rumah kost-kostan / kontrakan
  • Rental mobil / motor
  • Toko sembako
  • Jual beli properti
  • Usaha peternakan
  • Usaha agrobisnis
  • Bisnis waralaba
  • Bisnis jual beli kopi
  • Bisnis kuliner
  • Layanan jasa titip beli

Batas Usia Pensiun Dini di Berbagai Instansi

Menurut Undang-undang, batas usia pensiun dini untuk pegawai swasta sebenarnya tidak diterapkan secara pasti.

Namun, pemerintah dengan jelas menetapkan usia pensiun dini untuk para pegawai sipil.

Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (“UU ASN”) Pasal 87 ayat (1) UU ASN menyebutkan bahwa PNS diberhentikan dengan hormat karena:

  1. Meninggal dunia
  2. Atas permintaan sendiri
  3. Mencapai batas usia pensiun
  4. Perampingan organisasi atau kebijakan dari pemerintah yang mengakibatkan adanya pensiun dini
  5. Tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak bisa menjalankan tugas dan kewajiban perusahaan atau instansi tertentu
Nah, menurut pasal di atas, batas usia pensiun kemudian dijelaskan sebagai berikut:
  1. 58 (lima puluh delapan) tahun bagi Pejabat Administrasi
  2. 60 (enam puluh) tahun bagi Pejabat Pimpinan Tinggi
  3. Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan bagi Pejabat Fungsional

Baca Juga:

Mengintip Usaha Sampingan Menarik Milik Para Pesepakbola Dunia

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id

You Might Also Like