Berita Berita Properti

6 Tips Personal Branding untuk Agen Properti | Penting sebelum Jualan Rumah dan Apartemen!

3 menit

Dalam memasarkan berbagai produk, termasuk properti, dibutuhkan teknik pemasaran yang lebih dari sekadar menawarkan keunggulan barang. Salah satu teknik pemasaran yang bisa digunakan para agen properti adalah menciptakan personal branding.

Personal branding atau pencitraan diri adalah cara yang dilakukan untuk memasarkan sebuah produk dengan cara membentuk citra seseorang.

Citra diri yang baik dan unik akan menjadi daya tarik tersendiri untuk calon konsumen.

Teknik ini bisa digunakan seorang agen properti untuk memasarkan produknya.

Kamu bisa membangun pencitraan diri ini melalui berbagai cara, termasuk melalui media sosial.

Ada beberapa keuntungan jika kamu, sebagai agen properti, membangun citra diri yang baik, di antaranya adalah:

  • Lebih mudah dipercaya konsumen
  • Lebih mudah diingat konsumen
  • Memperluas jaringan bisnis

Kamu masih bingung bagaimana membangun personal branding yang baik?

Yuk, simak beberapa tips personal branding yang bisa kamu coba berikut ini.

Tips Membangun Personal Branding untuk Agen Properti

1. Tentukan Tujuan Membangun Citra Diri

Langkah pertama, tentukanlah tujuan kamu ketika dikenal orang lain.

Tujuan yang spesifik dapat membantu kamu membentuk karakter dan lebih mudah dikenal calon konsumen.

Sebagai contoh berikut beberapa tujuan dari pembentukan citra diri dalam pemasaran yang baik:

  • Menjadi referensi orang lain ketika membutuhkan saran mengenai investasi properti.
  • Menjadi pembicara dalam seminar yang berhubungan dengan properti.
  • Dikenal memiliki banyak jaringan.

2. Kuasai Produk yang Kamu Pasarkan

personal branding agen properti

Setelah menentukan tujuan personal branding, langkah selanjutnya adalah menguasai semua wawasan mengenai produk yang kamu pasarkan.

Hal ini akan berguna jika konsumen menanyakan berbagai seluk-beluk tentang properti, semisal harga pasaran di daerah tertentu, material bangunan, jenis tanah yang baik, dan lain-lain.

Jika menguasai produk yang akan kamu pasarkan, konsumen akan selalu mencari kamu ketika membutuhkan konsultasi mengenai properti atau ketika mereka hendak membeli properti.

Jika tidak menguasai sepenuhnya produk properti, maka yang akan terjadi adalah sebaliknya.

Kamu mungkin akan dikenal sebagai agen properti dengan kinerja buruk dan tidak bisa diandalkan.

Baca Juga:

5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Saat Melihat Rumah | Dilengkapi Pertanyaan untuk Agen Properti

3. Personal Branding dengan Kepribadian yang Positif

Konsumen, baik yang sudah memiliki wawasan mengenai properti atau yang awam, tentu tidak mau bertemu agen properti yang ketus atau tidak sabar.

Kamu harus menampilkan citra yang positif di depan konsumen.

Wajah yang ramah dan tutur kata yang baik akan disukai serta lebih mudah diingat konsumen.

Jika bisa membuat lelucon atau mengajak konsumen bercanda, tentu hal itu akan menjadi nilai tambah citra diri kamu.

Kepribadian yang unik juga bisa menjadi unique selling point kamu sebagai agen properti yang berbeda dengan agen properti lainnya.

4. Ciptakan Personal Branding dari Penampilan

penampilan agen properti

Penampilan juga menentukan citra diri seorang agen properti di depan konsumen.

Kamu harus berpakaian yang rapi dan layak di depan konsumen.

Pakaian yang rapi dan layak bukan berarti kamu harus selalu tampil formal, melainkan sesuaikan dengan situasi dan konsumen.

Jika kamu mendapat konsumen dari kalangan anak muda, kenakanlah pakaian yang kasual namun rapi, semisal polo shirt dengan celana jeans slim fit.

5. Aktif di Media Sosial

Meski kamu menawarkan produk dengan cara mengajak konsumen ke lokasi properti, bukan berarti kamu hanya mengandalkan hal tersebut.

Saat ini, media sosial menjadi aset personal branding untuk banyak profesi, termasuk agen properti.

Dengan aktif di media sosial, akan membuat kamu lebih mudah menyampaikan pesan pada konsumen melalui konten yang kamu unggah.

Konten yang kamu unggah juga dapat membantu kamu membentuk citra diri sesuai tujuan kamu.

6. Tentukan Konsep Konten di Media Sosial

Aktif di media sosial saja tidak cukup. Kamu harus membuat konten yang menarik perhatian konsumen dan mendukung citra diri kamu.

Tentukanlah konsep dari konten yang akan kamu unggah, semisal, saat menggungah foto properti yang kamu pasarkan.

Jangan hanya menggunggah foto, tetapi suntinglah foto itu sehingga menjadi visual yang menarik perhatian konsumen.

Jenis konten lain yang bisa kamu unggah, di antaranya adalah microblog dan video.

Perhatikan juga bentuk feed di media sosial kamu agar tidak tampak hanya seperti tumpukan gambar yang berantakan.

Kamu bisa mencontoh feed media sosial influencer atau beberapa toko online.

Baca Juga:

7 Tips Memilih Agen Properti untuk Membantu Pencarian Hunian Idaman

Itulah 6 tips personal branding yang bisa kamu terapkan sebagai agen properti.

Semoga artikel ini menginspirasi kamu sebagai agen properti untuk meningkatkan kemampuan dalam memasarkan properti.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bekasi dan sekitarnya?

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts