Berita

Mengintip 5 Tradisi 17 Agustusan Unik dari Berbagai Daerah di Indonesia

13 Agustus 2019
tradisi 17 agustusan
3 menit

Apakah daerah tempat tinggal Sahabat 99 punya tradisi 17 Agustusan unik? Kalau ada, yuk simak yang satu ini! Siapa tahu, wilayah rumah kalian termasuk dalam ulasan di bawah berikut.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyemarakkan acara ulang tahun Republik Indonesia setiap tahun.

Selain upacara bendera, biasanya setiap kelompok masyarakat memiliki cara unik untuk merayakan hari kemerdekaan ini.

Bahkan, beberapa daerah punya tradisi 17 Agustusan unik dan cukup berbeda dari daerah lainnya.

Lomba balap karung, panjat pinang, tarik tambang, dan lomba makan kerupuk adalah beberapa jenis lomba yang sudah biasa ada.

Namun, tradisi 17 Agustusan di berbagai daerah ini benar-benar unik dan tak lazim dan takkan ditemui di tempat lainnya.

Apa saja sih tradisi unik tersebut?

Berikut beberapa tradisi 17 Agustusan unik dari berbagai wilayah di Indonesia:

5 Tradisi 17 Agustusan Unik di Indonesia

1. Sepakbola Durian, Kebumen

tradisi 17 agustusan

Sumber: antarafoto.com

Dari namanya saja sudah terdengar sangat ekstrem ya?

Memang benar, tradisi 17 Agustusan yang satu ini cukup ekstrem karena bola yang digunakan berupa buah durian.

Tradisi 17 Agustusan unik ini berasal dari salah satu wilayah di daerah Jawa Tengah, tepatnya wilayah Kebumen.

Biasanya, para pesertanya merupakan orang-orang khusus seperti para anggota laskar Densus 99 serta anggota forum spiritual.

Sebelum acara dimulai, biasanya seorang ustaz akan memimpin doa bersama demi kelancaran acara dan keselamatan para pesertanya.

Berani coba gak nih, Sahabat 99?

2. Baritan, Malang

tradisi 17 agustusan

Jika biasanya peringatan hari kemerdekaan Indonesia identik dengan lomba, beda halnya dengan yang satu ini.

Baritan merupakan salah satu tradisi 17 Agustusan unik yang berasal dari daerah Malang, Jawa Timur.

Baca Juga:

Dekorasi Rumah Spesial untuk Sambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus

Acara unik ini biasanya dilaksanakan sebelum tanggal 17 Agustus dan dihadiri oleh berbagai pihak.

Pada rangkaian acara terdapat sambutan dari berbagai pihak, pemberian pesan-pesan moral terkait kemerdekaan, dan ditutup dengan acara baritan.

Tradisi baritan merupakan sebuah tradisi budaya yang diisi dengan acara makan bersama sambil duduk lesehan sebagai acara utamanya.

Terdapat aneka jenis makanan yang biasa dihidangkan untuk baritan, seperti nasi tumpeng, aneka lauk pauk, serta penganan tradisional lainnya.

3. Telok Abang, Palembang

tradisi 17 agustusan

Sumber: liputan6.com

Di Palembang, Sumater Selatan juga terdapat sebuah tradisi 17 Agustusan unik yang tentunya tak dapat ditemui di daerah lainnya.

Tradisi tersebut yaitu telok abang, perahu bidar, serta perahu motor hias.

Namun, yang paling unik dan khas adalah tradisi telok abang.

Telok abang merupakan telur yang dicat dengan warna merah dan kemudian akan ditancapkan pada perahu, pesawat, serta mobil mainan yang terbuat dari gabus.

Jangan heran apabila selama bulan Agustus banyak penjaja telok abang dan mainan gabus yang beredar di banyak wilayah di kota Palembang.

4. Pacu Kude, Aceh

tradisi 17 agustusan

Sumber: Kemdikbud RI

Lain ladang lain belalang, peribahasa ini berlaku pula untuk masalah tradisi 17 Agustusan.

Di Aceh Tengah, salah satu tradisi unik yang selalu dinantikan setiap Agustusan adalah perlombaan balap kuda yang disebut pacu kude.

Tentu pacuan kuda di Aceh Tengah ini berbeda dengan pacuan kuda di Madura atau di Sumba misalnya.

Di pacu kude, joki hanya boleh anak-anak yang berusia 12-20 tahun saja dan setiap joki berlomba tanpa memakai pelana.

Saking uniknya, tradisi ini selalu dihadiri oleh ratusan penonton setiap pacu kude dilaksanakan.

5. Lari Obor Estafet, Semarang

tradisi 17 agustusan

Sumber: tribunnews.com

Orang-orang Indonesia nampaknya tak pernah kehabisan ide untuk merayakan hari ulang tahun Republik Indonesia setiap tahunnya.

Masyarakat Semarang biasanya merayakan hari kemerdekaan Indonesia dengan tradisi lari obor estafet.

Acara ini diadakan setiap malam hari di tanggal 17 Agustus dan diikuti oleh setiap lapisan masyarakat di kota ini.

Berbekal sebuah obor menyala, setiap peserta kemudian berlari estafet mengitari jalur yang telah ditentukan.

Ini merupakan tradisi 17 Agustusan dengan nilai filosofis tinggi dan dilakukan turun temurun selama 32 tahun!

Baca Juga:

Masjid Istiqlal Jakarta, Lambang Kemerdekaan Indonesia yang Mendunia

Semoga informasi ini menghibur ya, Sahabat 99!

Nantikan info menarik lainnya seputar properti di Blog 99.co Indonesia!

Tak lupa, pastikan agar memenuhi segala kebutuhan propertimu lewat 99.co/id.

You Might Also Like