Berita Ragam

5 Tradisi Jawa Timur yang Berbau Mistis dan Bikin Bulu Kuduk Merinding!

2 menit

Jawa Timur dikenal memiliki banyak tradisi dan budaya. Namun tahukah kamu, beberapa tradisi Jawa Timur ternyata sangat lekat dengan hal-hal mistis. Apa saja kah itu? Simak penjelasannya di bawah ini!

Tradisi merupakan kebiasaan yang berkembang di masyarakat karena dilakukan terus-menerus.

Setiap daerah di Indonesia, memiliki kebiasaannya sendiri yang unik dan khas.

Nah, Jawa Timur juga termasuk daerah yang memiliki ciri khas tersebut, Sahabat 99.

Uniknya, beberapa tradisi Jawa Timur bahkan berkaitan erat dengan hal mistis, lo!

5 Tradisi Jawa Timur yang Berbau Mistis

1. Tradisi Bantengan di Jawa Timur

tradisi bantengan jawa timur

Sumber: blogkulo.com

Pertama, ada kesenian bentengan yang konon berasal dari zaman Kerajaan Singosari.

Pandangan ini didasarkan pada fakta penemuan relief yang menggambarkan macam melawan banteng serta penari yang mengenakan topeng banteng.

Relief ini bisa kamu lihat di Candi Jago, Malang, Jawa Timur.

Tradisi bantengan hingga saat ini masih rutin dilakukan di kawasan pegunungan Bromo Tengger.

Dalam prakteknya, dua orang akan berperan sebagai seekor banteng kemudian menari.

Nantinya, di tengah tarian akan ada pertunjukan kesurupan sehingga para pemain gerakannya menjadi tidak terkontrol dan agresif.

2. Tarian Seblang di Banyuwangi

Berikutnya, ada tradisi seblang yang dimiliki oleh suku Osing dari Banyuwangi.

Bentuknya adalah rangkaian tarian yang dilakukan seorang penari tua selama tujuh hari berturut-turut.

Konon, selama menari ia sebenarnya tengah kesurupan sehingga gerakannya terkesan magis.

Oleh sebab itu, sebelum tarian dimulai akan ada pawang yang membaca mantra terlebih dahulu agar ritual ini aman.

Tujuan utama dari ritual tari seblang sendiri adalah untuk menolak bala dan setidaknya dilakukan setahun sekali oleh masyarakat.

3. Tradisi Kebo-Keboan di Jawa Timur

tradisi kebo-keboan banyuwangi

Sumber: 5news.co.id

Kata “kebo” dalam bahasa Jawa memiliki makna kerbau.

Sama seperti tradisi sebelumnya, ini merupakan kebiasaan yang dimiliki oleh suku Osing, Banyuwangi.

Para peserta akan berdandan seperti kerbau, dilumuri oli, dan mengenakan tanduk kerbau.

Selama tradisi berlangsung, mereka disebut akan mengalami kesurupan roh leluhur.

Tujuan tradisi adat satu ini sendiri adalah sebagai bentuk rasa terima kasih atas hasil panen yang melimpah.

Tak hanya itu, masyarakat juga akan berdoa agar selalu dijauhkan dari malapetaka.

4. Upacara Ruwatan di Jawa Timur

Familiar dengan upacara ruwatan?

Ini merupakan ritual penyucian untuk orang Nandang Sukerta atau berada dalam dosa.

Ada tiga jenis ruwatan yang bisa dilakukan, yakni untuk diri sendiri, lingkungan sekitar, atau wilayah.

Untuk ruwatan personal, biasanya orang yang berada dalam dosa akan dipotong rambutnya di siang hari.

Sementara untuk ruwatan daerah, diperlukan sesajen berupa tuwuhan, kain mori, jajanan pasar, dan lainnya.

5. Upacara Sandhur di Jawa Timur

tradisi sandur jawa timur

Sumber: jawapos.com

Terakhir ada upacara Sandhur yang merupakan tradisi masyarakat Madura.

Upacara ini biasanya dilakukan oleh petani dan nelayan untuk berkomunikasi dengan makhluk gaib.

Tujuan utamanya adalah mengusir musibah, menghormati makam keramat, hingga meminta hujan di musim kemarau.

Caranya, peserta akan menari diiringi alunan musik dan biasanya akan ada 1-2 orang yang kesurupan.

Dalam kondisi ini, ia akan menjadi mediator masyarakat untuk berkomunikasi dengan makhluk dari duniaa lain.

***

Semoga informasinya bermanfaat, Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Ingin memiliki properti Ruko Showroom Fashion?

Kunjungi 99.co/id dan segera dapatkan hunian impianmu!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts