Berita Ragam

Mengenal Ubasute, Tradisi Kuno Durhaka Membuang Orang Tua di Hutan. Bikin Sedih, deh!

2 menit

Di Jepang, terdapat tradisi kuno yang bikin sedih bernama ubasute. Dalam tradisi ini, para orang tua lanjut usia dibawa oleh anak mereka ke hutan dan dibiarkan meninggal. Kok, tega?

Sahabat 99 pernah mendengar tradisi asal Jepang bernama ubasute?

Secara harfiah ubasute berarti “meninggalkan seorang wanita tua”.

Ubasute adalah praktik kuno dari cerita rakyat Jepang, di mana kerabat yang sakit atau lanjut usia dibuang di tempat terpencil seperti hutan dan dibiarkan meninggal.

Tradisi Kuno Ubasute

1. Tradisi Kuno Membuang Orang Tua ke Hutan

Aokigahara

Salah satu tempat yang diyakini sebagai situs populer praktik ubasute di masa lalu adalah hutan lebat.

Para orangtua lanjut usia dibawa oleh anak mereka ke hutan di kaki barat laut Gunung Fuji, yang dikenal sebagai Aokigahara.

Hutan atau gunung Aokigahara pun kini dikenal sebagai salah satu tempat terangker di dunia.

Baca Juga:

5 Misteri Saranjana, Kota Gaib Modern yang Bersemayam di Kalimantan Selatan

2. Pesan untuk Tidak Meninggalkan Orang Tua

tradisi kuno

sumber: stgeorgesyria.org

Meskipun tradisi ini tampaknya tentang pengabaian orang tua, sebenarnya ini dimaksudkan agar anak menyayangi dan tidak meninggalkan orangtua mereka.

Salah satu kisah ubasute paling terkenal adalah Ubasuteyama, yang berarti Gunung Ubasute.

Dalam cerita rakyat ini, seorang ibu lanjut usia dibawa oleh putranya ke atas gunung untuk ditinggalkan.

Meski sang ibu sadar akan apa yang dilakukan putranya kepadanya, ia tetap sayang dan menebarkan ranting-ranting yang patah di tanah agar anaknya dapat menemukan jalan menuruni gunung.

3. Kisah Seorang Raja yang Membenci Orang Tua

Kisah lain datang dari India yang dikisahkan dalam cerita rakyat China selama abad ke-6, bercerita tentang seorang raja yang membenci orang tua.

Sang raja membuat peraturan kepada rakyatnya yang hidup melewati usia 70 untuk dikirim ke pengasingan.

Salah seorang menteri sangat mencintai ibunya, sehingga saat dia ibunya berusia 70 tahun dia menggali ruang rahasia di rumahnya dan menyembunyikannya di sana.

Beberapa tahun kemudian, penguasa kerajaan tetangga mengirim dua kuda kepada raja, dengan sebuah teka-teki.

Raja harus bisa menebak mana satu kuda yang merupakan induk dan mana yang anaknya.

Jika raja gagal menjawab teka-teki tersebut, kerajaannya akan diserang.

Raja pun meminta saran kepada sang menteri.

Menteri tidak tahu jawabannya, dia memilih untuk bertanya kepada ibunya karena ibunya telah hidup begitu lama dan mungkin telah mendengar teka-teki semacam itu.

Wanita tua itu pun menyarankan untuk meletakkan rumput di depan mereka.

Kuda yang mundur dan membiarkan yang lain makan, menurutnta adalah induk.

Raja benar dan penguasa kerajaan tetangga itu lantas menjadi sekutunya.

Raja pun terkesan kepada menterinya bagaimana dia bisa mengetahui jawaban itu.

Menteri mengakui semua yang telah dilakukannya.

Raja pun tidak marah dan mencabut peraturan mengasingkan orang tua.

Baca Juga:

Potret Orang Jepang dengan Hikikomori, Sindrom Antisosial & Mengurung Diri di Rumah. Sedih, deh!

Apakah Tradisi Kuno Ubasute Hanya Legenda atau Kenyataan?

Praktik ubasute sebagian besar terbatas pada cerita rakyat.

Pasalnya, tidak ada cukup bukti yang menunjukkan bahwa hal itu benar-benar dipraktikkan di masa lalu.

Kisah-kisah ini kini malah mengilhami aksi-aksi ubasute modern di Jepang.

Terdapat sejumlah laporan bahwa praktik ini sedang ‘dihidupkan kembali’.

Pada 2015, misalnya, dilaporkan bahwa seorang pria berusia 63 tahun dituduh meninggalkan kakak perempuannya yang cacat di lereng gunung untuk mati pada 2011.

Dalam laporan lain, sejak 2018, seorang wanita ditangkap, karena meninggalkan ayahnya yang sudah lanjut usia di stasiun layanan jalan raya.

Selain itu, didorong oleh kemiskinan, semakin banyak orang mengirim lansia ke rumah sakit dan kantor amal agar mereka dapat diadopsi.

***

Bagaimana pendapatmu mengenai cerita ini?

Jangan lupa baca artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Ingin miliki rumah di Summarecon Bandung, Kota Baru Parahyangan atau lokasi lainnya?

Pastikan hanya mencari di situ properti 99.co/id, ya!

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves Scandinavian design
Follow Me:

Related Posts