Berita Berita Properti

Inilah Ukuran dan Berat Besi Beton Sesuai SNI. Sudah Tahu? | Dilengkapi Fungsi serta Cara Memilh

3 menit

Berat besi beton di pasaran nyatanya mempunyai Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini untuk menghindari munculnya produsen yang berbuat curang.

Sahabat 99, besi beton merupakan material penting dalam membuat sebuah bangunan.

Ia berfungsi untuk memperkuat dan menambah daya lentur konstruksi struktur beton pada berbagai jenis bangunan.

Ilustrasinya begini:

Jika sebuah bangunan dibuat tanpa menggunakan besi beton, dapat dipastikan jika bangunan itu akan mudah retak.

Apalagi bila bangunan tersebut berada di pinggir jalan atau terkena gempa bumi.

Nah, kehadiran besi beton dapat meminimalkan kerusakan pada struktur sebuah bangunan.

Supaya lebih jelas, berikut beberapa fungsi beton yang perlu kamu ketahui:

  • Membantu memperkuat daya tahan bangunan dalam menahan beban statis dan dinamis;
  • Meminimalisir keretakan pada sebuah bangunan jika terjadi guncangan;
  • Membantu bangunan berdiri tegak sesuai skema konstruksi;
  • Sebuah bangunan relatif tahan lama kendati dilanda temperatur tinggi;
  • Bangunan tak mudah rusak;
  • Harus digunakan jika membangun rumah dengan lantai lebih dari satu;
  • Bangunan akan lebih awet dan tahana lama.

Sudah tergambar bagaimana pentingnya besi beton?

Oleh karena itu, tak heran jika besi beton ukuran dan beratnya diatur lewat Standar Nasional Indonesia (SNI).

Hal itu demi menghindari produsen curang yang membuat besi beton dengan kualitas buruk.

Besi beton sendiri di pasaran, ada dua jenis.

Dilansir dari lalman indosteger.co.id, dua jenis itu selanjutnya akan diulas di bawah ini!

Dua Jenis Besi Beton

1. Beton Ulir

besi beton ulir

Sumber: tokopedia.com

Jenis pertama adalah beton ulir.

Ciri khas dari beton ini terdapat dari sirip atau urat yang terdapat pada bagian besi secara keseluruhan.

Tak ada patokan pasti dari urat beton ulir, tergantung dari produsen yang membuatnya.

Umumnya, jenis besi beton ini dijual dalam jumlah yang banyak dan sulit dibengkokan.

Alasanya karena beton ulir memiliki daya tahan 400 megapascal (Mpa).

2. Beton Polos

besi beton polos

Sumber: tokopedia.com

Berikutnya ada jenis beton polos.

Berbeda dari jenis ulir, beton polos permukaanya mulus, tak terdapat sirip atau urat.

Ia dijual dalam bentuk eceran dan mudah ditemukan di toko bangunan.

Terakhir, ciri yang membedakan dari beton ulir adalah daya tahan…

Beton polos daya tahannya lebih kecil sehingga ia mudah dibengkokan.

Ini karena daya tahan besi polos sebesar 240 megapascal (Mpa), hanya separuh kekuatan dari jenis ulir.

Berat Besi Beton

Sudah disinggung di awal jika besi beton mempunyai standar khusus.

Standarnya itu mengatur diameter, panjang, berat per meter, dan berat per batang besi beton.

Supaya tergambar lebih menyeluruh, kami akan memberikan penjelasan berat besi beton dalam bentuk tabel sesuai standar SNI.

Masih dilansir dari laman indosteger.co.id, ini dia ulasan selengkapnya!

1. Berat Besi Beton Jenis Ulir

Diameter besi beton dalam satuan millimeter (mm) Panjang besi beton dalam satuan meter (m) Berat per meter dalam satuan kilogram (kg) Berat per batang dalam satuan kilogram (kg)
10 12 0,62 7,40
13 12 1,04 12,50
19 12 2,23 26,80
22 12 2,98 35,80
25 12 3,85 46,20
29 12 5,04 60,50
32 12 6,31 75,77
35 12 7,51 90,10
38 12 8,92 107,00
41 12 10,50 126,00

2. Berat Besi Beton Jenis Polos

Diameter besi beton dalam satuan millimeter (mm) Panjang besi beton dalam satuan meter (m) Berat per meter dalam satuan kilogram (kg) Berat per batang dalam satuan kilogram (kg)
4 12 0,09 1,00
6 12 0,22 2,66
8 12 0,39 4,74
9 12 0,50 6,00
10 12 0,62 7,40
11 12 0,75 9,00
12 12 0,89 10,70
13 12 1,04 12,50
15 12 1,21 14,50
16 12 1,58 19,00
19 12 2,22 26,80
22 12 2,98 35,80
23 12 3,26 39,10
24 12 3,55 42,62
25 12 3,85 46,20
28 12 4,83 58,00
31 12 5,93 71,10
32 12 6,31 75,72

 

Tabel di atas diharapkan dapat membantu kamu saat membutuhkan besi beton untuk konstruksi bangunan.

Selain itu, tabel tersebut dapat dijadikan pegangan untuk menghindari besi beton yang palsu.

Cara Memilih Besi Beton

Pembahasan terakhir, kami akan memberikan tips singkat mengenai cara memilih berat besi beton yang baik dan benar.

Caranya itu antara lain:

  • Pilih besi yang keadaanya prima dan baik, jangan sampai ia miliki banyak karat.
  • Pilih besi beton menyesuaikan dengan bangunan yang hendak dibangun, informasi ini bisa kamu dapatkan lewat kontraktor atau tukang bangunan.
  • Apa pun mereknya, pilih yang SNI, tabel di atas dapat jadi petunjuk.
  • Pilih jenis besi sesuai kebutuhan bangunan, sebab keduanya mempunyai perbedaan yang cukup signifikan.

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Baca artikel paling baru lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Zaman sekarang mencari rumah sangat mudah.

Kamu tinggal berkunjung ke www.99.co/id dan temukan hunian impianmu di sana.

Yuk, cek sekarang juga!

Insan Fazrul

Junior Content Writer di 99.co Indonesia.
Follow Me:

Related Posts