Berita Ragam

Bangga, Ini 3 Ulama Indonesia yang Berhasil Menjadi Imam Masjidil Haram Sepanjang Sejarah. Kok Bisa?

2 menit

Terkenal sebagai negara dengan umat muslim terbanyak, nyatanya hanya ada tiga ulama Indonesia yang berhasil menjadi imam Masjidil Haram. Yuk, simak kisah selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Indonesia memiliki banyak pemuka agama ternama baik di dalam maupun luar negeri.

Hal ini tidak mengherankan mengingat negara kita adalah salah satu negara muslim terbesar.

Sayangnya, di antara seluruh ulama ini hanya ada tiga orang yang berhasil menjadi imam Masjidil Haram.

Kira-kira apa alasannya, ya?

Yuk, simak selengkapnya kisah ulama Indonesia yang berhasil menjadi imam Masjidil Haram.

Ulama Indonesia yang Berhasil Menjadi Imam Masjidil Haram

ulama indonesia di makkah

Sumber: sidogirimedia.com

Sepanjang sejarah Indonesia, ada tiga ulama besar yang berhasil menjadi imam di Masjidil Haram.

Mereka adalah Syekh Junaid Al Batawi, Syekh Imam Nawawi Al Bantani, dan Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

Syekh Junaid Al Batawi merupakan ulama Betawi yang namanya tersohor di Tanah Suci Makkah.

Ia menetap di sana sejak tahun 1834 untuk memperdalam ilmu agama.

Keluasan ilmunya membawa Syekh Junaid pada gelar Imam Besar di Masjidil Haram.

imam besar masjidil haram dari indonesia

Sumber: kompasiana.com

Kemudian ada Syekh Nawawi al Batani yang lahir di Banten tahun 1815.

Ia memutuskan untuk pindah dan menetap di Makkah pada usia 15 tahun.

Selama 30 tahun lebih, ia terus memperluas pemahamannya akan Islam.

Setelah menjadi Imam Besar, Syekh Nawawi wafat pada tahun 1897.

Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi

Sumber: akurat.co

Terakhir ada Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang lahir di Sumatra pada tahun 1860.




Sejak kecil ia menunjukkan ketertarikan serta pemahaman tinggi pada ajaran Islam.

Memasuki usia 11 tahun, ia menetap di Makkah setelah sang ayah membawanya untuk menunaikan ibadah haji.

Wawasan Syekh Ahmad yang luas membuatnya berhasil menjadi imam dan khatib sekaligus staf pengajar di Masjidil Haram.

Alasan Mengapa Sulit Menjadi Imam Masjidil Haram

ulama indonesia jadi imam besar masjidil haram

Sumber: news.detik.com

Hingga saat ini, belum ada ulama Indonesia yang bisa meneruskan jejak ketiga orang tersebut.

Pasalnya posisi sebagai Imam Besar memang bukan gelar sembarangan.

Pemilihannya dilakukan langsung oleh mufti atau pemerintah setempat.

Hal pertama yang jadi penentu adalah akhlak yang tinggi serta memiliki pemahaman mendalam tentang ilmu agama.

Mereka juga harus memiliki kualitas suara, hafalan, bacaan, bahkan asal-usul keluarga yang baik.

Ini karena Imam Masjidil Haram adalah sosok yang menjadi rujukan umat Islam dunia.

Makanya pengganti saat ia berhalangan hadir pun tidak boleh sembarangan.

Hanya muazin-nya atau orang kepercayaan saja yang bisa menggantikan sang imam jika ia tidak bisa hadir dalam suatu acara.

Tidak hanya itu, menurut sindonews.com, ada peraturan yang mewajibkan seluruh Imam Besar dan muazin berasal dari Arab Saudi.

***

Semoga informasinya bermanfaat, Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu!

Ada banyak pilihan hunian menarik, seperti perumahan Margahurip Banjaran di Bandung.




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts