Berita Ragam

6 Jalur yang Dibuat Khusus untuk Hewan Liar di Dunia. Salah Satunya Ada di Riau!

3 menit

Duh sedih deh, ternyata setiap tahun cukup banyak hewan liar yang tewas akibat tertabrak kendaraan di jalanan. Supaya hal ini tidak terus-terusan terjadi, beberapa wilayah dunia sengaja membuat terowongan dan jembatan penyeberangan khusus untuk mereka. Wow, unik ya!

Dikutip dari situs boredpanda.com, jembatan khusus hewan pertama kali dibuat di Perancis pada tahun 1950-an.

Kini, bangunan serupa sudah makin banyak dibuat di berbagai negara.

Hal yang paling panjang saat ini ialah Natuurbrug Zanderij Crailoo di Belanda.

Mau tahu yang lain seperti apa?

Simak di bawah ini!

Jembatan Penyeberangan Khusus Hewan Liar di Dunia

Jembatan Penyeberangan untuk Kepiting

Pulau Christmast di dekat dengan Benua Australia merupakan tempat wisata yang cukup sering dikunjungi orang.

Satu hal yang menarik dari pulau ini ialah momen migrasi ribuan kepiting merah dari darat ke laut untuk bertelur.

Agar tidak celaka, dibuatlah sebuah jembatan penyeberangan untuk mereka.

Jembatan yang dibuat dari plastik tersebut terpasang di atas jalan raya yang membelah hutan.

Bukan hanya itu, para ranger Pulau Christmast pun menyiapkan jalan berpalang sepanjang 20 km sebagai “jalur mudik” kepiting.

Terowongan Kura-Kura

Perusahan kereta Jepang bernama JR West bekerja sama dengan Suma Aqualife Park untuk membuat terowongan bagi kura-kura.

Disebutkan, kura-kura liar kerap melintas di jalur kereta dan tak sedikit dari mereka yang tersangkut kemudian mati karena terjepit rel.

Terjepitnya kura-kura di rel ternyata kerap jadi penyebab kecelakaan kereta, namun setelah pembuatan terowongan ini sudah cukup banyak kura-kura yang selamat.

Mereka yang terjebak di dalamnya, kemudian dibawa ke Suma Aqualife Park untuk dirawat.

Underpass Penguin

Bukan hanya mobil ternyata yang butuh dibuatkan underpass agar bisa melaju dengan lancar, penguin juga!

Bangunan ini ada di Kota Oamaru New Zealand.

Penguin-penguin biru yang berhabitat di sekitar pelabuhan kota Oamaru pun dapat terhindar dari hiruk-pikuk manusia dan kendaraan.

Underpass ini sendiri dibuat dengan jalur yang menghubungkan sarang mereka ke laut.

Disebutkan, mereka memanfaatkan terowongan ini untuk mencari makan.

Cara ini tidak hanya membuat potensi celaka berkurang, tapi juga membantu mereka terhindari dari perhatian orang banyak.

Terowongan untuk Gajah

Kenya merupakan negara yang sebagian besar wilayahnya merupakan habitat hewan liar seperti gajah, rusa, dan lainnya.

Seiring berkembangnya negara ini, habitat mereka pun mau tak mau jadi menyempit karena lahannya digunakan.

Walau begitu, ternyata keselamatan hewan masih tetap dipikirkan.

Itu mengapa di sekitar lahan konservasi gajah dibuat sebuah terowongan besar di bawah jalan raya.

Ternyata terowongan itu dipergunakan sebagai jalur gajah untuk bergerak.

Selain terowongan, ada pagar pengaman khusus yang dibuat agar gajah-gajah tidak masuk ke jalanan.

Terowongan Gajah di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

terowongan gajah riau

sumber: pikiran-rakyat.com

Tak hanya Kenya, Indonesia, tepatnya Riau juga punya terowongan yang dibuat khusus untuk gajah liar.

Terowongan ini dibuat di area Jalan Tol Pekanbaru – Dumai (Permai).

Dikutip dari berbagai sumber, tol dengan terowongan untuk gajah ini merupakan satu-satunya di Indonesia.

Keren ya?

Jembatan Penyeberangan Alberta

Negara Kanada terkenal dengan daerah perhutanan dan pegunungan yang luas dan asri.

Di hutan tersebut pun hidup banyak hewan liar.

Akibat pembuatan jalan, lahan habitat mereka pun jadi terbagi.

Untungnya pemerintah setempat telah membuat jembatan penyeberangan khusus untuk para hewan liar.

Dikutip dari digitalnomad.nationalgeographic.com, hewan liar yang melihat jembatan itu bisa beradaptasi dengan cepat.

Mereka pun menggunakan jembatan tersebut untuk menyeberang ke wilayah lain.

Beberapa di antaranya ialah beruang hitam, rusa, dan cougar.

Kira-kira di Indonesia apakah ada fasilitas seperti ini?

Jika kamu tahu, ayo bagikan informasinya ke media sosial 99.co Indonesia!

Semoga informasi yang kami berikan di atas bermanfaat untukmu.

Tiara Syahra Syabani

Seorang jurnalis/editor kemudian beralih profesi menjadi content dan copywriter. Pecinta buku komik Hai, Miiko! Senang traveling dan makan makanan gurih. Beri saya masukan dengan meninggalkan komentar :)
Follow Me:

Related Posts