KPR

Ketahui Untung Rugi Tenor KPR Panjang dan Pendek. Mana yang Lebih Baik?

Advertisement
3 menit

Hindari asal menebak, cari tahu untung rugi tenor KPR panjang dan pendek di bawah ini. Yuk, Pertimbangkan betul sebelum memilih!

Mengambil program KPR untuk membeli rumah bukanlah keputusan yang kecil.

Dapat dibilang, hal tersebut adalah langkah besar dan berdampak bagi kehidupan kita ke depan.

Bukan tanpa alasan, ini karena dengan mengambil program KPR, kita dituntut untuk melakukan cicilan utang ke bank dalam jangka waktu tertentu.

Jangka waktu tersebut istilah bekenya adalah tenor KPR.

Secara sederhana, tenor KPR adalah lamanya angsuran atau jangka waktu kredit rumah yang sudah disepakati antara pihak bank dan peminjam.

Dalam jangka watu itu, pihak peminjam atau kreditur mesti membayar angsuran setiap bulannya.

Ada dua sistem tenor yang dapat kamu pilih.

Pertama tenor panjang, dan kedua tenor pendek.

Tenor panjang, memiliki jangka waktu 15 – 20 tahun.

Jika tenor pendek, biasanya di bawah 10 tahun.

Masing-masing tenor KPR tersebut memiliki keuntungan dan kerugian.

Supaya lebih utuh dan kamu tak bingung, di bawah ini kami akan mengurai untung rugi dari masing-masing tenor.

Sebagai gambaran dan tuntuan sebelum mengambil KPR dan menentukan tenornya.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ulasan selengkapnya!

Untung Rugi Tenor KPR Panjang dan Pendek

1. Tenor Panjang

beli rumah minimalis

Keuntungan

  • Cicilan Ringan

Keuntungan pertama dari tenor panjang adalah angsurannya lebih ringan.

Ini karena pada prinsipnya, makin lama masa tenor, maka jumlah cicilan kian sedikit.

Maka tak heran, jika jenis KPR ini kerap digunakan sebagai media promosi bank untuk menggaet nasabah dari kalangan menengah ke bawah.

  • Uang Muka Terjangkau

Jika kamu mengambil tenor panjang, maka DP atau uang muka yang mesti dibayar bisa fleksibel atau terjangkau.

Sebab, pihak bank biasanya akan memberikan keringanan soal pembayaran uang muka jika kamu memilih tenor panjang.

Keringanan tersebut berupa pengurangan nominal uang muka.

  • Bisa Mengatur Keuangan dengan Baik

Keuntungan berikutnya ialah soal pengaturan finansial.

Secara tak langsung, bila cicilan KPR ringan, akan memudahkan kamu dalam mengatur keuangan dengan baik.

Lantaran jumlah nominal yang dibayarkan untuk ansuran KPR tak terlampau besar.

Kerugian

  • Bunga yang Besar

Bila ada keuntungan, tentu ada pula kerugianya.

Kerugian tenor panjang yang pertama adalah beban bungan yang besar.

Makin lama jangkau waktu pelunasan, bunga kredit pun akan kian besar.

  • Memiliki Beban Psikologis

Dapat kamu bayangkan, saat memilih tenor KPR panjang, kita akan mempunyai utang dalam jangka waktu puluhan tahun, bahkan sampai 25 tahun.

Suka tak suka, hal tersebut menjadi beban psikologis dan mental seseorang.

Makanya, di awal paragraf kami menulis, jika mengambil program KPR adalah sebuah langkah besar karena tanggung jawabnya juga demikian.

  • Perubahan Ekonomi yang Tak Bisa Diprediksi

Perubahan ekonomi di depan, tak bisa diprediksi dan tak ada yang tahu.

Hal ini perlu kamu cermati, sebab siapa tahu ke depan terjadi gelombang PHK, kredit bunga yang melonjak, dan lain-lain.

Andai hal demikian terjadi, akan sangat berdampak pada cicilan KPR milikmu.

  • Lunas Ketika Usia Sudah Menua

Misalnya, kini kamu berusia 25 tahun, dan mengambil lama tenor selama 25 tahun.

Maka rumah yang kini beli akan lunas saat kamu berusia 50 tahun.

Poin ini perlu kamu sadari dan mafhumi betul, ya.

2. Tenor Pendek

beli rumah tunai

sumber: freepik.com

Keuntungan

  • Dapat Lunas dalam Waktu Relatif Pendek

Keuntungan pertama dari tenor KPR pendek ialah terhindar dari utang puluhan tahun.

Setidaknya beban psikologis yang didapat pun tak seberat tenor panjang.

  • Kredit Bunga Kecil

Sudah disebutkan di atas, makin panjang lama angsuran, makin besar pula beban kredit bungannya.

Hal tersebut berlaku sebaliknya, jika kamu memilih tenor pendek, maka kredit bunga akan lebih kecil.

  • Lebih Tenang

Kamu akan lebih tenang jika memilih angsuran KPR dengan waktu yang lebih pendek.

Pasalnya, kamu dapat membuat rencana finansial lain pasca KPR sudah lunas.

  • Tepat Jadi Investasi

Bila kamu mempunyai uang lebih, sebaiknya pakai saja uang itu untuk tenor KPR pendek.

Jika KPR rumah lekas lunas, tentu kamu akan memiliki hunian tersebut seutuhnya.

Secara tak langsung, kamu bisa memutar otak untuk menjadikan hunian itu menjadi sarana investasi properti.

Kerugian

  • Sulit Disetujui Bank

Ya, hal ini perlu kamu sadari.

Bank akan melakukan seleksi ketat jika kamu memilih tenor pendek.

Pasalnya, beban cicilan tiap bulan lebih besar dibanding tenor panjang.

Kamu harus mempunyai kesiapan finansial yang kuat dan mumpuni.

  • Uang Muka Besar

Ketika berniat memilih angsuran dalam jangka waktu pendek, kamu wajib menyiapkan uang muka besar.

Hal ini biasanya akan dibebankan bank kepada calon krediturnya.

  • Keuangan Mesti Stabil

Jika saat ini kondisi keuanganmu dirasa tak sepenuhnya stabil, lebih baik pikir dulu matang-matang.

Alasannya untuk menghindari kredit bermasalah di kemudian hari.

Pertimbangkan Sebelum Memilih

Setelah mengetahui untung rugi dari masing-masing tenor KPR, sekarang waktunya kamu yang menentukan.

Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Kamu tinggal menyesuaikan dengan kondisi dan kesiapan kamu sebagai kreditur.

Mau itu yang tenor panjang atau pendek, tak jadi soal, terpenting kamu mampu membayarnya, jangan sampai bermasalah!

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Baca artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah di daerah Tangerang yang relatif terjangkau?

Pilih saja Daru Raya.

Informasi selengkapnya dapat kamu temukan di www.99.co/id.

Cek sekarang juga!

Insan Fazrul

Junior Content Writer di 99.co Indonesia.
Follow Me:

Related Posts