Berita

Segera Produksi Massal, Vaksin Virus Corona Telah Ditemukan di China & AS

2 menit

Vaksin virus corona berhasil ditemukan oleh para ilmuwan di China. Mereka menganggap obat virus COVID-19 ini sudah sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan internasional.

China merupakan negara yang menjadi tempat pertama virus corona ditemukan.

Virus ini pada akhirnya menginfeksi lebih dari 80 ribu penduduknya dan ribuan orang meninggal dunia.

Meski begitu, jumlah orang yang berhasil disembuhkan pun terus bertambah.

Melansir dari situs Viva, negara China mengaku sudah berhasil melakukan penelitian dan menemukan vaksin untuk menyembuhkan virus corona.

Akademi Epidemiologi merupakan penelitian yang berhasil menemukan vaksin virus corona dengan pimpinan ilmuwannya bernama Chen Wei.

Vaksin Virus Corona di China Siap Diproduksi Massal

vaksin virus corona

Gambar Ilustrasi Vaksin Virus Corona

Kabar gembira ini pertama kali diungkapkan oleh duta besar China untuk Riyadh, Chen Weiqing pada Rabu (18/3/2020).

Chen menuturkan bahwa vaksin ini dipastikan sudah sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan internasional.

Hal ini cukup menggembirakan banyak orang karena, setelah vaksin ini diuji coba maka tahap selanjutnya yaitu, produksi massal vaksin.

Baca Juga:

Peta Sebaran Corona di Jawa Barat Sudah Bisa Diakses. Cek di Sini!

Negara AS Juga Uji Coba Vaksin Kepada Warganya

Sampai saat ini tak hanya negara China saja yang berhasil membuat vaksin virus corona.

Tetapi, ada negara Amerika Serikat yang telah mengklaim menemukan obat corona.

Para peneliti di Amerika Serikat dikabarkan telah menemukan vaksin untuk mengobati corona.

Kejadian ini sudah diorganisasi kesehatan dunia WHO dan telah ditetapkan menjadi pandemik global.

Meski vaksin yang disebut AS bisa mengobati orang-orang yang terjangkit COVID-19 namun, saat ini vaksin tersebut masih dalam tahap uji coba.

Rencananya vaksin ini akan diujicobakan ke manusia di fasilitas penelitian, Kaiser Permanente di Seattle, Washington.

Menurut para ahli AS, vaksin corona tersebut mengandung kode genetik yang tidak berbahaya.

Virus ini pun masih memerlukan setidaknya 18 bulan agar bisa diproduksi massal.

Uji coba pertama vaksin corona di AS ke manusia ini didanai oleh National Institutes of Health.

Moderna Therapeutics, perusahaan bioteknologi yang membuat vaksin tersebut mengatakan bahwa vaksin corona dibuat dengan kode mRNA-1273.

Ini termasuk segmen pendek kode genetik yang disalin dari virus yang telah dibuat oleh para ilmuwan di laboratorium.

Para sukarelawan nantinya diberi dosis berbeda dari vaksin eksperimen untuk penyembuhan virus corona ini.

Selama 28 hari mereka masing-masing akan diberikan dua suntikan pada otot lengan atas.

Baca Juga:

Pasien Virus Corona Terdeteksi di Sekitarmu? Lakukan Hal Ini, Jangan Mau Tertular!

Wah, semoga vaksinnya bisa dengan cepat diproduksi massal, ya.

Sedang mencari berita terbaru dan Berita Properti terhangat?

Temukan hanya di 99 Indonesia.

Dapatkan pula properti yang sedang kamu cari di 99.co/id.

Cynthia Novianti

Content Writer for 99.co. Love cats eyes and ice cube. *krok-krok*
Follow Me:

Related Posts