Berita Berita Properti

Pasar Properti Tertekan! Banyak Vila di Puncak sampai Bandung Tak Laku Diobral

2 menit

Setelah ramai fenomena obral rumah mewah, kini tengah tren obral vila di Puncak sampai Bandung yang tak kunjung laku terjual.

Baru-baru ini tengah banyak vila di kawasan wisata yang dijual lantaran kondisi pasar properti yang masih tertekan.

Tak lain dan tak bukan, fenomena ini terjadi karena dampak dari pandemi Covid-19 yang belum juga berkesudahan.

Meskipun sudah dijual dengan harga yang bisa dibilang turun drastis, kenyataannya banyak vila yang masih belum kunjung terjual.

Kondisi ini tidak hanya terjadi di kawasan wisata favorit seperti puncak Bogor, tapi juga terjadi di kawasan wisata lainnya seperti Ciwidey dan Lembang.

Bahkan hal tersebut tidak hanya terjadi di Provinsi Jawa Barat saja, di beberapa daerah lainnya seperti kawasan Batu pun juga terjadi hal demikian.

Melansir dari CNBC Indonesia, berikut ini penjelasan terkait fenomena obral vila di Puncak sampai Bandung…

Vila di Puncak Sampai Bandung Tak Laku Diobral

vila puncak

sumber: 99.co/id

Memang tidak dapat dipungkiri lagi jika belakangan ini pandemi Covid-19 terus memperburuk laju pasar properti.

“Secara umum pasar properti tertekan, oversupply, itu sudah lama terjadi ditambah keadaan Covid, sehingga pemilik properti termasuk vila cari aset untuk dijual,” ungkap Bagus Adikusumo, Senior Director of Office Services Department Colliers International, kepada CNBC Indonesia, Senin (23/8).

Di tengah kondisi seperti ini memang bukanlah waktu yang tepat untuk menjual aset properti seperti vila, sebab pembeli bisa menekan penjual untuk memasang harga serendah-rendahnya.




Di sisi lain, pemilik pun enggan untuk menurunkan harga serendah-rendahnya karena banyak yang menggunakan jasa agen properti supaya harganya bersaing.

“Sah-sah saja taruh info itu ke agen-agen properti. Cuma balik lagi ke transaksinya, terjadi nggak transaksinya, itu yang jadi pertanyaan, kalau terjadi transaksi di situ terbentuk nilai pasar, kalau nggak terjadi jadi hanya nilai asking, penawaran harga yang diminta seller, dimana itu nggak mencerminkan keadaan pasar karena seller minta harga tinggi,” kata Bagus.

Bahkan di beberapa situs jual beli properti banyak dijumpai pemilik properti yang menjual dengan harga tinggi.

Meski demikian, ruang untuk menurunkan harga masih terbuka.

Contohnya Villa Panderman Hill Batu yang masih satu area dengan Golden Tulip Batu atau sebelah Batu Secret Zoo yang memasang iklan seperti ini:

“Dijual Murah.. Butuh Cpt Laku!! Open: 5m Nego Sampai Deal. Lastbid: 4.3M an”

Harga tersebut sudah termasuk properti full-furnished dengan luas tanah 863 m2 dan luas bangunan 350 m2.

Sedangkan di Bandung, banyak didapati vila dijual di daerah Ciwidey.

Salah satunya sebuah vila yang dijual seharga Rp750 juta dan pemilik masih memberikan ruang negosiasi.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Cianjur Kota?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!




Alya Zulfikar

Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts