Berita Ragam

Jadi Perdebatan, Inilah 6 Fakta Foto Gunung Gede Pangrango Terlihat Jelas dari Jakarta. Apa Pendapatmu?

3 menit

Sebuah foto yang diunggah seorang fotografer mendadak viral di media sosial. Foto tersebut memperlihatkan gunung Gede Pangrango terlihat jelas dari Jakarta. Simak deretan faktanya pada artikel ini!

Foto itu diunggah oleh fotografer bernama Arie Wibisono.

Hasil jepretan Arie lantas diunggah di laman Instagram @wibisono.Arie dan menuai banyak komentar.

Tak sedikit yang kurang percaya bahwa gunung Gede Pangrango itu akan terlihat sangat jelas dari Jakarta.

Sejumlah warganet menilai bahwa foto itu hasil rekayasa, editan, bahkan tempelan.

Alhasil, foto itu mengundang perdebatan warganet baik dari fotografer profesional dan masyarakat awam.

Terlebih, foto itu diunggah kembali di media sosial Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Seperti apa faktanya?

6 Fakta Foto Gunung Gede Pangrango Terlihat Jelas dari Jakarta

1. Diambil dari Kemayoran

gunung pangrango

Instagram @wibisono.ari

Arie Wibisono mengaku bahwa foto itu diambil dari Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu 17 Februari 2021 pagi hari.

Dalam takarirnya, dia menyatakan bahwa pemandangan gunung tersebut di Kemayoran Jakarta menandakan kualitas udara yang bersih.

“Nemu spot bagus di HBR Motik. Di jembatan itu saya berhenti, dari arah underpass puter balik di Wisma Atlet, jarak gunung itu mata telanjang gede banget, makin ke arah Ancol itu semakin gede,” ujar Ari dikutip Kumparan.

2. Diunggah Dinas Lingkungan Hidup Jakarta

Tak lama setelah dia mengunggahnya di Instagram, media sosial Twitter Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pun mengunggah ulang foto tersebut.

“Pemandangan Gunung Gede Pangrango di Kemayoran Jakarta Pusat pagi ini, menandakan kualitas udara sedang bersih” tulis @dinaslhdki.

Unggahannya tersebut lantas mengundang pertanyaan dan perdebatan warganet.

Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah mendapat komentar 1,9 ribu, 3,6 ribu retweet, dan 6,7 ribu disukai.

Inilah awal mula perdebatan tersebut terjadi.

 3. Menimbulkan Perdebatan

Banyak yang kurang percaya bahwa foto itu adalah asli.

Hal ini mengingat jarak lokasi ke gunung yang berada di antara Bogor, Cianjur, dan Sukabumi itu sangat jauh.

Bahkan, foto tersebut juga dikomentari oleh fotografer senior Arbain Rambey.

Awalnya, seorang pengguna Twitter meminta pendapat Arbain terkait foto tersebut.

Mantan fotografer Kompas itu menyebut bahwa foto tersebut adalah tempelan.

Berdasarkan analisisnya, Arbain menyebut bahwa foto itu merupakan editan pada bagian background.

4. Klarifikasi Fotografer

gunung pangrango

Instagram @wibisono.ari

Sementara itu, Ari Wibisono pun angkat bicara terkait foton hasil jepretannya itu.

Lewat Instagram, dia membantah bahwa fotonya disebut sebagai foto tempelan.

Dia juga menyayangkan komentar dari Arbain Rambey itu.

Bahkan, dia mengambil foto itu dengan beberapa kali percobaan.

5. Teknik Pengambilan Foto

Dia mengaku memotret dengan menggunakan lensa zoom 260mm dan memotret dari Fly Over Jl HBR Motik Kemayoran, Jakarta Pusat.

Melalui akun Instagramnya, dia memperlihatkan beberapa foto lain yang diambil dari titik yang sama dengan suasana yang berbeda.

Ari Wibisono juga memperlihatkan EXIF file fotonya serta foto yang pernah dipotret dengan lensa 100mm dan drone.

Peralatan yang digunakan untuk mengambil foto itu adalah kamera Nikon D7100 dengan lensa Nikon 55-300.

Dia mengambil foto tersebut dengan teknik portrait, memanjang ke bawah.

“Mengalami kesulitan (karena) harus setting manual. Saya hampir 10 kali mencoba, akhirnya ada satu foto yang berhasil saya dapetin,” ujarnya dikutip Kumparan.

6. Menggunakan Aplikasi Lightroom

Hasil sempurna dari foto yang diunggah Ari ternyata ditambah dengan apilkasi lightroom.

Masih dikutip Kumparan, dia mengedit menggunakan aplikasi tersebut hingga akhirnya diunggah ke Instagram.

Dia mengaku tidak ada editing khusus dalam proses tersebut.

“Cuma kita memperjelas mempertajam di settingan kayak di clarity, shadow, umum, highlight contrast, saturation itu umum banget, udah pada tahu fotografer,” katanya.

Meminta Warganet Membuktikan Sendiri

Saking perdebatan yang kunjung mereda, Ari pun meminta warganet membuktikan sendiri bahwa foto itu bukan tempelan.

Bagi yang tidak percaya, dia mempersilakan siapa pun untuk memotret langsung dari titik yang sama guna membuktikan keaslian foto jepretannya itu.

“Sebelum mengkoreksi sebuah karya, boleh dicoba dengan tempat yang sama dan lensa yang sama ukurannya,” tulis dia.

“Saya jamin di titik itu ketika udara bersih ibukota Gunung Gede Pangrango akan terlihat jelas dengan mata telanjang,” lanjutnya.

***

Bagaimana? Tertarik membuktikannya sendiri, Sahabat 99?

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

Cek artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi www.99.co/id untuk menemukan rumah impianmu!

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts