Berita Ragam

Kisah Mengharukan Satu Keluarga di Bogor Memelihara Buaya Selama 21 Tahun. Akhirnya Dipisahkan…

3 menit

Kisah mengharukan datang dari sebuah keluarga yang memelihara seekor buaya dari usia kecil hingga dewasa dengan alasan yang bisa bikin kamu terenyuh. Seperti apa ceritanya?

Sahabat 99, bagaimana jadinya jika kamu mempunyai binatang peliharaan yang tak biasa di rumah?

Jika biasanya hewan peliharaan di rumah adalah kucing atau anjing, akan tetapi tidak dengan keluarga yang satu ini.

Hal ini dialami sebuah keluarga di Kota Bogor yang memelihara seekor buaya dari kecil hingga dewasa.

Bukan tanpa alasan mereka memutuskan seekor buaya muara untuk dijadikan hewan peliharaan.

Ada kisah mengharukan di balik mereka memelihara buaya yang diperlakukan seperti kucing atau anjing.

Kisah Satu Keluarga Memelihara Buaya

Beberapa tahun lalu, sebuah keluarga di Jawa Barat sempat viral karena memelihara hewan peliharaan yang tak biasa.

Mereka adalah Muhammad Irwan dan keluarga yang tinggal di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Irwan dan keluarga adalah manusia biasa yang juga menyukai hewan.

Namun, bukan kucing atau anjing yang dipelihara mereka melainkan seekor buaya besar.

Buaya itu dinamakan Kojek.

Karena keunikan memelihara buaya di rumah itulah membuat Irwan dan keluarga viral.

Tak sedikit warganet yang membicarakan Irwan dan keluarga hingga foto-foto buaya besar tersebut tersebar di Internet.

Bahkan, aktivitas sehari-hari keluarga Irwan dan Kojek pun tersorot media.

Viral di Media Sosial

buaya kojek viral

liputan6.com

Setelah foto Kojek dan keluarganya Irwan viral di Internet, banyak orang yang datang ke rumah Irwan.

Tidak hanya dari Indonesia, mereka datang dari Australia, Amerika, bahkan Eropa.

Orang-orang ini mendatangi rumah Irwan untuk melihat Kojek.

Konon, Kojek lebih jinak dari binatang peliharaan umumnya seperti kucing atau anjing.

Menurut Irwan, sebagaimana dikutip Dream, Kojek memang tampak menakutkan.

Akan tetapi, buaya tersebut sebenarnya sangat suka berinteraksi dengan manusia.

Cerita Haru di Balik Cerita Irwan Memelihara Kojek

Siapa pun pasti sayang dengan hewan peliharaan sendiri, tak terkecuali Irwan dan keluarga.

Tak sedikit pula yang bertanya-tanya mengapa mereka lebih memelihara buaya sebagai hewan peliharaan di rumah.

Padahal, bisa saja Irwan memilih jenis binatang lain yang lebih aman seperti kucing, ikan, atau yang lainnya.

Namun, ternyata ada cerita mengharukan di balik alasan Irwan dan keluarga memutuskan memelihara Kojek.

Cerita ini terjadi lebih dari 2 dekade lalu, ketika Irwan membawa Kojek pulang dan memeliharanya seperti seekor kucing.

Saat itu, sekitar tahun 1997, Irwan sedang jalan-jalan melewati Cianjur.

Di perjalanan, tatapannya beralih ke sekelompok anak yang terlihat menyiksa seekor binatang.

Binatang yang disiksa itu adalah seekor buaya kecil.

Tak tega melihatnya, Irwan bertekad untuk menyelamatkan buaya tersebut.

Saat itu, dia membayar Rp20 ribu kepada seorang nelayan untuk turut menangkap buaya kecil itu.

Setelah berhasil ditangkap, Irwan membawa pulang buaya yang ketika itu berukuran 10 cm.

“Langsung saya bayarin seharga Rp20 ribu. Lalu saya masukin ke kantong celana untuk dipelihara di rumah,” kenang Irwan.

Memelihara dengan Kasih Sayang

viral pelihara buaya

detik.com

Siapa sangka bahwa buaya yang dibawa itu dipelihara dari kecil hingga tumbuh dewasa.

Tahun demi tahun dilalui, Kojek tumbuh besar dan berperilaku manja dan suka berinteraksi.

Menurut Irwan, Kojek juga memahami bahasa tubuh manusia dan sudah seperti keluarga.

Irwan dan keluarga juga biasa memandikan, menggosok gigi, hingga membersihkan badan buaya tersebut.

“Suka dimandiin juga, seminggu sekali, pakai sabun cuci piring. Soalnya badannya suka lumutan, nempel-nempel dari kolam. Enggak berontak kok pas dimandiin,” kata Irwan.

Bukan hanya Irwan dan keluarga, salah satu tetangga dekat keluarga Irwan juga terkadang ikut membantunya.

Mereka turut membersihkan mulut, leher, dan kepala Kojek.

“Sudah 11 tahun saya ikut ngurus dia. Kojek enggak pernah ngamuk,” kata salah satu tetangga Irwan.

Ketika itu Kojek memiliki berat 200 kg dengan panjang 2,7 meter.

Menolak Tawaran Rp1 Miliar

Saking sayangnya, Irwan tak pernah melepaskan Kojek pada siapa pun.

“Saya suka buaya dan sangat menyayangi Kojek. Mungkin dia mengira saya induknya. Dia adalah binatang peliharaan yang baik,” ujar Irwan.

Pernah suatu waktu, ada seorang yang datang ke rumahnya dan menawar Kojek senilai Rp1 miliar.

Namun, karena Kojek sudah dianggap keluarga, Irwan menolak tawaran tersebut.

Tak terasa, kebersamaan Irwan dan Kojek pun berlangsung selama 21 tahun.

Namun, pada akhirnya perpisahan pun tak bisa dihindari.

Irwan dan Keluarga Berpisah dengan Kojek

Irwan harus rela melepas Kojek yang telah menemaninya 21 tahun tersebut.

Keberadaan buaya Kojek sampai di telinga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat.

Pihak BKSDA meminta kepada Irwan untuk menyerahkan Kojek, sebelum memindahkan buaya jinak itu ke Taman Safari Bogor.

Hal ini karena buaya termasuk binatang yang dilindungi oleh undang-undang dan tidak boleh dijadikan binatang peliharaan.

Proses evakuasi Kojek berjalan cukup dramatis karena Irwan dan keluarga tak mampu menahan tangis.

Seolah tahu akan berpisah, Kojek juga sempat melawan dan terus bergerak ketika diarahkan ke peti khusus untuk evakuasi.

Irwan sebagai pemilik buaya terus berbicara kepada Kojek untuk menenangkannya sehingga berhasil dievakuasi dengan baik.

***

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat 99.

Cek artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi www.99.co/id untuk menemukan rumah impianmu!

Salah satunya mungkin Citra Swarna Grande!

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts