Berita

Virus Corona di Indonesia Negatif Malah Bikin WHO Khawatir. Kok, Aneh?

2 menit

Penyebaran virus corona di Indonesia hingga kini masih negatif karena belum ada korban positif virus ini. Namun, hal ini justru membuat WHO khawatir! Kenapa ya?

Hingga Senin (10/2) malam, tercatat sekitar 40.563 korban yang terkonfirmasi positif virus corona.

Virus berkode 2019-nCoV ini bahkan telah menyebar ke negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Australia.

Tetapi, hingga kini belum ada satu pun laporan korban positif virus corona di Indonesia.

Hal ini lantas menimbulkan kekhawatiran dari para ahli termasuk dari badan kesehatan dunia WHO.

Kenapa para ahli begitu khawatir akan virus ini?

Virus Corona di Indonesia Negatif, WHO Khawatir

virus corona di Indonesia who

Sumber: kompas.com

Kekhawatiran WHO bukan tanpa alasan, apalagi jika melihat jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 270 juta jiwa.

Seperti dikutip Liputan6 dari Sidney Morning Herald, WHO menganjurkan Indonesia berbuah lebih banyak untuk menangkal virus corona.

Pasalnya, WHO mengkhawatirkan akan ada wabah virus corona yang lebih buruk menimpa Indonesia

Indonesia diharapkan untuk memperbaiki pengawasan, deteksi kasus, hingga persiapan di fasilitas-fasilitas kesehatan jika wabah tiba.

“Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan di bidang pengawasan dan deteksi kasus aktif (virus corona)…”

“…Dan persiapan fasilitas kesehatan yang ditunjuk sepenuhnya untuk mencegah infeksi dan mengedepankan tingkah-tingkah pengendalian…”

“…Untuk dapat mengatasi beban pasien yang berat dari dugaan atau konfirmasi kasus (jika terjadi wabah),” ujar perwakilan WHO di Indonesia, Dr Navaratnasamy Paranietharan.

Baca Juga:

Jenis Jenis Virus Berbahaya yang Berasal dari Hewan Selain Virus Corona

Begini Pendapat Ahli Epidemiologi Harvard

Seorang peneliti dari Harvard juga memiliki pendapat yang senada dengan WHO.

Menurutnya, belum adanya laporan virus corona di Indonesia mungkin berarti virus tersebut sebenarnya telah menyebar, tetapi tak terdeteksi.

“Indonesia telah melaporkan nol kasus, dan Anda akan mengharapkan telah melihat beberapa kasus,” ujar ahli epidemiologi Harvard, Marc Lipsitch, seperti dikutip Kompas.com.

Jika hal ini terjadi, tutur Marc, timbul potensi virus tersebut membentuk epidemi yang jauh lebih besar.

Tanggapan Menteri Kesehatan

dr terawan

Sumber: okeinfo.net

Dalam kesempatan lain, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun memberikan tanggapannya mengenai negatifnya virus corona di Indonesia.

Terawan menganggap pendapat WHO dan peneliti Harvard tersebut sebagai penghinaan.

Pasalnya, menurut dr Terawan, Indonesia telah menggunakan peralatan berstandar internasional dari Amerika Serikat untuk memeriksa virus corona.

Terawan pun mempersilakan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengecek langsung proses yang dilakukan beserta alat yang dimiliki Indonesia.

Dugaan Kenapa Virus Corona di Indonesia Masih Negatif Versi Netizen

Tak ketinggalan, para warganet pun turut berkomentar mengenai negatifnya Indonesia dari penyebaran virus corona.

Salah satunya disampaikan dalam sebuah utas yang dibuat oleh pengguna Twitter @ohhhvini.

Menurutnya, virus corona masih negatif karena orang Indonesia sejak kecil telah terbiasa dengan lingkungan yang kurang steril.

Misalnya dari tempat bermain, makanan, hingga jajanan sehari-hari.

Alhasil, tubuh memiliki imunitas yang jauh lebih kebal untuk menangkal berbagai virus termasuk virus corona.

Meskipun terlihat seperti lelucon, tetapi sebetulnya alasan-alasan yang dikemukakan cukup logis, lho. Sepakat tidak?

Baca Juga:

10 Tips Terhindar Virus Corona dari Jurnalis yang Selamat dari Wabah SARS

Tetap hati-hati dan waspada ya, Sahabat 99!

Jangan lupa bookmark Blog 99 Indonesia agar tak ketinggalan artikel menarik lainnya.

Sedang mencari properti? Pastikan untuk mengakses lewat 99.co/id!

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts