Berita

Waspada Penyakit Leptospirosis, Si Wabah Mematikan Pasca Banjir akibat Darah & Urine Hewan

2 menit

Ketika banjir sudah surut, hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan segala “kekacauan” yang ada di dalam rumah. Salah satu hal yang wajib sekali diperhatikan saat proses pembersihan adalah membersihkan lantai dari kuman. Pasalnya, lantai yang kotor akibat banjir bisa mengakibatkan orang rumah terserang penyakit leptospirosis.

Apa Itu Penyakit Leptospirosis?

Leptospirosis disebabkan oleh bakteri leptospira interrogans yang menyebar melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi oleh bakteri tersebut.

Hewan-hewan yang dapat membawa penyakit ini meliputi anjing, hewan pengerat, dan hewan ternak seperti sapi atau babi.

penyakit leptospirosis

Penyakit ini menyerang manusia melalui genangan air bekas banjir yang sudah terkontaminasi oleh hewan-hewan yang terpapar oleh bakteri tersebut.

Selain melalui air bekas banjir, bakteri ini pun rentang menyerang orang-orang yang kerap melakukan kontak dengan hewan-hewan yang dapat membawa penyakit ini.

Gejala Penyakit Leptospirosis

penyakit leptospirosis

Jika bakteri penyebab penyakit ini sudah masuk ke dalam tubuh, mereka akan menyerang hati dan pembuluh darah.

Alhasil, tubuh yang sudah terjangkit bakteri ini akan mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, mual, mimisan, dan kuning.

“Rasa nyeri otot inilah yang membedakan penyakit Leptospirosis dengan Hepatitis. Karena penderita sama-sama terlihat kuning. Parah atau tidaknya penyakit ini bergantung pada lamanya penderita mencari pertolongan dan daya tahan tubuh. Ditangani lebih cepat, lebih baik,” ungkap dr. Atoillah, pengajar Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, seperti dilansir dari liputan6.com.

Golongan yang rentan terkena penyakit ini adalah anak-anak dan lanjut usia.

Baca Juga:

7 Cara Tepat Menangani dan Membersihkan Rumah Kebanjiran

Anak-anak mudah terserang karena daya tahan tubuhnya masih belum kebal, sedangkan daya tubuh lansia sudah tidak sebaik saat mereka muda.

Meskipun begitu, bukan berarti orang dewasa juga tidak memiliki risiko terkena penyakit ini.

Pencegahan Leptospirosis

penyakit leptospirosis

Berikut adalah beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk melakukan pencegahan:

  • Hindari air yang sekiranya sudah terkontaminasi dan selalu pastikan kebersihan air sebelum mengonsumsinya.
  • Jauhi bintang-binatang yang rentan terpapar bakteri leptospira, terutama tikus liar.
  • Selalu jaga kebersihan dan cuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan atau sebelum makan.
  • Vaksinasi hewan piaraan atau ternak untuk menghindarkan hewan-hewan tersebut dari bakteri leptospirosis.

***

Baca Juga:

Banjir Jakarta Cukup Parah, Dampaknya 7 Rumah Artis Kebanjiran Juga!

Nantikan informasi dan berita terbaru lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Cari saja di 99.co/id!

Mukhammad Iqbal

An English Literature graduate. A bibliophile. A midnight gamer. A cinema enthusiast.
Follow Me:

Related Posts