Berita Berita Properti

4 Pertanyaan Umum dari Bank Saat Proses Wawancara KPR Subsidi. Wajib Tahu!

3 menit

Ada beberapa pertanyaan umum yang kerap diberikan pihak bank saat proses wawancara KPR subsidi. Ingin tahu apa saja? Simak selengkapnya di dalam artikel berikut ini!

Saat hendak mengajukan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR subsidi, ada tahapan yang mesti kamu lalui.

Satu tahapan yang penting itu ialah proses wawancara KPR subsidi.

Mungkin kamu nilai proses ini terbilang mudah karena tinggal memberikan jawaban saja.

Namun jangan sampai dianggap remeh, sedikit keliru, bukan tak mungkin permohonan KPR subsidimu bisa ditolak oleh pihak bank.

Proses ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana ‘kemampuan’ calon kreditur.

Nantinya pihak bank akan menilai dan mencari tahu; apakah kamu sebagai calon peminjam, mampu untuk membayar angsuran selama masa tenor.

Maka dari itu, kamu perlu menyiapkan jawaban terbaik kala menjalani proses wawancara KPR subsidi.

Berangkat dari sana, 99.co Indonesia akan memberikan gambaran pertanyaan umum yang biasanya diajukan pihak bank ketika wawancara…

Sehingga kamu bisa menyiapkan jawaban dengan prima.

Sebelum membahas lebih dalam, ada satu hal yang perlu diketahui, yakni jangan jangan sampai kamu memberikan jawaban bohong tatkala proses wawancara.

Pasalnya, pihak bank bisa saja melakukan ricek ulang dan jika kamu ketahuan memberikan jawaban tak sebenarnya, kemungkinan besar permohonan kredit tak akan disetujui.

Yuk, langsung saja kita bahas.

Dikumpulkan dari berbagai sumber, ini dia pertanyaan umum yang kerap diajukan pihak bank ketika proses wawancara KPR subsidi.

4 Pertanyaan Umum Saat Wawancara KPR Subsidi

1. Jenis Pekerjaan atau Mata Pencaharian

Pengajuan KPR rumah

Pertanyaan pertama yang sering ditanyakan saat wawancara KPR subsidi ialah jenis pekerjaan atau mata pencaharian.

Di sini, kamu akan diberondong ragam pertanyaan, seperti bekerja di mana, kontrak atau tetap, sudah berapa lama, dan lain-lain.

Pihak bank biasanya mencari calon kreditur yang sudah mapan, ditandai dengan ia bekerja dengan status tetap.

Namun demikian, kamu tak perlu berkecil hati bila saat ini masih karyawan kontrak.

Jelaskan saja sejujurnya.

Beri tahu mereka, berapa lama masa kontrak akan berakhir dan mendapat status tetap di perusahaanmu saat ini.

2. Jumlah Penghasilan Secara Keseluruhan

Pertanyaan kedua, yaitu jumlah penghasilan secara keseluruhan.

Pihak bank akan bertanya, berapa jumlah penghasilan kamu secara keseluruhan dalam satu bulan.

Bila mempunyai penghasilan lain, di luar pekerjaan rutin, kamu mesti menjelaskan ke pihak bank.

Kamu harus memberikan jawaban jujur karena bank bisa saja melakukan cek lewat slip gaji.

Pertanyaan ini akan dijadikan pertimbangan oleh pihak bank untuk mengukur kemampuan kamu saat membayar angsuran.

Idealnya, angsuran atau cicilan KPR setiap bulannya sebesar 25 – 30 persen.




Angka tersebut pun dapat kamu pakai untuk dijadikan patokan dan penyesuaian dengan penghasilan saat hendak mengajukan KPR subsidi.

3. Pengeluaran Setiap Bulan

Pertanyaan berikutnya yang biasa diajukan pihak bank saat wawancara KPR subsidi ialah terkait pengeluaran setiap bulan.

Pertanyaan ini cukup penting karena akan menggambarkan kesiapan kamu dalam membayar cicilan KPR.

Jelaskan, apa saja pengeluaran kamu untuk setiap bulan, misalnya untuk membayar kontrakan, listrik, internet, alokasi untuk menabung, dan lain-lain.

Baiknya, penghasilanmu mesti lebih tinggi dari pengeluaran di setiap bulannya.

4. Utang dan Cicilan Lain

Pertanyaan ini tak kalah penting, yakni ihwal utang dan cicilan.

Jika kamu mempunyai cicilan kendaraan atau benda lain, komunikasikan ke pihak bank.

Berikanlah jawaban yang jujur, utuh, dan menyeluruh.

Pertanyaan ini memang cukup krusial dan menjadi penilaian pihak bank; apakah kamu diterima atau tidak.

Namun demikian, hal itu tak lantas membuat kamu memberikan jawaban yang keliru.

Sebab, pihak bank bisa saja melakukan cross check ke bank Indonesia.

Di sana mereka dapat melihat, seluruh riwayat utang dan cicilanmu saat ini.

Itulah beberapa pertanyaan dari pihak bank saat proses wawancara KPR subsidi.

Perlu diketahui, jika empat pertanyaan di atas adalah gambaran umum saja.

Setiap bank akan mempunyai pertanyaan berbeda.

Tips Menjawab Pertanyaan Saat Proses Wawancara KPR

cara mengajukan kpr btn subsidi

Setelah mengetahui beragam pertanyaan yang akan diberikan pihak bank.

Ada baiknya kamu menyiapkan diri untuk menjawabnya secara baik saat proses wawancara.

Berikut tips singkatnya:

  1. Tenang
  2. Tampil rapi
  3. Jawab dengan meyakinkan
  4. Jangan berbohong
  5. Hindari jawaban bertele-tele
  6. Perhatikan etiket saat melakukan wawancara.

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Saksikan informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah di daerah Tangerang?

Maka Jade Park Serpong menjadi pilihan tepat.

Selengkapnya dapat kamu lihat di www.99.co/id dan rumah123.com.

Cek sekarang juga!




Insan Fazrul

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, melanjutkan karier sebagai penulis lepas yang fokus dengan tema gaya hidup dan sepak bola. Kini, sepenuhnya menulis di Blog 99.co Indonesia dengan banyak membahas seputar properti, khususnya desain rumah.
Follow Me:

Related Posts