Finansial Investasi

Yield adalah Tingkat Pengembalian Investasi. Lantas, Apa Kaitannya dengan Properti?

3 menit

Yield adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan imbal hasil atau tingkat pengembalian hasil dalam invetasi. Pelajari penjelasan selengkapnya hanya pada artikel berikut ini!

Di dunia properti, yield biasanya menjadi tolak ukur peluang ketika ingin menyewakan sebuah properti.

Istilah satu ini tentu familiar untuk kamu yang bergerak di bidang investasi.

Namun, masyarakat awam secara umum sebenarnya tidak familiar dengan kata tersebut.

Secara sederhana, yield adalah imbal hasil atau keuntungan dari sebuah invetasi.

Yuk, pahami lebih lanjut melalui ulasan berikut ini!

Apa Itu Yield?

yield adalah imbal hasil investasi

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, yield adalah istilah yang merujuk pada imbal hasil investasi.

Imbal hasil adalah tingkat pengembalian investasi sebagai persentase dari jumlah investasi awal.

Sederhananya, yield merupakan keuntungan yang kita dapatkan saat melakukan investasi atau penanaman modal.

Dalam sektor properti persentase, ini menjadi patokan untuk melihat peluang keuntungan saat seseorang menyewakan propertinya.

Perhitungannya adalah keuntungan nilai sewa per tahun dibagi dengan harga properti pada saat itu.

Setelah mendapatkan nilainya, kamu bisa mengecek apakah kisaran persentase tersebut berada di angka ideal atau tidak.

Apabila tidak, maka berarti harga sewanya terlalu mahal atau mungkin terlalu murah.

Namun, penting untuk kamu pahami bahwa persentase yield ideal setiap produk properti bisa berbeda.

Kisaran Yield untuk Produk Properti

tingkat yield untuk produk properti adalah

Beda produk properti, maka beda pula kisaran persentase keuntungannya.

Sebagai referensi, berikut adalah daftar lengkap kisaran yield per tahun untuk beberapa produk properti:

  • tanah kosong 0,5-2 persen,
  • rumah sewa 3-5 persen,
  • rumah kos 5-7 persen,
  • ruko dan rukan 6-9 persen,
  • apartemen 7-10 persen,
  • kios dan toko 5-10 persen,
  • ruang perkantoran 7-10 persen.

Berdasarkan kisaran di atas, bisa terlihat bahwa untuk rumah sewa setidaknya pilih properti yang bisa memberikan yield minimal 5 persen.

Apabila setelah kamu bandingkan harga properti dan standar harga sewa rumah di lingkungan sekitar angkanya hanya 2-3 persen, urungkan niatmu membelinya.




Catatan tambahan, ingatlah bahwa untuk memperoleh hasil yang tinggi, ada risiko tinggi pula.

Untuk produk apartemen misalnya, persentase yield adalah 7-10 persen untuk investasi ini.

Namun, penghuni tidak leluasa untuk melakukan perombakan atau penambahan kamar di dalamnya.

Bahkan untuk sekedar mengangkut perabot besar ke unitmu saja bisa sangat merepotkan.

Hal ini bisa jadi faktor yang menyebabkan tingkat pendapatan sewa terhambat.

Contoh Perhitungan Imbas Hasil Investasi Properti

contoh perhitungan yield investasi properti

Masih bingung bagaimana menghitung imbal hasil investasi properti yang benar?

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, cara menghitung yield adalah membagi harga sewa per tahun dengan harga beli.

Anggap saja kamu membeli sebuah rumah dengan harga Rp500 juta, lalu harga sewa standar di kawasan tersebut Rp25 juta per tahun.

Maka, perhitungan imbal hasilnya adalah sebagai berikut:

  • Yield = Rp25 juta : Rp500 juta x 100 persen = 5 persen per tahun

Kisaran keuntungan ideal dari menyewakan rumah adalah 3-5 persen.

Artinya, properti yang kamu pilih untuk investasi sudah ideal alias menguntungan.

Namun, perlu kamu pahami bahwa yield adalah hasil perhitungan kotor keuntungan investasi.

Ada beberapa faktor penentu keuntungan lainnya yang perlu jadi pertimbangan.

Faktor Penentu Keuntungan Lainnya

Saat ingin terjun ke bidang investasi properti, tidak hanya nilai imbal hasil yang perlu kamu perhitungkan.

Ada beberapa faktor pembiayaan lainnya yang bisa memengaruhi keuntunganmu.

Adapun beberapa biaya tambahan yang perlu jadi pertimbangan adalah sebagai berikut:

  • biaya renovasi atau perbaikan properti,
  • bea materai untuk surat perjanjian sewa properti,
  • biaya pengacara atau notaris untuk kondisi tertentu,
  • dana perawatan untuk saluran air, listrik, dan lainnya,

Oleh karena itu, pastikan kamu sudah mempertimbangkan seluruh aspek sebelum mulai berinvestasi properti, ya.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di kawasan Cimahi?

Cek saja di 99.co.id dan rumah123.com untuk menemukan rumah idamanmu.

Ada berbagai tawaran menarik seperti perumahan Kolmas Regency.




Hanifah

Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts