Testimoni

Yusup : Agen Independen Harus Pintar Menjaga Kepercayaan Klien

8 Agustus 2016
Agen Independen
3 menit

Di tengah persaingan dalam bisnis properti yang makin ketat, menjadi seorang agen independen merupakan hal yang cukup berat. Namun ternyata hal tersebut tidak berlaku bagi agen Yusup dan tetap memilih jalan sendiri. Bermodal kejujuran serta ilmu hasil belajar otodidak, ia pun terus dipercaya oleh klien-kliennya.

Tahun 2012 merupakan titik balik karier Yusup. Sebelum memutuskan menjadi agen properti, ia merupakan seorang karyawan biasa di sebuah perusahaan. Alasannya resign adalah karena dilanda kebosanan serta menginginkan suatu hal yang baru dalam kehidupannya.

“Jujur, saya sangat senang bereksplorasi dan menantang diri saya. Waktu itu saya ingin sesuatu hal yang baru, akhirnya saya mundur dari pekerjaan lama dan menjadi agen properti,” tuturnya.

Ia menambakan, kebetulan banyak teman-temannya yang berprofesi sebagai agen. Hal itu pulalah yang membuat diri Yusup tertarik terjun langsung ke dalam bidang ini. Dirinya merasa, dengan menjadi agen dapat membuka kesempatannya berkarier sebagai developer di masa yang akan datang.

“Saya ingin menjadi developer. Namun modalnya belum cukup, jadi saya harus merintis dari bawah dulu. Saya ingin mengumpulkan ilmu serta modal sebanyak-banyaknya sebagai modal menjadi developer nanti,” sambung Yusup.

Selama kurang lebih empat tahun menjadi agen, ia terus setia di jalur independen. Belum sekali pun ia mengecap bekerja di bawah perusahaan properti. Yusup sendiri mengaku merasa nyaman dengan pilihannya.

Dari segi tanggung jawab dan hubungan dengan klien, bisa Yusup atur sendiri. Ia pun merasa lebih leluasa melakukan banyak hal dalam pekerjaan ini dibandingkan bergabung di bawah payung perusahaan agen properti tertentu.

Agen Independen Harus Pintar Menjaga Kepercayaan

Agen Independen

Yusup tidak menutup mata, saat ini makin banyak orang yang berani menjadi agen independen. Ia pun menyadari bahwa calon pembeli properti kini semakin kritis dan tidak mudah percaya, apalagi jika mengetahui sang agen tidak memiliki perusahaan jelas.

Namun hal itu tidak ia jadikan masalah. Terbukti, hingga kini ia terus dipercaya banyak klien dan masih dapat closing. Jujur dan apa adanya, dua hal itulah yang terus ia jadikan pegangan agar usahanya berjalan lancar.

“Tidak sulit kok. Itu bagaimana kita sebagai agen menjaga kepercayaan para klien atau calon pembeli properti. Semua properti yang saya iklankan harus punya nilai jual dan kualitas. Selain itu, harganya juga terjangkau dan sesuai dengan rumah. Pokoknya bekerja sejujur mungkin agar dipercaya terus. Itu memerlukan proses dan pembuktian juga,” tambahnya.

Agen Independen

Yusup pun terus kebanjiran titipan properti untuk diiklankan dan dijual. Selain itu, banyak dari relasinya pun tetap memercayai dirinya untuk dicarikan atau dijualkan propertinya.

Untuk menjaga ritme dan etos kerjanya tetap baik, ia juga bergabung dengan empat agen independen lainnya yang dikenalnya dengan baik lalu membentuk tim. Bersama timnya tersebut, Yusup sering sharing knowledge dan juga product, sehingga listing-annya pun tetap berkualitas.

“Kami membentuk tim. Walau bukan perusahaan, tapi kami bekerja sama dengan baik dan saling berbagi listing,” ujar Yusup.

UrbanIndo Membuat Yusup Ditelpon Banyak Calon Pembeli

Setelah sekitar satu tahun mencemplungkan diri di dunia properti, ia akhirnya mengenal UrbanIndo. Secara tidak sengaja ia menemukan iklan-iklan properti berlabel UrbanIndo di internet. Merasa familiar dengan situs ini, Yusup pun memutuskan bergabung dan mengiklankan propertinya.

“UrbanIndo itu seperti sudah familiar di kalangan orang-orang properti. Masyarakat yang tengah mencari rumah atau properti lain pun pasti tahu tentang situs ini. Saya berpikir waktu itu, jika beriklan di sini pasti responnya bagus,” aku Yusup.

Benar saja! Ia mengaku cukup banyak orang yang mencari rumah kepadanya dan mengetahui iklan tersebut dari UrbanIndo. Walau peminat sedang turun, orang-orang yang mendapatkan iklan propertinya dari UrbanIndo tetap ada saja yang menelpon.

Agen Independen

Yusup telah merasakan sendiri begitu banyak kelebihan dan manfaat beriklan properti di UrbanIndo. Ia mengatakan selain gratis dan tidak ada batasan listing, fitur-fiturnya pun sangat mudah digunakan.

So far sangat membantu pemasaran properti sekitar tiga tahun ini. Saya juga menggunakan aplikasinya di ponsel. Penggunaannya mudah, layanan serta tampilannya pun sangat keren. Beberapa langkah lebih maju dibandingkan yang lainnya,” tutupnya.

Ingin properti Anda banyak dilirik oleh calon pembeli seperti Yusup? Ayo langsung bergabung dengan UrbanIndo sekarang juga! Nikmati pula informasi serta ulasan terkini seputar dunia properti hanya di blog UrbanIndo.

You Might Also Like