Berita

Zakir Naik Dinilai Rasis, Ternyata Sudah Tidak Punya Rumah Lagi?

2 menit

Isu Zakir Naik yang sedang hangat diperbincangkan warga dunia, terutama Malaysia mengangkat isu kewarganegaraan Zakir yang ternyata tidak jelas. Begini berita lengkapnya!

Zakir Naik kembali menuai kontroversi pada salah satu dakwahnya di Malaysia.

Dalam ceramahnya, Zakir menyatakan rakyat Tiongkok dan India harus kembali ke negaranya masing-masing.

Walau terdengar biasa saja, ternyata pernyataan tersebut merupakan isu politik sensitif yang sedang menerjang Malaysia.

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad, mengecam pendapat Zakir dan menilainya sebagai pernyataan rasis.

Bagaimana tanggapan ulama kontroversial tersebut?

Baca berita selengkapnya hanya di bawah ini.

Zakir Naik Akhirnya Meminta Maaf

Usai kontroversinya tersebar, Zakir diancam untuk tidak melanjutkan tur dakwahnya di Malaysia.

Sebelumnya, ia sudah dilarang untuk memberikan ceramah pada 7 bagian negara termasuk Melaka, Selangor, Kedah, Johor, dan Sarawak.

Setelah dikecam Perdana Menteri Malaysia, departemen kepolisian pun akhirnya memberhentikan perjalanan dakwah Zakir atas landasan “keselamatan negara”.

Menurut news.detik.com, larangan datangnya Zakir untuk berceramah pada bagian-bagian negara tersebut sudah resmi dan dilakukan untuk menjaga keharmonisasian masyarakat.

Baca Juga:

Berbagai Kontroversi di Aceh: Perda Poligami Hingga PUBG Haram

Mendengar berita tersebut, Zakir Naik tidak tinggal diam.

Ia memberikan komentar pada hari yang sama, sebuah permintaan maaf yang dikhususkan untuk rakyat Malaysia.

Dalam pernyataannya, Zakir meminta maaf atas perkataannya yang terdengar rasis.

Ia sama sekali tidak bermaksud untuk mengucilkan para kaum minoritas karena kejahatan rasisme adalah salah satu hal yang ia tentang dalam prinsip hidupnya.

Zakir pun melanjutkan permohonan maafnya dengan menyatakan ketulusan hatinya dalam berdakwah yang hanya bertujuan sebagai penyebar kedamaian.

Profil Zakir Naik: Sudah Tidak Berkewarganegaraan?

zakir naik

Ulama asal India tersebut lahir pada 18 Oktober 1965.

Zakir memang terkenal dengan ceramah-ceramahnya yang terkadang terdengar sedikit terlalu keras dan kontroversial.

Sosoknya sudah dikenal dan dikagumi banyak umat Islam di dunia berkat kegigihannya dalam menyebarkan ajaran Islam.

Beberapa tahun lalu, nama Zakir Naik sempat muncul di berbagai macam media dunia.

Pasalnya, kabar pemerintah India yang mencabut paspor Zakir berkat keterlibatannya dalam beberapa tindakan teror terendus media masa.

Pencabutan paspor tersebut dikabulkan atas permintaan National Investigation Agency (NIA) India yang memasukan nama Zakir sebagai salah satu buronan India.

NIA yang sudah lama menginvestigasi kegiatan Zakir, mencurigai tingkah lakunya yang dinilai mendorong pemuda dunia untuk melakukan aksi teror.

Pemerintah India pun sontak memanggil Zakir untuk diperiksa…

…namun ketidakhadiran Zakir di pengadilan akhirnya mendorong kejaksaan untuk mencabut paspor ulama tersebut.

Kini, status kewarganegaraan ulama Zakir Naik masih belum pasti.

Walaupun begeitu,  kabarnya ia sempat menerima status warga negara sementara di Arab Saudi dan Malaysia pada tahun 2016.

Baca Juga:

7 Film Kontroversial Dunia | Dari Seks Bebas Sampai Pembunuhan Sadis

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id.

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts