Memulai Bisnis Properti untuk Pemula

Memulai Bisnis Properti untuk Pemula

25 Agt 2016

Banyak orang yang berpikir bahwa memulai bisnis properti harus memiliki modal yang besar, terutama modal dari segi uang.

Jika Anda benar-benar ingin menjadi seorang investor atau developer, tentunya uang menjadi sesuatu yang harus dimiliki.

Namun, jika memang Anda tidak memiliki modal besar, berkecimpung di bisnis properti bukanlah tidak mungkin. Anda dapat memulainya dengan menjadi seorang broker properti.

Di berbagai media, kini sudah banyak yang berbagi tips mengenai bisnis properti untuk pemula. Tentunya ini dapat dimanfaatkan sehingga dapat mewujudkan impian berbisnis Anda.

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan oleh Anda untuk memulai bisnis di dunia properti.

Jangan takut untuk memulau dari nol, karena memang, memulai dari nol dapat mengajarkan Anda untuk bertahan di bisnis ini.

Memulai bisnis properti dari nol Anda dapat belajar dengan baik bagaimana untuk mengatasi masalah yang mungkin timbul di kemudian hari.

Setelah itu Anda bisa memulai bisnis properti dengan mengikuti tips-tips berikut.

Mulailah Dari Lingkungan Terdekat Anda


(pikiran-rakyat.com)

Jika Anda ingin memulai sesuatu yang besar, maka mulailah dari lingkungan di dekat Anda. Mulai dari hal yang kecil, dan mulai dari sekarang.

Anda dapat bertanya ke lingkungan sekitar Anda, apakah ada kerabat atau tetangga yang ingin menjual atau membeli rumah.

Dengan ngobrol santai dengan para tetangga atau kerabat, Anda dapat mengetahui informasi tentang siapa yang sedang membutuhkan atau ingin membeli properti baru.

Tanyakan hal-hal penting tentang properti tersebut. Jika sudah dilakukan, Anda tinggal mencari pembeli yang membutuhkan rumah tersebut.

Tidak perlu terburu-buru, yang terpenting adalah Anda tetap fokus untuk membantu mencarikan pembeli atau rumah.

Ikuti Iklan Properti Daerah Anda


(urbanindo.com)

Saat ini sudah banyak media yang ikut memasarkan properti. Mulai dari harian, majalah, tabloid, radio, banner dan spanduk di jalanan, hingga situs jual beli Online seperti www.urbanindo.com.

Hal ini dapat Anda manfaatkan dengan cara menawarkan iklan tersebut ke kerabat Anda yang membutuhkan dan sedang mencari properti.

Hal ini tentu dapat membantu Anda dan juga kerabat Anda.

Ketika menawarkan harga, Anda dapat mematok harga yang sedikit lebih tinggi agar nantinya Anda dapat memiliki keuntungan ketika rumah tersebut terjual.

Yang perlu diingat wajarlah dalam mematok harga, jangan terlalu tinggi. Apalagi lebih tinggi dari nilai pasaran harga sekitar.

Perkaya Informasi Tentang Properti Yang Diperjualbelikan


(urbanindo.com)

Mencari informasi tentang rumah atau properti yang akan dijual menjadi salah satu hal terpenting.

Jika ada seseorang yang meminta bantuan untuk membeli rumah, maka perkaya informasi tentang rumah yang sedang dijual.

Dapatkan informasi yang detail mengenai rumah tersebut untuk diberikan kepada klien.

Usahakan untuk tidak mencari informasi satu rumah saja. Hal ini dilakukan agar calon pembeli punya pilihan jika tidak senang dengan rumah yang ada.

Selain itu, jangan langsung menawarkan banyak rumah ke calon pembeli karena nanti pembeli akan kebingungan memilih; tawarkan rumah secara satu persatu.

Setelah calon pembeli memilih rumah yang diinginkan, Anda dapat membuat perjanjian dengan penjual rumah; apakah itu dengan developer, broker seperti Anda, atau pemilik langsung.

Perjanjian yang dibuat bisa memuat tentang persenan komisi yang didapat dari penjualan rumah.

Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, ada baiknya perjanjian ini dibuat dalam bentuk tertulis atau hitam di atas putih.

Informasi juga sangat penting jika Anda mendapatkan klien untuk menjual rumah.

Informasi mengenai spesifikasi, fasilitas, harga, usia properti, dan lain-lain sangat penting untuk diketahui sebelum menjual rumah.

Gunakan Kemampuan Marketing Dengan Maksimal


(findtoworld.com)

Setelah melakukan perjanjian dan mendapatkan informasi mengenai rumah yang akan dijual, langkah selanjutnya adalah mencari pembeli dan menjual rumah.

Mencari pembeli bisa dilakukan dengan beberapa cara. Jika Anda baru memulai bisnis, Anda dapat menggunakan media bebas biaya untuk menjual rumah. Tips soal ini akan di bahas lebih mendalam di bagian selanjutnya.

Setelah mendapatkan pembeli, Anda harus dapat menggunakan kemampuan menjual Anda. Gunakan informasi mengenai rumah yang Anda jual untuk meyakinkan pembeli.

Sebutkan segala macam keuntungan membeli properti tersebut. Ingat, jangan sampai berlebihan dalam menyampaikan keunggulan rumah, dan jangan pula berbohong mengenai rumah tersebut.

Karena sekali Anda berbohong, hal ini akan merusak reputasi Anda. Jika reputasi Anda rusak, bisa jadi tidak akan ada lagi yang mau menggunakan jasa Anda.

Meyakinkan pembeli bisa jadi merupakan hal yang sulit dilakukan. Hal ini dapat dipelajari dengan terus melatih skill marketing untuk meyakinkan pembeli.

Maka teruslah berlatih dan membaca referensi marketing agar skill Anda dapat terus berkembang.

Simpan Keuntungan untuk Kembangkan Usaha atau Investasi Lain

(investasiaustralia.wordpress.com)

Jika Anda mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan rumah yang ada, dan baiknya jika Anda menabung keuntungan tersebut.

Menyisihkan keuntungan dari penjualan rumah atau properti lain tentunya akan dapat memiliki banyak manfaat.

Keuntungan tersebut dapat Anda gunakan untuk mengembangkan bisnis Anda. Misalnya dengan kembali membeli properti lain dan kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Atau, Anda bisa menggunakannya untuk berinvestasi lain. Misalkan, biasanya Anda hanya berkonsentrasi pada jual beli rumah. Namun karena Anda memiliki hasil keuntungan yang disisihkan, Anda dapat memulai untuk juga berkonsentrasi pada jual beli tanah.

Gunakan Media Promosi yang Efektif


(urbanindo.com)

Sebagai pemula dalam dunia bisnis properti, ada baiknya Anda memulainya dengan menggunakan media porsi yang efektif.

Untuk menjual rumah, untuk mengurangi modal, Anda bisa menggunakan dan mengoptimalkan situs jual beli properti Online gratis seperti www.urbanindo.com.

Situs seperti www.urbanindo.com memberikan layanan untuk mengiklankan rumah tanpa dipungut biaya.

Selain itu, situs ini juga memiliki beberapa fitur yang dapat memaksimalkan informasi untuk calon pembeli. Rating wilayah, harga sekitar, dan lainnya tentu dapat membuat calon pembeli tertarik akan rumah yang akan dibeli.

Tips untuk menjual properti di situs jual beli properti Online akan di bahas lebih mendetail di bagian berikutnya.

Memanfaatkan sosial media untuk memasarkan barang kerap dilakukan oleh banyak orang saat ini. Karena, sosial media membuka peluang untuk iklan kita dilihat oleh banyak orang dengan gratis.

Facebook misalnya, jutaan orang menggunakan Facebook di Indonesia. Hal ini tentunya memperbesar peluang menjual rumah.

Tidak hanya Facebook, Twitter dan Instagram juga bisa menjadi pilihan.

Berpromosi di sosial media, jangan lupa untuk memanfaatkan fitur tanda pagar (#) atau hashtag untuk memasarkan rumah.

Misalnya #rumahdijual #rumahmurahdijual #rumahdijualdibandung dan lain sebagainya.

Anda juga dapat memanfaatkan blog untuk memasarkan produk Anda. Manfaatkan domain .blogger atau .wordpress yang tidak memungut biaya.

Dengan membuat website, Anda dapat mempertemukan penjual juga pembeli di website tersebut.

Keuntungan lain yang dimiliki dengan memasarkan lewat media Online adalah Anda dapat menjangkau calon pembeli di luar pulau atau luar daerah.

Selain itu, cara konvensional seperti dari mulut ke mulut juga bisa dilakukan.

Cara konvensional dengan menyebarkan berita bahwa anda sedang menjual rumah ke kerabat anda merupakan salah satu cara yang ampuh untuk menjual rumah.

Tidak perlu mengeluarkan biaya, anda hanya perlu memberikan informasi kepada kerabat terdekat. Nantinya informasi tersebut akan menyebar dengan sendirinya.

Memang cara ini tidak menjamin rumah anda terjual cepat, tapi cara ini cukup efektif.

Ciptakan Brand Usaha Anda Sendiri


(brandbazooka.com)

Walaupun memasarkan dengan gratis, Anda tetap harus menjaga brand dan image agar usaha Anda dikenal baik oleh masyarakat luas.

Brand dan image yang baik tentunya akan mendatangkan banyak klien di kemudian hari sehingga membuat usaha yang Anda bangun berkembang.

Ketika bisnis Anda mulai berkembang, ciptakanlah brand usaha Anda sendiri agar terlihat lebih profesional di mata klien.

Gunakan nama yang mudah diingat orang sebagai merek dari usaha Anda. Buatlah kartu nama untuk menunjukkan profesionalitas usaha Anda.

Rekrut Karyawan Bervisi Sama


(merdeka.com)

Ketika bisnis properti Anda sudah berkembang, tidak ada salahnya untuk rekrut karyawan untuk membantu jalannya bisnis.

Hal ini perlu Ada lakukan karena tidak mungkin Anda terus melakukan isis sendirian, jika ingin bisnis berkembang.

Karyawan yang Anda rekrut nantinya akan dapat membantu Anda mengurus administrasi, juga dapat memasarkan properti yang ada dalam listingan Anda.

Dengan adanya karyawan, hal ini juga tentunya sangat membantu untuk memperluas networking Anda.

Ingat, rekrutlah karyawan yang memiliki visi serupa dengan Anda agar tuju mengembangkan bisnis dapat dicapai bersama.

Kiat Menjual Rumah Secara Online

Dewasa ini, banyak masyarakat yang terhubung dengan internet. Sosial media dan situs belanja Online juga sangat banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Hal ini tidak hanya untuk membeli, tapi juga digunakan untuk menjual barang pengguna.

Banyaknya yang menggunakan fitur tersebut karena dinilai lebih praktis, mudah, dan cepat. Bahkan, beberapa layanan untuk mengiklankan barang ada juga yang gratis.

Tentunya sangat dapat membantu usaha menjual barang, mulai dari pakaian hingga rumah atau properti.

Sayangnya, banyak masyarakat yang kesulitan untuk menjual rumah di situs jual beli rumah Online. Ada penjual yang mengiklankan rumahnya hingga 6 bulan bahkan hingga 1 tahun namun tidak juga laku terjual.

Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Maka dari itu, ada baiknya Anda menyimak kiat agar dapat menjual rumah di situs Online lebih optimal.

Gunakan Foto Menarik dan Berkualitas Baik


(jakfoto.net)

Dalam jual beli Online, foto memiliki peran penting. Banyak penjual yang terkadang tidak mementingkan masalah foto.

Padahal, impresi pembeli tentunya akan bersumber pada foto yang baik. Jika foto baik dan menarik, tentu pembeli juga akan tertarik.

Foto bagian rumah yang penting seperti kamar tidur, kamar mandi, tampak depan, ruang tamu, keluarga, dan juga fasilitas lainnya.

Tidak asal foto, foto haruslah memiliki pencahayaan yang baik dan beresolusi yang baik sehingga dapat menarik banyak pembeli.

Sertakan banyak foto dalam listingan Anda. Banyak penjual yang hanya melampirkan satu atau dua foto pada listingannya, padahal pembeli tentunya ingin melihat gambar yang lebih banyak.

Dengan gambar yang lebih banyak, pembeli juga akan mendapat gambaran yang lebih jelas tentang rumah sehingga tertarik untuk membeli.

Jabarkan Spesifikasi Secara Lengkap

Spesifikasi juga adalah fitur yang harus dioptimalkan oleh penjual. Pembeli tentunya akan melihat spesifikasi rumah untuk disesuaikan dengan kebutuhannya.

Maka dari itu, mengisi spesifikasi dengan benar sangat dianjurkan.

Namun terkadang, penjual tidak mengisinya dengan lengkap dan benar. Dan hal ini tentunya sangat disayangkan.

Karena akan menyebabkan pembeli tidak mengetahui kelebihan rumah dengan lengkap sehingga tidak tertarik.

Maka dari itu, isilah spesifikasi dengan lengkap. Tidak hanya lengkap, sebaiknya isi spesifikasi dengan tepat sehingga nantinya dapat memberikan informasi kepada calon pembeli dengan benar.

Dalam kolom deskripsi, gunakan bahasa yang menarik dan jangan lupa untuk juga memberikan kelebihan lain dari rumah. jangan menggunakan kata yang sulit dan buruk, serta hindari typo.

Manfaatkan Situs User Friendly


(urbanindo.com)

Iklankan rumah Anda pada situs yang mudah digunakan oleh banyak orang dan memiliki fitur yang dapat membantu pembeli.

Situs jual beli rumah Online seperti www.urbanindo.com memiliki banyak fitur yang memudahkan seperti ranting wilayah, harga sekitar, simulasi KPR, dan juga peta dapat memudahkan pembeli untuk mendapat informasi lebih.

Anda dapat memanfaatkan fitur tersebut agar jual beli properti Anda lebih optimal.

Berinvestasi Properti dengan Tepat

Bila kita berbicara bisnis, bukan berarti hanya bicara mengenai jual dan beli barang saja. Apalagi di bidang properti.

Sudah menjadi rahasia umum jika ungkapan bahwa bisnis properti menguntungkan disepakati banyak orang.

Hal ini dikarenakan, harga produk properti setiap tahunnya terus naik. Bahkan naik melebihi nilai investasi lainnya yang menjanjikan seperti emas, dolar, atau deposito.

Hal ini dikarenakan timpangnya jumlah persediaan properti dan angka kebutuhan masyarakat akan properti yang terus meningkat. Apalagi, tanah, yang memang tidak akan bertambah jumlahnya.

Tidak heran, banyak orang yang memilih untuk berinvestasi dengan cara memiliki properti. Karena mereka mengejar produk properti yang menguntungkan untuk investasi mereka.

Biasanya, mereka bahkan tidak hanya memiliki, namun juga menyewakan properti yang mereka miliki. Dengan begitu, keuntungan yang didapat pun lebih banyak.

Investasi properti bisa difokuskan pada beberapa pilihan, yaitu investasi rumah, tanah, apartemen, ruko, rukan, bahkan hingga kos-kosan.

Namun, tidak seperti bisnis jual-beli properti, bisnis investasi properti sendiri memiliki perbedaan mendasar; utamanya soal modal. Modal memulai bisnis properti untuk berinvestasi sangat besar. Besarannya tergantung pada investasi apa yang Anda ingin fokuskan.

Maka dari itu, akan lebih baik jika Anda memulai bisnis investasi properti setelah sukses meraup untung di bisnis jual beli properti. Gunakan modal yang ada untuk terus menghidupkan usaha Anda pada investasi yang menguntungkan.

Ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan jika Anda ingin berinvestasi di bidang properti. Salah satunya adalah dengan menguasai segala hal yang berkaitan dengan properti.

Dengan membaca tulisan di bawah ini, Anda akan dapat mengaplikasikan tips bagaimana berinvestasi di bidang properti dengan tepat.

Pilih Properti yang Sesuai


Memilih tipe properti yang sesuai untuk investasi sangatlah penting. Karena, beberapa tipe properti memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga nilai investasinya berbeda pula.

Investasi Tanah Murah dan Menguntungkan

Investasi tanah murah dan juga menguntungkan. Murah karena biasanya investasi tanah tidak juga menghitung biaya bangunan. Hanya lahannya saja.

Namun, investasi ini sangat menguntungkan karena harga tanah hampir tidak mungkin mengalami penurunan. Lahan tanah yang terbatas dan tidak bisa bertambah, menjadi alasannya.

Walau begitu, Anda tetap perlu untuk melihat pergerakan harga tanah, yang Anda beli. Memang harga tanah akan selalu naik, tapi pastikan bahwa harganya naik dengan progresif, tidak lambat.

Hal ini bisa ditunjang oleh beberapa faktor, salah satunya adalah faktor lokasi tanah berada. Faktor lokasi ini akan dibahas lebih lanjut di bagian selanjutnya.

Investasi Bervariasi Rumah, Apartemen, Ruko, Rukan, dan Kos-kosan

Berinvestasi pada properti yang memiliki bangunan juga menguntungkan. Anda dapat membeli bangunan tersebut, dan juga kemudian mebjualnya dengan harga yang lebih tinggi setelah beberapa tahun.

Namun, ada cara lain untuk memaksimalkan nilai investasi dari properti berupa bangunan. Rumah, apartemen, ruko, rukan, dan juga kos-kosan dapat Anda sewakan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan menyewakan properti yang Anda miliki, Anda dapat untung dua kali. Pertama Anda akan mendapat keuntungan bayaran rutin baik itu mingguan, bulanan, atau tahunan.

Tidak hanya itu, harga tanah dan bangunan yang terus naik juga tetap menjadi milik anda, bukan milik orang yang menyewa. Dengan ini, Anda bisa mendapat keuntungan jika di kemudian hari Anda memutuskan untuk menjualnya.

Namun, berinvestasi pada properti yang memiliki bentuk bangunan tentunya juga mengharuskan perawatan ekstra. Bangunan yang anda miliki harus dipelihara dari kerusakan yang dapat menurunkan nilai investasi.

Merawat bangunan, dan juga asuransi kecelakaan seperti kebakaran, banjir, dan gempa bumi harus tetap diperhitungkan agar selalu aman.

Anda juga perlu untuk memperhitungkan biaya renovasi. Renovasi ketika akan menyewakan bangunan tentu dibutuhkan karena penyewa akan tertarik untuk memilih properti Anda jika memiliki fasilitas yang baik.

Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan biaya renovasi ketika Anda akan menjual properti yang Anda miliki. Dengan begitu, nilai penjualan investasi Anda akan ikut meningkat.

Lokasi Terbaik Berinvestasi Properti


Memilih lokasi untuk investasi properti sangatlah penting. Karena segala kelebihan properti berada pada faktor lokasi. Semakin baik lokasinya, maka semakin baik pula pergerakan harga investassinya.

Beberapa tips yang harus diikuti agar nilai investasi properti Anda meningkat baik.

  • Lokasi dengan tingkat kepadatan penduduknya tinggi. Lokasi yang memenuhi kriteria tersebut cenderung dicari oleh banyak orang dan perkembangannya cepat.
  • Lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Aktivitas yang tinggi dapat mendorong kawasan tersebut berkembang dengan baik.
  • Lokasi yang dekat dengan jalan besar atau jala tol. Dengan adanya jalan besar, tentunya akses keluar dan masuk daerah tersebut akan lebih mudah.
  • Lokasi yang dekat dengan aktivitas perekonomian dan industri. Kawasan yang dekat dengan pasar, kantor dan kegiatan ekonomi lainnya cenderung memiliki nilai investasi yang tinggi.
  • Lokasi yang dekat dengan rencana proyek pembangunan. Kawasan yang akan dibangun banyak pemukiman, proyek jalan besar, fasilitas kesehatan, transportasi, dan juga pusat bisnis dan pendidikan akan sangat menguntungkan.
  • Lokasi yang dicari banyak orang. Dengan kata lain, Anda akan dapat mudah mencari pembeli yang ingin memiliki properti di daerah tersebut sehingga Anda tidak akan kesulitan menjual properti jika berubah pikiran.

Legalitas Properti yang Dimiliki


(2.bp.blogspot.com)

Legalitas dan kepemilikan properti juga menentukan nilai investasi properti Anda. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi properti dan menentukan pilihan, ada baiknya memastikan legalitas dari properti yang akan dibeli.

Pastikan bahwa segala persuratan, sertifikat, dan legalitas yang diperlukan lengkap. Sehingga nantinya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

***

Tulisan di atas merupakan kiat-kiat berbisnis di industri properti untuk pemula. Beberapa tips tersebut dapat dilakukan tanpa memerlukan banyak modal dan bisa dilakukan sesegera mungkin.

Tentu saja, segala upaya untuk mengembangkan bisnis properti tetap harus dibarengi dengan usaha yang keras dan juga komitmen yang besar. Agar nantinya, usaha Anda di bidang properti bisa berkembang secara maksimal.