Rumah Dijual di ambon, maluku | harga tertinggi

Maksimalkan pencarian Anda dengan menggunakan filter baru kami, Batasan Wilayah.

arch-arrow
2 Iklan
Urutkan:
  • 11

    indekos kamar mandi dalam,meja lemari,tempat tidur kayu+ready

    • Jl. Dr. J. Leimena
    • Ambon
    • Maluku
    • 10+
    • 10+
    • 154m²
    • 96m²
    Untuk Dijual
    Rp1,8mily
    Angsuran
    Rp15jt/bln
  • Bisa Nego
    6

    Rumah Murah di karang panjang , Ambon Maluku

    • karang panjang
    • Ambon
    • Maluku
    • 3
    • 2
    • 134m²
    • 250m²
    Untuk Dijual
    Rp1,1mily
    Angsuran
    Rp9,18jt/bln
  • Dari Pariwisata Hingga Pendidikan, Ambon Salah Satu yang Terbaik

    Ambon adalah kota terbesar dari Provinsi Maluku dengan luas 377km2 yang terletak di bagian selatan pulau dan sekaligus adalah ibukotanya.

    Kota ini dibelah oleh Teluk Ambon dan di antaranya berbatasan dengan Sala Hutu, Maluku Tengah dan Laut Banda.

    Sejak dulu, tepatnya ketika VOC masuk, kota ini sudah dijadikan pusat pembudidayaan dan perdagangan rempah.

    Kini, Kota Ambon telah menjelma menjadi pusat pelabuhan, pariwisata hingga pendidikan khususnya untuk Kepulauan Maluku. 

    Bicara pariwisata, di sini Anda tidak akan bosan karena ada beragam wisata mulai dari alam dan bahari hingga budaya dan sejarah.

    Berbagai peninggalan bersejarah di Ambon tersebar di sejumlah desa dan masih terpelihara dengan baik. Misalnya saja pangkalan militer Jepang, serta beberapa peninggalan Belanda dan Portugis yang umumnya berupa benteng.

    Secara demografis, Ambon juga tak kalah menarik karena kemajemukan penduduknya yang datang dari berbagai latar belakang suku dan agama, meski mayoritasnya adalah Suku Ambon sebagai warga asli. 

    Dan karena keberagamannya, kota ini dinominasikan menjadi salah satu kota terbuka di Indonesia. Salah satu faktor penyebab keberagaman ini adalah karena Maluku dijadikan tujuan transmigrasi.

    Lalu untuk menjaga keharmonisan di tengah perbedaan yang ada, pemerintah setempat bahkan membangun perkampungan multietnis.

    Disamping Suku Ambon, suku lainnya di sini ada Arab, Tionghoa, Minahasa, Jawa, hingga Minang dengan agama mayoritas adalah Kristen, diikuti dengan Islam dan Hindu serta Buddha.

    Untuk jumlah penduduknya sendiri lebih dari 400 ribu jiwa yang berarti sekitar 25% dari total penduduk provinsi. Dengan sektor perekonomian terbesarnya ditopang oleh pertanian, industri hingga jasa.

    Untuk akses, kota ini juga memiliki infrastruktur memadai.

    Mulai dari Bandara Pattimura untuk transportasi udara yang terletak di Laha, Teluk Ambon. Dan melalui bandara ini, Ambon terhubung dengan kota-kota besar lain di Indonesia seperti Jakarta dan Surabaya.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, Kota Ambon terbelah oleh Teluk Ambon sehingga transportasi laut jadi salah satu yang cukup umum di sini. 

    Di sini ada Pelabuhan Nusantara Yos Soedarso yang merupakan pelabuhan utama, yang tak hanya untuk penumpang, tapi juga digunakan untuk kegiatan ekspor dan impor. 

    Tahun 2018 lalu, aktivitas pengiriman ke luar negeri dari pelabuhan ini mampu memotong biaya angkut hingga setengahnya. 

    Sementara kalau untuk transportasi antarpulau, di sini ada Pelabuhan Gudang Arang dan Pelabuhan Slamet Riyadi 

    Infrastruktur pendukung lainnya ada Jembatan Merah Putih yang berada di Teluk Dalam Pulau Ambon, dan menghubungkan Desa Rumah Tiga (Poka), Kecamatan Sirimau dan Desa Hative Kecil/Galala, Kecamatan Teluk Ambon.

    Memiliki panjang total 1.140 meter, ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia Timur dan sekaligus menjadi ikon Kota Ambon.

    Keberadaan jembatan ini mempercepat waktu tempuh dari Bandara Pattimura ke pusat Kota Ambon, dimana sebelumnya, kedua lokasi tersebut ditempuh selama 60 menit dengan mengitari Teluk Ambon. 

    Selain didukung oleh transportasi dan infrastruktur memadai, Kota Ambon juga dilengkapi oleh sejumlah pusat pendidikan.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, Ambon adalah salah satu kota terdidik di Indonesia. Sebagai gambaran, rata-rata lama sekolah menyamai Singapura serta harapan sekolahnya mendekati Swiss.

    Di sini terdapat sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Pattimura (Unpatti) dan Politeknik Negeri Ambon yang keduanya berada di Teluk Ambon.

    Pemerintah juga berupaya memberikan dukungan dalam bentuk beasiswa. Yang pernah diberikan di antaranya adalah beasiswa ke Jepang dan India.

    Selain itu pusat kesehatannya selain ada rumah sakit milik pemerintah juga ada rumah sakit militer seperti RS Tentara Ambon, atau milik lembaga keagamaan misalnya RS Sumber Hidup (GPM).

    Kota Ambon juga dilengkapi dengan sejumlah objek wisata alam, seperti Pantai Pintu Kota yang memiliki keunikan, dimana ada karang dengan lubang besar yang berbentuk seperti pintu (gerbang). 

    Atau ke pantai di Desa Naku dengan air yang jernih sehingga cocok untuk penyelam. Yang menarik, di sekitar pantai ini ada Air Terjun Anihang setinggi 15m.

    Yang menarik, mungkin banyak objek wisata yang letaknya tidak persis di Kota Ambon melainkan lebih banyak di daerah kabupaten, namun untuk menuju ke destinasi wisata tersebut, aksesnya selalu melalui Kota Ambon. 

    Misalnya saja Pantai Natsepa dan Pantai Liang. Ada pula Nusa Pombo, yakni pulau yang ada di antara Pulau Ambon dan Pulau Haruku yang juga ideal untuk menyelam.

    Itu dia kelebihan dan daya tarik Ambon. Anda tertarik berdomisili di sini?

    Mudah saja, tinggal cek pilihan rumah di Ambon via 99.co Indonesia, yang ditawarkan mulai dari harga Rp 400 juta-an. 


    Semoga bermanfaat!