Rumah Dijual di palu, sulawesi tengah

Properti yang Anda cari tidak ditemukan

Maksimalkan pencarian Anda dengan menggunakan filter baru kami, Batasan Wilayah.

arch-arrow

Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Ini Sederet Kelebihan Palu

Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah ini memiliki luas 395km2 dengan alam yang unik yakni terdiri dari lembah, lautan, sungai, pegunungan dan teluk. 

Terdiri dari 8 kecamatan, Palu dihuni oleh masyarakatnya yang beragam seperti Suku Bugis, Toraja, Jawa dan termasuk suku asli Sulawesi Tengah yakni Kaili.

Selain keberagaman masyarakatnya, ada beberapa hal lain yang menarik dan membuat Palu potensial. 

Dan kalau Anda berniat tinggal dan mencari rumah di Palu, yuk simak dulu uraian berikut…

Palu Masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

Secara umum, Provinsi Sulawesi Tengah mempunyai akses langsung dengan lima provinsi lainnya di Sulawesi, serta berbatasan dengan Kalimantan Timur dan Maluku Utara.

Sebagai kawasan pertama yang didesain sebagai pusat logistik terpadu dan industri pengolahan pertambangan di Sulawesi, Palu tentunya memiliki beberapa kelebihan.

Pertama, terintegrasi dengan Pelabuhan Pantoloan yang berdampingan dengan Teluk Palu, dan dilalui Alur Laut Kepulauan Indonesia, yang merupakan jalur perdagangan nasional, Asia Pasifik hingga Eropa.

Kedua, Palu memiliki beberapa bisnis utama seperti nikel, bijih besi hingga kakao dan rumput laut. Bahkan ada peluang untuk mengembangkan industri lain misalnya industri pengolahan karet, kelapa dan logistik. 

Dengan segala potensi ini, Palu ditargetkan dapat menarik investasi lebih dari Rp 90 triliun hingga tahun 2025 dan menciptakan sekitar 97 ribu lapangan kerja.

Untuk menindaklanjuti penetapan KEK ini, Palu menyiapkan lahan seluas 1.520 hektar yang diantaranya akan dibagi menjadi kawasan industri seluas 700 hektar, perumahan 500 hektar, komersial 100 hektar, kawasan perkebunan dan taman 20 hektar.

Pariwisata Turut Perkuat Ekonomi Palu

Selain sektor pertambangan dan lainnya, ekonomi Palu turut didukung pula oleh sektor pariwisata.

Contohnya dengan keberadaan sejumlah objek wisata alam seperti Danau Sibili, yang berada di Kecamatan Tawaeli dan berada 24 km di utara Kota Palu.

Wisata yang menjadi andalan di sini adalah wisata memancing dengan hasil berbagai jenis ikan contohnya bawal dan gabus. 

Pengunjung tak hanya bisa memancing atau duduk-duduk di pinggir menikmati pemandangan, tapi juga bisa menggunakan perahu tradisional untuk mengeksplor keindahan danau ini.

Wisata alam lainnya bisa berkunjung ke Palu Barat, tepatnya ke Pantai Taman Ria, yang sangat terkenal dengan pemandangan matahari terbenamnya yang indah. 

Serunya lagi, sambil menikmati pemandangan yang indah, Anda bisa juga mencicipi jajanan yang ditawarkan pedagang sekitar seperti jagung bakar, pisang epe dan saraba

Lalu ada pula Banua Oge di Palu Barat, yang merupakan istana dari Kerajaan Palu di masa sebelum kemerdekaan. 

Dikenal dengan nama Souraja yang berarti rumah besar, ini merupakan rumah kediaman tidak resmi dari raja beserta keluarga. 

Bangunannya berbentuk rumah panggung yang ditopang sejumlah tiang kayu balok yang keras. Ada tiga ruang di sini yakni ruang depan yang dikhususkan untuk menerima tamu, sehingga dibiarkan kosong. 

Ruangan kedua berupa ruang tengah yang diperuntukkan bagi tamu keluarga. Sementara ruang belakang digunakan sebagai ruang makan. Untuk dapur dan sumur dibuat tersendiri di bagian belakang rumah induk. 

Secara keseluruhan, bangunan Souraja cukup unik dan artistik, sehingga bisa jadi objek wisata yang menarik.

Selain bentuk bangunan, kekhasan lainnya ada pada hiasan berupa kaligrafi di bagian pintu dan jendela, atau ukiran dengan motif bunga dan dedaunan pada bagian lain seperti dinding serta loteng. 

Keberadaan hiasan ini tak hanya mempercantik, tapi juga memiliki makna tersendiri yang di antaranya melambangkan kemuliaan dan keramah-tamahan.

Wisata sejarah dan budaya lainnya bisa ke Museum Sulawesi Tengah di Palu Barat yang memiliki berbagai macam replika baju adat dari semua wilayah di Sulawesi Tengah.

Salah satu objek menarik di museum ini adalah batu megalith berbentuk manusia yang dibuat oleh nenek moyang suku Kaili.

Sementara untuk wisata religi, pilihannya bisa ke Masjid 'Apung' Argam Bab Al Rahman yang berluas 121m2, dan mampu menampung sebanyak 150 orang. 

Masjid berlantai satu ini memiliki empat menara di keempat sudutnya dan posisinya menjorok ke laut yang membuatnya seolah mengapung. 

Menariknya lagi, dari masjid ini Anda bisa menikmati pemandangan indah berupa pegunungan dan Teluk Palu.

Kalau bicara wisata, tentu tak lengkap tanpa bicara kuliner ya?

Apalagi Palu dikenal dengan beragam jenis makanan khas. Mulai dari kaledo yakni sup tulang sapi dengan kuah yang dicampur bumbu bercitarasa kuat.

Ada pula uta kelo berbahan dasar daun kelor dengan kuah santan, yang biasanya dicampur bahan lain seperti terong muda serta udang.

Dan ada bau ngau, berupa ikan yang dikeringkan dan disiram air laut sehingga jadi asin. Untuk penyajiannya bisa digoreng atau dibakar, lengkap dengan cabe, bawang hingga air jeruk nipis.

Meski banyak sekali tempat menarik yang bisa didatangi di Palu, Anda tak perlu khawatir, karena tersedia transportasi yang memadai. 

Mulai dari angkutan dalam kota seperti bus, taksi, ojek dan angkot yang jumlahnya terbilang banyak serta siap mengantar Anda kemana saja.

Nah, itu dia beberapa hal yang mungkin bisa membuat Anda tertarik tinggal di Palu…

Oya, bicara rumah dijual di Palu, masih banyak yang terjangkau kok, bahkan mulai dari Rp 180 juta saja!

Kalau penasaran, info jual rumah Palu bisa Anda temukan dengan mudah via 99.co Indonesia

Jadi, selamat berburu rumah murah di Palu ya