Villa Dijual Kapal di Bali

Properti yang Anda cari tidak ditemukan

Maksimalkan pencarian Anda dengan menggunakan filter baru kami, Batasan Wilayah.

arch-arrow

3 Keuntungan Membeli Vila Dijual di Bali

Industri properti bali memang tidak ada matinya. Dikenal sebagai lokasi tujuan wisata dunia, prospek gemilang tak hanya dimiliki industri pariwisatanya saja, vila dijual di Bali pun memiliki prospek yang cerah.

Rumah, tanah, apartemen, vila, dan berbagai jenis properti lain di Bali memang menjadi incaran banyak orang. Bukan hanya individu, lahan di Bali bahkan diminati oleh para investor besar.

Kawasan-kawasan seperti Kuta, Seminyak, Nusa Dua, Ubud, dan sebagainya kini telah ludes diborong oleh para investor untuk dijadikan hotel, vila, dan bisnis-bisnis lainnya.

Banyaknya jumlah kunjungan wisatawan ke Bali tiap tahunnya membuat industri properti di sana kian menggeliat. Pada tahun 2018, jumlah turis mancanegara ke Bali mencapai 5,7 juta orang.

Itu baru wisatawan asing, belum lagi jika kita menghitung jumlah turis lokal yang datang ke Bali setiap tahunnya. Hal tersebut jelas membuat prospek vila dijual di Bali semakin meningkat,.

Lantas, apakah Anda berminat untuk mulai membeli vila dijual di Bali untuk memulai bisnis penginapan? Jika iya, ketahui keuntungannya di bawah ini.

  1. Prospek Properti Bali Terus Meningkat

Mengingat segala fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki oleh Bali, ditambah dengan statusnya sebagai lokasi tujuan wisata internasional, prospek properti di sana terus meningkat setiap tahunnya.

Apalagi jika kita berbicara prospek vila di Bali, harga vila dijual di Bali dikatakan cukup stabil dan terus mengalami kenaikan hingga 25 persen per tahunnya.

Kondisi keamanan Bali yang kian kondusif juga diprediksi akan semakin mendongkrak prospek properti di sana, bahkan naik hingga 2-3 kali lipat dalam kurun waktu 3-5 tahun ke depan.

Contohnya saja seperti harga vila dijual di Bali kawasan Denpasar, Uluwatu, Kuta, Sanur, Pecatu, serta Nusa Dua, yang mengalami apresiasi harga sebanyak 400 persen setelah masa krisis lalu.

  1. Lengkapnya Fasilitas dan Infrastruktur di Bali

Berbicara soal fasilitas dan infrastruktur, Bali tampaknya menjadi salah satu daerah di Indonesia yang memiliki fasilitas dan infrastruktur sangat lengkap.

Sebagai kawasan wisata dunia, yang dianugerahi panorama alam yang indah, serta kultur dan budaya yang masih dijunjung tinggi masyarakatnya, banyak WNA yang tertarik untuk pindah dan bermukim di Bali.

Inilah sebabnya, banyak fasilitas umum di Bali yang memiliki label berstandar internasional, mulai dari sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hotel-hotel, serta pusat-pusat hiburan di sana.

Selain itu, infrastruktur yang terdapat di Bali juga tak kalah gemilangnya, seperti dibangunnya jalan tol laut di Bali, serta pembangunan underpass di Bypass Ngurah Ngai.

Semua itu tidak hanya dibangun untuk kebutuhan pariwisata saja, lebih dari itu, segala fasilitas dan infrastruktur di Bali juga berdampak meningkatkan harga vila dijual di Bali saat ini.

  1. Jumlah Wisatawan dan Tingkat Hunian Vila Terus Meningkat

Ya, tingginya prospek vila dijual di Bali tak bisa dilepaskan dari peran wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut. Salah satunya akibat tingginya angka pertumbuhan turis ke Bali tiap tahunnya.

Tidak main-main, dibandingkan kawasan wisata lain di Indonesia, Bali dapat dikatakan memiliki tingkat pertumbuhan wisatawan tertinggi, dengan jumlah tak kurang dari 25 persen setiap tahun.

Faktor lama kunjungan wisatawan di Bali juga ikut meningkatkan prospek vila dijual di Bali. Pasalnya, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di sana mencapai angka rata-rata 60,58 persen.

Lama waktu menginap para wisatawan biasanya berkisar 3,34 hingga 7  hari. Sehingga, sangat prospektif untuk membuka bisnis penginapan di kawasan tersebut.

Setelah membaca ulasan di atas, kini Anda mengetahui bagaimana prospektifnya bisnis penyewaan vila di Bali, bukan? Tidak heran jika bisnis vila di Bali, dianggap sebagai bisnis yang sangat menguntungkan.