Topik

Ini Nih yang Bikin Harga Properti Mahal di Jakarta!


Bebaskan Lahan di DKI mahal, Pengembang pun sampai harus membayar 3x Lipat

Wajar Properti Mahal


Ini Nih yang Bikin Harga Properti Mahal di Jakarta.jpg

sudah membayar 3x lipat pun masih harus menunggu kepastian hukum status tanah


Selama ini Anda pasti bertanya-tanya, kenapa sih harga properti di Jakarta mahal hingga dan sulit untuk dijangkau kalangan kelas menengah. Bisa saja, karena kenaikan nilai properti itu sendiri yang dipicu oleh permintaan dan penawaran (supply and demand) di pasar. Properti adalah produk yang terbatas (limited) sehingga permintaan pasar tidak bisa dibatasi. Muncul hal yang tidak sebagaimana mestinya antara penawaran di satu sisi dan permintaan di sisi lain dimana permintaan lebih tinggi dan harga pun terdongkrak melonjak naik. 


Menurut Ferdinand Lamak, Chairman Center for Urban Development Studies (CUDES) mengatakan, untuk kasus-kasus tertentu, terutama bagi proyek-proyek yang tanah kosong-nya (LandBank) ditimbun sejak lama yang artinya belum dilakukan pengembangan apapun, maka argumentasi rasional permintaan dan penawaran (supply and demand) di atas dapat diterima masyarakat. Namun, ia juga memberikan catatan khusus bagi properti-properti yang dibangun di atas lahan milik warga yang diakuisisi kemudian oleh pengembang.


"Anda jangan salah. Carut-marutnya manajemen pertanahan nasional ini juga menjadi satu sebab utama tingginya harga properti khususnya di Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Dalam posisi ini pengembang tidak bisa disalahkan, karena urusan legalitas pertanahan adalah domain pemerintah. Pengembang dan konsumen sama-sama jadi korban," tutur Lamak.


Dalam beberapa proses pembebasan lahan yang dicermati oleh Chairman Center for Urban Development Studies (CUDES), khususnya lahan dalam jumlah yang luas yakni di atas 5 hektar di dalam wilayah DKI Jakarta, sektor swasta seperti kehilangan pegangan. Bisnis dijerumuskan sehingga ketidakpastian hingga pada akhirnya masyarakat konsumen juga yang harus menanggung akibatnya pula.


pembebasan_lahan_640.png

Pembebasan tanah yang kian sulit


"Bayangkan saja, ada pengembang yang membebaskan lahan di Jakarta Timur untuk pengembangan proyek berskala besar, hingga hari ini masih menunggu kepastian hukum status tanah. Padahal, yang ajaibnya lagi, mereka sudah membayar hingga tiga kali, kepada tiga pihak yang berbeda yang datang membawa sertifikat yang sama-sama asli. Nah, kalau pengembang sudah mengeluarkan uang demikian banyak, konsekwensinya properti yang dikembangkan tidak mungkin dipasarkan dengan harga murah. Resikonya bagi pengembang bisa-bisa proyeknya tidak laku. Jadi bingung, hanya karena pemerintah yang tidak becus," papar wartaan senior bidang properti ini geram.


Chairman Center for Urban Development Studies (CUDES) mengingatkan kepada semua pihak baik perorangan maupun pengembang-pengembang untuk lebih berhati-hati dalam membeli lahan di Jakarta. Ia juga menyarankan, agar pastikan berulang-ulang ke kantor agraria setempat agar tidak terjebak seperti pengembang yang disebutkan di atas.


Kepada Sofyan Djalil, Chairman Center for Urban Development Studies (CUDES) berharap agar persoalan pertanahan ini benar-benar dibereskan dengan sungguh-sungguh karena tanah adalah sebuah warisan masa depan bagi anak dan cucu bangsa ini. Sengketa tanah selain menghambat bisnis dan perkembangan sebuah kawasan, juga akan mencederai stabilitas sosial karena telah terbukti, tanah menjadi instrumen ampuh pelatuk konflik sosial.


Baca Juga:


Referensi

Sumber: wartaproperti

Baca Selengkapnya >

Bagaimana Kesan Anda tentang Topik Ini?

Bunga KPR ringan & tetap selama 5 tahun pertama dan bebas biaya administrasi Nikmati keringanan dan kemudahan dalam mewujudkan rumah idaman dan impian Anda lainnya melalui BNI Griya. Dengan program BNI Griya Suku Bunga Tetap 5 tahun, dapatkan beragai keuntungan sebagai berikut : Suku bunga Ringan dan Tetap selama 5 Tahun pertama yang dikenakan secara bertahap, yaitu : 8,70% efektif per tahun selama 2 tahun pertama. 10,70% efektif per tahun untuk 3 tahun berikutnya. Bebas biaya administrasi. Berlaku untuk semua tujuan pengajuan : Pembelian properti baru atau seken Reniovasi atau pembanguan Refinancing Top up Take over dan Take Over Plus BNI Griya Multiguna. Dhika Pelangi Lending Officer PT. Bank Negara Indonesia (Persero) TBK KCU Dukuh Bawah Hp. 085817357435 Telp. 021-5228937 Fax . 021-5228964

13995425_889743267796832_4300097990713704663_o.jpg
13996229_889743271130165_6394601582238240849_o.jpg
14054408_889743274463498_8244420864291214852_o.jpgJual Tanah Datar Di Pengasinan Sawangan Depok Luas 35 HA Surat SHM.

Spek.

  • Luas: 350.000 m2 (35 ha),  
  • Legalitas: SHM x 240, 
  • Akses: di pinggir jalan, dilalui angkot. 
  • Harga: Rp. 500 rb/m2 nego
  • Bisa di ecer minimal 20.000 m2 (2 ha)
  • Perizinan : Perumahan.

089609479576 (TLP/WA)


Properti di Jakarta memang mahal-mahal ya. Makanya banyak orang yang memilih beli rumah di pinggiran Jakarta seperti di daerah Bekasi atau Tanggerang karena harga rumah disana masih bisa dijangkau. Tapi lain hal kalau buat kantor, sebisa mungkin harus di daerah Jakarta seperti di Sudirman karena aksesnya mudah dan ketemu dengan client juga mudah. Memang susah banget nyari sewa kantor murah di daerah Jakarta. 

Menampilkan 1-4 dari 4 item.

Balas Topik Ini

atau

Tulis gambar yang ditampilkan di sebelah kanan. Klik gambar untuk mengubah