poles-marmer-3.jpeg


Di jaman sekarang, Anda bisa menemukan penyedia jasa poles marmer di berbagai tempat. Di sekitar Jabodetabek saja,  Anda bisa menemukan lebih dari 5 penyedia jasa poles marmer. Tapi hati-hati, tidak semua memberikan hasil sesuai dengan janji yang mereka katakan.

 

Nah, agar tidak tertipu dengan “janji manis” tukang poles, ada baiknya jika Anda mengetahui lebih dulu tahapan & proses poles marmer yang benar.

 

1. Pengikisan & Pemasangan Ulang Nat

 

Nat merupakan bagian pengisi di antara susunan lantai. Untuk marmer yang masih baru, nat yang terbentuk biasanya tidak memiliki ukuran yang sama sehingga tampilannya kurang rapi. Karena itulah nat dikikis dan dipotong hingga ukurannya sama.

 

Setelah itu, nat akan dipasang kembali. Adonan nat terbuat dari resin dan bubuk mild yang diaduk dengan menambahkan sedikit pewarna yang sesuai dengan warna marmer.

 

Tahapan ini hanya dilakukan untuk marmer yang membutuhkan perawatan full service. Tahap ini juga dilakukan untuk memperbaiki permukaan lantai yang retak parah dan berlubang.

 

2. Grinding

 

Setelah nat terpasang dan kering, selanjutnya dilakukan proses grinding. Grinding atau bisa disebut sebagai pengupasan merupakan proses pengangkatan noda dan kotoran yang menempel pada permukaan lantai yang juga bertujuan untuk menghilangkan goresan dan kerak.

 

Proses grinding dilakukan menggunakan mesin poles, diamond pad, serta air. Diamond pad merupakan material utama untuk mengupas permukaan lantai. Dalam pengerjaannya, grinding dilakukan menggunakan pad dengan tingkat kekasaran yang berbeda-beda mulai dari yang paling kasar hingga paling halus.

 

Hasil dari proses grinding adalah permukaan marmer yang rata, halus, dan bersih. Perlu diperhatikan, tahap ini tidak membuat lantai menjadi kinclong.

 

3. Kristalisasi

 

Setelah lantai halus dan bersih, barulah dilakukan proses kristalisasi. Proses ini bertujuan untuk mengkilapkan lantai dan mengembalikan warnanya seperti semula. Kristalisasi dilakukan menggunakan bahan-bahan kimia.

 

Terdapat 2 tahapan dalam kristalisasi, pertama menggunakan Osasir sebagai lapisan dasar kemudian Extra 5 sebagai lapisan di atasnya. Setelah tahap ini selesai, barulah Anda bisa melihat marmer Anda kembali berkilau.

 

4. Finishing (Coating)

 

Tahapan terakhir pada poles marmer adalah coating atau pelapisan. Membuat lantai menjadi kinclong saja tidaklah cukup. Untuk menjaga marmer kilap tahan lama dan tidak mudah rusak, maka lantai harus dilapisi. Pelapis yang digunakan adalah Bilinzon. Dibutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam hingga Bilinzon kering.

 

Setelah itu, proses dilanjutkan dengan menjalankan mesin buffing menggunakan pad steel wool agar hasil kilap maksimal dan merata hingga ke seluruh lantai.

 

Itulah tahapan serta proses dalam melakukan poles marmer. Memang terlihat mudah, namun perlu Anda ketahui bahwa seluruh tahapan tersebut harus dilakukan oleh teknisi profesional dan berpengalaman karena jika sampai salah, bukannya lantai kilap yang dihasilkan, lantai Anda justru bisa jadi rusak.

 

Salah satu jasa poles marmer dan granit yang bisa Anda percaya adalah Kemilau Marmer. Jasa poles marmer Jakarta ini akan membantu Anda mengatasi setiap masalah lantai yang ada, mulai dari kusam, berubah warna, berkerak, retak bahkan berlubang.


Sumber: Property Corner Site

 


Baca Selengkapnya >