Horeee…THR sudah di tangan. Saatnya shoping. Eits, tahan dulu. Memang sih, THR bisa dikatakan sebagai gaji ekstra. Tapi, jangan lantas belanjanya jadi ekstra juga. Kita justru, harus ekstra cermat mengelola THR.

Salah satu pos yang sebaiknya kebagian THR adalah investasi. Ngomongin investasi mungkin terlalu jauh. Tapi, kalau nggak dipikirkan sejak dini, kapan lagi? Salah satu investasi yang paling menguntungkan sejauh ini ya masih diduduki oleh properti.

Seperti diketahui, harga properti terus meningkat dari tahun ke tahun. Tak heran kalau sektor ini masih banyak diburu. Bahkan, banyak pengembang gencar membangun berbagai properti terutama di kota-kota besar, mulai untuk segmen bawah sampai atas.

Kadang, suka takjub melihat proyek-proyek para pengembang itu. Fasilitas-fasilitas yang mentereng dengan harga yang nggak enteng ditawarkan ke konsumen.
Meski sudah punya rumah mungil, saya masih bermimpi bisa menempati hunian idaman. Boleh kan, boleh kaaan. Siapa tahu bisa terwujud. *Aaamiiiin…*

Ada beberapa kriteria hunian yang bikin saya mupeng. Pertama, lokasinya di pusat kota. Kenapa? Fasilitas lebih lengkap. Misalnya, lembaga pendidikan mulai level TK sampai universitas, ada. Rumah sakit, tempat belanja, dan pusat hiburan mudah dijangkau. Selain itu, perkantoran biasanya di pusat kota kan..ya kan, ya kan…

Nah, kalau rumah kita di pusat kota, artinya, semua kemudahan sudah ada di depan mata. Tak perlu lagi kita berlama-lama di jalan hanya karena rumah di pinggir kota dan tempat kerja di pusat kota. Tahu sendiri kan kondisi lalu lintas kota yang macetnya selalu bikin capek plus boros BBM. *tarik napas panjang, lepaaaas…*

Kalau rumah dan tempat berakvitas sama-sama di kota, pasti lebih hemat deh. Bisa istirahat dengan cukup dan menekan pengeluaran untuk BBM.

Oia, sekalipun di pusat kota, saya akan memilih lokasi rumah yang tidak terletak di pinggir jalan utama. Paling nggak, masuk kompleks perumahan atau perkampungan.

Rumah juga disebut kediaman, dari kata dasar diam. Sudah sewajarnya, rumah jadi tempat yang bebas dari keruwetan dan kebisingan saat kita ingin istirahat dan melepas rindu dengan keluarga setelah seharian beraktivitas.

Untuk menunjang kediaman ideal (bagi saya) itu, dibutuhkan juga desain rumah yang dekat dengan alam atau ramah lingkungan. Saya sih, mimpi punya rumah dengan pagar tanaman mengelilinginya, mulai depan, samping, dan belakang rumah. Tujuannya, untuk menyerap polusi udara dan memberikan kesejukan di rumah.

Untuk desain rumah, alangkah baik jika jendela-jendela dibikin besar dan tinggi agar udara dan cahaya alami bisa leluasa masuk ke rumah. Plafon juga dibuat lebih dari 3 meter.

Desain seperti itu tidak hanya membuat rumah hemat energi, tapi terlihat lebih mewah dan megah. Kita juga tak perlu menggunakan AC atau lampu di siang hari. Hmm…benar-benar hemat, kan.

Hunian yang sehat itu tentu makin sempurna jika dipadu dengan kecanggihan teknologi sehingga bisa terwujud smart home. Dengan semakin pesatnya jaringan berkecepatan tinggi, sangat memungkinkan mimpi itu terwujud. Bayangin, kita bisa memonitor kondisi rumah dari kantor tempat kita bekerja. Bahkan, menyalakan atau mematikan kompor, TV, dan pendingin ruangan ketika sedang jalan-jalan di mal. Jadi, ketika berada di luar rumah, rumah tetap bisa terkontrol oleh penghuni.

Wedeeew, tapi kan mahal? Bisa jadi mahal. Namun, untuk selanjutnya, kita akan mendapatkan keamanan dan kenyamanan yang lebih dari smart home itu. Misalnya, ketika kondisi rumah kita yang kosong disatroni perampok. Kita bisa melihatnya melalui ponsel yang terhubung dengan kamera pengintai. Sebuah rumah tentu tidak akan bisa secerdas itu tanpa sekumpulan unsur-bagian yang saling berhubungan. Kecerdasan itu berasal dari integrasi sempurna berbagai perangkat dalam suatu jaringan di dalam rumah itu sendiri. Jaringan itu bisa berbasis saluran telepon, kabel-kabel, saluran nirkabel, atau hibrida dari semuanya.

Itu tadi kriteria-kriteria rumah impian versi saya. Yuk ah, bangun dari mimpi dan doakan saya ya semoga bisa mewujudkannya. Salah satu caranya, ya gabung di komunitas UrbanIndo dong, cara pintar cari properti. Dengan UrbanIndo, urusan jual beli properti jadi gampaaaang. (*)


Sumber foto: ideaonline





Artikel Serupa


rumah idaman keluarga bahagia


Baca Selengkapnya >