Berinvestasi di bidang properti memang menguntungkan, apalagi di tahun 2015 bisnis properti sedang mengalami berkembang. Bisa dikatakan karena si buyer-nya itu sendiri adalah orang Indonesia, melainkan bukan dari segi investor. Bisa dikatakan pemain lokal Indonesia sudah lebih kuat menyusun strategi untuk mempertahankan lahannya sendiri. Tetapi bukan berarti pemain lokal tidak memasuki pasar tanpa bantuan peran dari orang asing. Sebagian besar masuk sebagai mitra usaha dengan menggiring properti Indonesia tetap mampu beradaptasi di property dunia.


Ada juga sebagian investor yang tertarik dengan properti, karena adanya pertumbuhan modal yang cukup baik di Indonesia ini. Serta sebanding dengan penghasilan yang didapat nantinya.


Nah, manakah yang akan menjadi keputusan nantinya? akankah membeli atau menyewa properti. Keputusan seharusnya dibuat sesuai dengan kebutuhan pribadi atau perusahaan.


Ada 3 jenis investasi properti yang dapat dipilih atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan tujuan berinvestasi di properti


1. Kepemilikan Freehold


Jenis investasi properti ini menceritakan bahwa pemilik memegang hak keseluruhan atas properti. Keuntungan dari jenis kepemilikan ini adalah bahwa pemilik memiliki kontrol yang sepenuhnya atas investasinya. Selain itu, properti dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh pinjaman.


2. Menyewakan Properti


Tidak memberikan hak milik kepada penyewa, namun selama perjanjian sewa lessee akan banyak menikmati manfaat serta kenyamanan yang didapatkannya. Dia juga membayar sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati dengan pemilik tersebut yang telah memberikan hak kepada mereka yang telah meminta ijin untuk tinggal sementara di properti tersebut.


3. Membangun Perusahaan Properti


Sebuah perusahaan yang khusus didirikan yang bertujuan untuk memiliki properti. Bagi sang investor, properti bukan hanya menawarkan keuntungan yang besar saja. Selain itu pun badan hukumnya terpisah,di karenakan memiliki tanggung jawab yang berbeda dari pemegang sahamnya.


Membeli ataupun menyewa sebuah properti untuk dijadikan usaha, pertanyaan tidak mudah untuk dijawab dengan mudah dan membutuhkan pertimbangan yang tepat. Maka yang paling penting untuk diperhatikan adalah rencana seperti apa yang harus digunakan perusahaan dalam waktu jangka panjang, ruang untuk ekspansi dan modal perusahaan.

Nah sekarang sudah cukup mengertikan bagaimana harus berbisnis properti. Jika kita mempunyai modal yang cukup banyak atau bisa dikatakan sangat banyak, nomor tiga pilihan yang sangat tepa tentunya . Atau kita hanya ingin menyewakan untuk sementara, sehingga property itu sendiri masih berstatus hak milik.


Semoga tulisan sya ini dapat membantu menginspirasi saudara - saudara, terima kasih telah membaca Post ini.

Salam

Baca Selengkapnya >