Topik

Syarat Kredit Rumah Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggandeng Bank BTN untuk menawarkan kemudahan bagi para pesertanya untuk memiliki rumah. Dengan harga rumah maksimal Rp 500 juta, para peserta berkesempatan memperoleh kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tingkat bunga lebih rendah.




Melalui Bank BTN, pihaknya akan menyalurkan pembiayaan berupa kredit konstruksi, KPR, dan pinjaman uang muka perumahan. Untuk KPR, ada dua segmen skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) alias subsidi pemerintah bagi rumah seharga di bawah Rp150 juta dan non-subsidi di atas Rp150 juta.


“Suku bunga pinjaman KPR non-subsidi sesuai BI Rate ditambah tiga persen dari perhitungan Bank BTN. Sedangkan suku bunga KPR subsidi mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah dan sistem anuitas tahunan dari Bank BTN.


Jangka waktu maksimal KPR dapat dilakukan sampai 20 tahun, sementara jatuh tempo pinjaman uang muka perumahan merujuk pada ketentuan Bank BTN dengan batas maksimal 15 tahun. Berbeda dengan jangka waktu kredit konstruksi yang hanya mengacu pada jangka waktu kredit yang berlaku di Bank BTN.




Berikut ini syarat untuk mendapatkan kredit rumah bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan:


  • Untuk bisa mengajukan kredit konstruksi, KPR maupun pinjaman uang muka perumahan, syaratnya pekerja harus terdaftar menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan minimal satu tahun.


  • Pengajuan kredit dilakukan di kantor cabang Bank BTN dengan membawa persyaratan administrasi yang dibutuhkan. Syarat administrasi sama seperti pengajuan KPR pada umumnya.


  • Rumah yang diajukan kreditnya merupakan rumah pertama peserta. Apabila pasangan suami dan istri adalah peserta BPJS ketenagakerjaan, maka hanya satu pihak saya yang dapat mengajukan KPR.


  • Seluruh proses pengajuan KPR mengacu pada syarat dan ketentuan yang diberlakukan bank BTN serta otoritas yang mengatur bidang usaha perbankan.


Baca Selengkapnya >

Bagaimana Kesan Anda tentang Topik Ini?

Bimo Wirafajar Ramadhan said:

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggandeng Bank BTN untuk menawarkan kemudahan bagi para pesertanya untuk memiliki rumah. Dengan harga rumah maksimal Rp 500 juta, para peserta berkesempatan memperoleh kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tingkat bunga lebih rendah.




Melalui Bank BTN, pihaknya akan menyalurkan pembiayaan berupa kredit konstruksi, KPR, dan pinjaman uang muka perumahan. Untuk KPR, ada dua segmen skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) alias subsidi pemerintah bagi rumah seharga di bawah Rp150 juta dan non-subsidi di atas Rp150 juta.


“Suku bunga pinjaman KPR non-subsidi sesuai BI Rate ditambah tiga persen dari perhitungan Bank BTN. Sedangkan suku bunga KPR subsidi mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah dan sistem anuitas tahunan dari Bank BTN.


Jangka waktu maksimal KPR dapat dilakukan sampai 20 tahun, sementara jatuh tempo pinjaman uang muka perumahan merujuk pada ketentuan Bank BTN dengan batas maksimal 15 tahun. Berbeda dengan jangka waktu kredit konstruksi yang hanya mengacu pada jangka waktu kredit yang berlaku di Bank BTN.




Berikut ini syarat untuk mendapatkan kredit rumah bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan:


  • Untuk bisa mengajukan kredit konstruksi, KPR maupun pinjaman uang muka perumahan, syaratnya pekerja harus terdaftar menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan minimal satu tahun.


  • Pengajuan kredit dilakukan di kantor cabang Bank BTN dengan membawa persyaratan administrasi yang dibutuhkan. Syarat administrasi sama seperti pengajuan KPR pada umumnya.


  • Rumah yang diajukan kreditnya merupakan rumah pertama peserta. Apabila pasangan suami dan istri adalah peserta BPJS ketenagakerjaan, maka hanya satu pihak saya yang dapat mengajukan KPR.


  • Seluruh proses pengajuan KPR mengacu pada syarat dan ketentuan yang diberlakukan bank BTN serta otoritas yang mengatur bidang usaha perbankan.



Menampilkan 1-2 dari 2 item.

Balas Topik Ini

atau

Tulis gambar yang ditampilkan di sebelah kanan. Klik gambar untuk mengubah