Menikmati kota Bandung kini bisa dilakukan dengan cara yang unik, yaitu menginap di Hotel Breeze Bandung yang interiornya dipenuhi oleh berbagai karya seni lukisan, patung, dan keramik yang menawan. Pemiliknya, Bapak Nugroho, ingin memberikan pengalaman seolah menginap di sebuah rumah seorang kolektor seni yang nyaman. Berbagai lukisan modern oleh Srihadi Soedarsono dan lukisan abstrak oleh Wayan Karja yang terpajang di hotel rupanya selain bisa dinikmati juga dapat dibeli sehingga selalu berganti. Sedangkan karya keramik F. Widayanto hadir sebagai pembawa unsur feminim yang menyeimbangkan keseluruhan bangunan.

breeze_28.jpg
Photo by Gabriella Anita Ariffin


Selain menikmati keindahan seni, pengunjung juga bisa menikmati kicauan burung yang merdu, angin sejuk, dan matahari yang menyehatkan. Arsitek bangunan berlantai tiga ini adalah Tan Tjiang Ay yang sudah ternama di Indonesia. Sedangkan desain interiornya yang didominasi furnitur kayu merupakan ciptaan pemilik hotel sendiri. Hotel ini hanya terdiri dari 12 kamar dengan lukisan yang berbeda di tiap ruangnya. Dengan meminimalisir jumlah kamar dan pengunjung, hotel selalu terasa tenang sehingga cocok untuk relaksasi. Demi kenyamanan bersama, anak-anak dibawah umur 12 tahun tidak diperbolehkan menginap di hotel ini. Fasilitas lainnya di dalam hotel Breeze adalah business center, griya batik Go Tik Swan, dining area, dan front office.

Photo by Gabriella Anita Ariffin

Berada tidak jauh dari hotel, juga terdapat bangunan lainnya karya Tan Tjiang Ay yang merupakan rumah dari keluarga Nugroho dan museum privat yang berisi berbagai koleksinya yang berharga. Rumah dan galeri museum tersebut terbuka bagi pengunjung Breeze dan mereka yang telah membuat janji sebelumnya.

Yuk lihat dan b aca lebih lanjut mengenai keindahaan hotel Breeze Bandung di http://www(dot)grya(dot)co(dot)id/stories/keindahan-seni-lukisan-dan-keramik-dalam-interior-hotel-breeze-bandung/
Baca Selengkapnya >