Topik

Hati-hati Modus Penipuan Baru, yang ditipu justru penjual properti!

Anda pernah mendengar modus penjual yang ditipu oleh sang pembeli? Atau mungkin Anda pernah menjadi korban? Belakangan ini, semakin berkembang modus yang berujung mengharuskan sang penjual transfer langsung ke pembeli. Bagaimana modus ini bisa terjadi?


Awal mula cerita, user (penjual) mendapat sms dari buyer (calon pembeli), bahwa ia tertarik dengan tanah yang dijual dan menyatakan sudah survei ke lokasi. Trik ini dilakukan oleh orang yang berpura-pura menjadi calon pembeli agar sang penjual percaya bahwa sudah ada yang ingin membeli tanahnya.

 

Tentu sang penjual merasa senang dengan sms yang diterimanya karena sudah ada yang tertarik ingin membeli tanahnya. Beberapa saat kemudian, calon pembeli gadungan tersebut langsung menelpon sang penjual agar lebih terkesan meyakinkan. Dalam pembicaraan tersebut, calon pembeli terdengar antusias untuk membeli tanah dan sang penjual serasa terhipnotis. 

 

Awalnya, sang penjual ingin meminta uang muka (DP) terlebih dahulu, malah ia yang "memberikan" sejumlah uang kepada calon pembelinya. Caranya, yaitu dengan meminta sang penjual mentransfer untuk keperluan lain yang dibuat-buat oleh si calon pembeli. Pada saat transfer, si sang calon pembeli gadungan ini masih saja nelpon untuk memberikan langkah-langkahnya. Pada saat itulah si pelaku sedang menjalakan aksinya dengan membuat sang penjual merasa bingung dan tidak sadar.





Kronologis


Penjual (korban) mendapat sms dari nomer asing, orang tersebut menginfokan jika tertarik dg lahan yg diiklankan.


Screenshot_2016_05_31_08_28_07.jpg

Isi sms dari pelaku


Merasa ada peminat properti, penjual (yg sepertinya baru di dunia properti) antusias, dan menghubungi calon buyer tsb (pelaku).


Setelah dihubungi, si penjual (korban) ini merasa seperti dihipnotis dan justru melakukan transfer ke pihak calon buyer (pelaku).


Biasanya, sebuah situs properti sudah menginformasikan ketentuan bahwa transaksi yang terjadi berada di luar tanggung jawab mereka. 


Dengan demikian, sebaiknya Anda lebih berhati-hati. Jika mengalami hal-hal seperti yang telah dijelaskan di atas, segera laporkan kepada pihak yang berwajib!


Baca Selengkapnya >

Bagaimana Kesan Anda tentang Topik Ini?

50.00%

0.00%

50.00%

0.00%

0.00%

0.00%

0.00%

hhmmm gitu ya.. oke, makasih banyak ini informasinya yaaa.. sangat membantu  <3

Wah, kita emang harus hati-hati nih sama modus gini. Ga jual tanah aja saya kadang dikirimin SMS ga jelas bilangnya mau beli tanah yang saya juga. Lebih baik jangan cepat dipercaya, kalau sudah terasa mencurigakan, lebih baik kita putuskan saja sambungan teleponnya. Semoga tidak ada korban lagi!

Tadi siang, saya terima sms persis dengan itu, sang istri, minta saya hubungi suaminya yg bernama Hendra, pada saat terima sms tersebut, lsg saya respond negatif, istri saya menyarankan saya untuk coba telp ke hendranya, namun sebelum telp, saya berdoa minta perlindungan Tuhan, setelah itu, saya telp ke hendranya, namun tdk diangkat, kemudian istri saya membalas herawati ( org yg krm sms ) dan juga tdk dijawab. Menjelang sore harinya, saya iseng chk blog di URbanindo, dan baca berita ini, saya sangat bersyukur atas perlindungan Tuhan, sehingga tidak terjadi malapetaka pada kami. Terimakasih bpk yg sdh sharing pengalaman ini, kiranya Tuhan melindungi semua kita. Amin.
Attachment File :  (248902)
di saat spt inilah peran agent sgt diperlukan. menurut sy lbh baik percayakan pada agent yg sudah dikenal untuk menjual property. jd yg berhub sm pembeli lebih tersaring oleh agent property, bukan sembarang org. realitasnya agent property juga sering ditipu oleh penipu2 spt itu. so, untuk semua pihak mari kita lebih aware dan berhati2. Thank u...

Waaaah lagi musim nih  :O

Kayaknya ini gantinya penipuan "mama minta pulsa" deh 

Saya aja yang bukan agen properti, sempet dapet SMS kaya gitu 3x dan nomernya beda-beda :angry:

Semoga agen-agen yang belum tau, gak ketipu yaaaa

Kakak saya pernah hampir kena penipuan ini. Dia disuruh ke ATM katanya untuk ngecek, apakah DPnya sudah masuk. Sambil masuk ATM, sambil menerima telpon dari penelepon. Untungnya, kakak saya segera sadar
Terimakasih hati2, sekedar info kita akui akun urbanindo hanya satu
Mohon info, kira2 adakah indikasi penipuan yang berdasar dari screenshot yang saya lampirkan berikut ini. Dari nomor yang menghubungi saya berbeda-beda, cuma kontak peraon yang diberikan untuk dihubungi sama semua.
Menampilkan 1-9 dari 9 item.

Balas Topik Ini

atau

Tulis gambar yang ditampilkan di sebelah kanan. Klik gambar untuk mengubah