Bahaya Pengharum Ruangan dan Solusi Mengatasinya

1 Mei 2019 - Ananda Bayu Pangestu

Bahaya Pengharum Ruangan dan Solusi Mengatasinya

(foto: iStock)

Kebersihan dan keindahan sebuah ruangan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Tak hanya itu, orang-orang biasanya menggunakan pengharum ruangan untuk menambah kenyamanan. Sehingga selain bersih dan indah dilihat mata, ruangan anda menjadi lebih segar aromanya.

Namun, masih banyak yang tidak mengetahui tentang sisi buruk dan bahaya pengharum ruangan. Selain tentu saja membuat ruangan anda wangi, ternyata pengharum ruangan juga memiliki dampak negatif.

Penggunaan pengharum ruangan seperti di dalam kendaraan kerap menjadi bahasan karena sebagian orang percaya bahwa itu akan mengganggu lapisan ozon bumi. Penggunaan pengharum ruangan dengan bahan tertentu akan membuat ozon semakin menipis.

Sebagian orang juga percaya bahwa bahaya pengharum ruangan yang sebenarnya adalah ancaman nyatanya pada kesehatan manusia. Lalu, apakah benar demikian?

Bahaya Pengharum Ruangan Untuk Kesehatan


(foto: Google Images)

Sebenarnya, bahaya pengharum ruangan tergantung dari jenis dan bentuknya. Setiap jenis dan bentuknya mengandung komponen kimia aktif yang berbeda-beda. Pengharum ruangan sendiri biasanya berbentuk padat, cair, gel, dan semprot.

Bahaya pengharum ruangan semprot lebih tinggi untuk kesehatan manusia karena dapat mempengaruhi sistem reproduksi. Bahaya pengharum ruangan semprot terdapat dalam salah satu kandungan kimia aktif bernama phthalates.

Kandungan kimia ini berdampak pada penurunan hormon testosteron pada laki-laki, bahkan pada wanita, akan menyebabkan masalah kehamilan dan juga reproduksi.

Selain itu, untuk anda yang sering menggunakan pengharum ruangan dalam bentuk semprot, bahaya pengharum ruangan ini dapat menyebabkan asma.

Dalam sebuah studi, bahaya pengharum ruangan lain adalah sifatnya yang karsinogenik, atau memiliki potensi menyebabkan kanker. Zat kimia yang dapat memicu tumbuhnya sel kanker ini bernama formaldehyde. Kandungannya dapat ditemukan pada pengharum ruangan berbentuk gel.

Banyak pengharum ruangan juga berisi phthalates yang dapat menyebabkan cacat lahir, masalah hormon, serta masalah seksual. Anak-anak dan juga wanita hamil biasanya diperingatkan untuk berada jauh-jauh dari phthalates.

Namun, masalahnya, banyak orang tidak tahu produk sehari-hari mana yang mengandung bahan yang demikian berbahaya. Termasuk dalam pengharum ruangan ini.

Tidak hanya pengharum ruangan dalam bentuk aerosol yang biasanya dikeluarkan dalam spray dan pengharum ruangan bentuk gel, pengharum ruangan berbentuk padatan atau yang keluar melalui air diffuser juga bisa jadi beracun.

Bahkan, lilin yang mengeluarkan wangi seperti lilin-lilin aroma terapi yang saat ini banyak diminati juga bisa jadi mengandung bahan kimia berbahaya.

Solusi Mengatasi Bahaya Pengharum Ruangan


(foto: Google Images)

Langkah paling awal untuk mengurangi bahaya pengharum ruangan adalah menggunakannya di waktu yang tepat. Yaitu pada saat tidak ada orang dalam ruangan tersebut, terlebih ruangan tersebut tidak memiliki ventilasi yang mengatur keluar masuknya udara.

Ada juga dapat mulai memilih pengharum ruangan yang anda gunakan sehingga bahaya pengharum ruangan dapat diminimalisir.

Selain tentu saja dengan memilih pengharum ruangan yang berbahan alami, anda bisa pindah sedikit demi sedikit ke pengharum ruangan berbahan dasar air yang jauh lebih aman.

Meski ketahanannya hanya sekitar 3-5 jam, ini lebih baik dari pengharum ruangan berbahan dasar minyak yang menggunakan banyak kandungan zat kimia.

Beberapa zat kimia yang sudah dilarang penggunaannya oleh pemerintah adalah musk, geranyl nitrile, ambrette, dan zat kimia 7-methylcoumarin. Anda harus pastikan tidak ada bahan-bahan ini pada wewangian yang anda gunakan sehingga memperkecil bahaya pengharum ruangan.

Solusi lain untuk menghindari bahaya pengharum ruangan adalah menggunakan zat anti bau atau penyerap bau berupa karbon aktif silika gel. Pada dasarnya, penyerap bau hanya akan menyerap bau tidak sedap.

Sehingga tidak akan bekerja seperti pengharum ruangan yang memberikan aroma wangi di dalam ruangan anda.

Jadi, untuk anda yang sudah ketergantungan dengan pengharum ruangan, alangkah baiknya jika anda mulai menggunakan wewangian alami agar terhindar dari bahaya pengharum ruangan yang sangat beresiko untuk kesehatan anda.

Gunakan Wewangian Alami Untuk Menghindari Bahaya Pengharum Ruangan


(foto: Prelo)

Selain dengan membersihkan ruangan secara teratur dan memasang ventilasi yang cukup serta memastikan ruangan mendapat sirkulasi udara yang baik, anda juga dapat menggunakan pengharum alami untuk menghindari bahaya pengharum ruangan.

Ada banyak cara untuk menghilangkan bau tidak sedap serta memberikan aroma yang natural dan aman untuk kesehatan. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Tempatkan tanaman yang dapat membersihkan udara dengan natural seperti lidah buaya dan herbras.

  2. Gunakan kayu yang dapat mengeluarkan aroma harum seperti kayu cemara dan cendana.

  3. Gunakan arang bambu dalam kemasan untuk menyerap bau tidak sedap di toilet dan tempat-tempat lainnya.

  4. Teteskan minyak esensial ke buah pinus (pine cones). Kita bisa meneteskan minyak natural dengan aroma apa saja yang kita suka seperti kayu manis, lavender, dan lain sebagainya. Letakkan buah pinus di keranjang setelah meneteskan minyak.

  5. Ambil jeruk dan tusuk dengan cengkeh di banyak bagian. Bau kombinasi antara jeruk dan cengkeh akan menghasilkan bau yang amat segar.

  6. Masukkan jeruk dan kayu manis batangan di semangkuk air.

  7. Celup teh rasa mint di dalam air panas dan biarkan bau mint menguar ke seluruh penjuru ruangan.

Author:

Ananda Bayu Pangestu