Bunga Anuitas, Cara Menghitung beserta Kelebihan dan Keku...

Bunga Anuitas, Cara Menghitung beserta Kelebihan dan Kekurangannya

- Citra Purnamasari
Bunga Anuitas, Cara Menghitung beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Foto: realtor.com

Istilah bunga anuitas mungkin masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Padahal mengetahui apa itu bunga anuitas dapat membantu Anda membayar angsuran, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Bunga anuitas merupakan cara perhitungan bunga yang mengatur jumlah angsuran pokok ditambah angsuran bunga.

Ini dilakukan agar perhitungan bunga sendiri sama setiap bulannya.

Pada prosesnya, porsi bunga di awal cicilan akan sangat besar sementara angsuran pokok sangat kecil.

Namun ketika menjelang akhir periode kredit, porsi angsuran pokok akan sangat besar sementara porsi bunganya kecil.

Secara umum, bunga anuitas terdiri atas empat jenis. Agar tidak keliru, simak penjabarannya di bawah ini.

Baca juga:

Jenis Suku Bunga KPR, Wajib Diketahui Sebelum Kredit

Jenis-Jenis Bunga Anuitas

Anuitas Biasa (Ordinary Annuity)

Jenis Jenis Bunga Anuitas

Foto: housing.com

Anuitas biasa atau sederhana merupakan jenis anuitas yang umum digunakan dalam perbankan.

Pengertian dari anuitas biasa adalah sistem pembayarannya yang dibayarkan pada akhir periode, misalnya pembayaran hipotek.

Anuitas Jatuh Tempo (Due Annuity)

Selanjutnya ada anuitas jatuh tempo, yang merupakan kebalikan dari jenis anuitas biasa. 

Jenis anuitas satu ini memiliki sistem pembayaran yang dilakukan pada awal periode, misalnya pembayaran premi asuransi.

Anuitas Tangguhan (Deferred Annuity)

Anuitas tangguhan dapat dikatakan sebagai perpaduan antara anuitas biasa dan jatuh tempo.

Sistem pembayarannya dilakukan ketika periode sudah berjalan selama beberapa waktu, dengan cara pembayaran ditangguhkan.

Contoh anuitas tangguhan misalnya pembayaran tagihan asuransi, iuran dana pensiun, dan pembayaran bunga deposito.

Baca juga:

Cara Menghitung Angsuran KPR yang Mudah untuk Dipahami

Anuitas Langsung (Immediate Annuity)

Terakhir ada bunga anuitas langsung. Jenis anuitas ini menerapkan sistem penerimaan secara langsung tanpa ada penundaan periode. 

Pembayarannya pun rutin dengan jumlah tertentu. Secara prinsip, anuitas langsung hampir serupa dengan anuitas biasa.

Sistem pembayarannya pasti, contohnya seperti cicilan ketika membeli kendaraan bermotor.

Cara Menghitung Bunga Anuitas

Cara Menghitung Bunga Anuitas

Foto: dnaindia.com

Metode perhitungan bunga anuitas adalah dengan mengatur jumlah cicilan pokok ditambah angsuran bunga yang dibayar setiap bulan.

Komposisi bunga pada masa awal terbilang sangat besar, sementara komposisi angsuran pokok sangat kecil.

Sistem bunga anuitas ini diterapkan pada angsuran jangka panjang, termasuk cicilan KPR.

Sebagai gambaran, berikut rumus perhitungannya:

Bunga = SP x i x (30/360)

Keterangan:

  • SP adalah saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya
  • i adalah bunga per tahun
  • 30 adalah jumlah hari dalam satu bulan
  • 360 adalah jumlah hari dalam satu tahun

Perhitungan bunga anuitas tak hanya sampai di situ saja, ada rumus lain yang wajib diketahui guna menghitung total angsuran, yakni:

TA = P x i x [(1+i)xt) / (1+i)t – 1)]

Keterangan:

  • TA adalah Total angsuran
  • P adala Pokok pinjaman
  • i adalah bunga yang dikenakan
  • t adalah jangka waktu pinjaman

Baca juga:

Ketahui Pajak Beli Rumah dan Cara Hitungnya sebelum Beli Hunian

Kelebihan dan Kekurangan Bunga Anuitas

Kelebihan dan Kekurangan Bunga Anuitas

Foto: dnaindia.com

Bunga anuitas rupanya memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri.

Kelebihan bunga anuitas adalah memberi kemudahan bagi nasabah untuk melakukan pembayaran dan menerima return investasinya.

Tidak hanya itu, total angsuran yang tetap memberikan kemudahan untuk Anda yang hendak membayar cicilan.

Meski di awal cicilan terasa besar, namun nilai bunga yang semakin berkurang seiring berakhirnya waktu kredit, membuat nasabah juga lebih mudah menentukan perencanaan keuangan.

Apalagi ketika Anda mencicil KPR, tentu bunga anuitas bisa dihitung guna memberi gambaran besaran angsuran hingga akhir periode.

Walaupun ada perubahan komposisi besaran cicilan pokok dan bunganya, tapi dari segi nominal tetap sama.

Sedangkan kekurangan dari bunga anuitas adalah perhitungannya yang cenderung lebih rumit.

Tidak cukup hanya menggunakan kalkulator, proses perhitungan lebih mudah memakai software seperti Microsoft Excel.

Namun bukan berarti Anda tidak bisa menghitung bunga anuitas secara mandiri, tinggal gunakan rumus di atas untuk mengetahui total angsuran per bulan.

Tidak hanya itu, banyak juga yang beranggapan bahwa bunga anuitas memberi kerugian bagi nasabah.

Ini dikarenakan proporsi cicilan banyak dibayarkan untuk bunga, sementara tagihan pokok hanya berkurang sedikit.

Itulah penjelasan mengenai bunga anuitas yang perlu Anda ketahui, terutama ketika hendak melakukan pengajuan KPR.

Jangan lupa untuk mengintip berbagai proyek hunian dari berbagai pengembang kenamaan Indonesia melalui situs 99.co Indonesia.

Beberapa perumahan yang mungkin menarik perhatian Anda, ialah Mustika Park Place, Paradise Serpong City, dan Samira Regency.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Author

Citra Purnamasari