8 Cara Jitu Menawar Rumah supaya Untung

24 Feb 2021 - Miyanti Rahman

8 Cara Jitu Menawar Rumah supaya Untung

Cara jitu menawar rumah adalah skill yang harus kamu kuasai apabila tertarik untuk beli rumah second alias bekas.

Jual beli rumah bekas tentunya memberikan pengalaman berbeda dari beli rumah baru yang dijual oleh perusahaan pengembang.

Ketika beli rumah bekas, keterampilan negosiasi akan diuji. Jika berhasil, maka kamu berpeluang mendapatkan banyak keuntungan!

Bahkan, ada kesempatan mendapatkan hunian yang harganya jauh di bawah harga pasar, menarik bukan?

Oleh karena itu, 99.co akan mengulas cara jitu menawar rumah. Namun sebelumnya, pahami dulu apa itu negosiasi.

Apa Itu Negosiasi?

Pada iklan jual rumahoffline maupun online—tidak hanya ada informasi harga dan nomor kontak agen yang dapat dihubungi.

Selain itu, sering kali terdapat keterangan harga nego yang berarti penawaran harga jual masih dapat dikurangi.

Nego adalah sebuah bentuk interaksi untuk saling menyesuaikan antara pihak-pihak yang memiliki tujuan bertentangan.

Dengan dilakukannya negosiasi, diharapkan semua pihak mencapai kesepakatan yang sama-sama memuaskan.

Proses negosiasi ini dapat dilakukan secara formal maupun informal, nah negosiasi informal disebut juga lobi.

Ketika nego harga rumah, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh calon pembeli dan akan diulas pada pembahasan berikut.

cara jitu menawar rumah

8 Cara Menawar Harga Rumah

Siapa tidak ingin beli rumah dengan harga di bawah bujet yang dianggarkan? Tampaknya, ini merupakan keinginan setiap orang.

Nah, supaya hal tersebut dapat diwujudkan, kamu harus menguasai cara menawar harga rumah.

Lantas, langkah-langkah apa saja yang harus disiapkan agar dapat melakukan negosiasi sesuai harapan?

Cari Tahu Harga Pasar

Sebelum melakukan negosiasi untuk menawar harga rumah, tentunya kamu harus tahu harga pasar.

Perlu dicatat bahwa harga pasar landed house tidak sama di setiap daerah, sehingga kamu perlu melakukan riset mendalam.

Kelompokkan rumah berdasarkan tipe dan ukuran, lalu amati rata-rata harganya, apakah sesuai dengan hunian yang kamu tandai?

Jika rumah idaman sudah ditemukan, maka pastikan penawaran harga jualnya cocok dengan hasil pengamatanmu.

Namun apabila belum ada harga yang cocok, lakukan negosiasi hingga tercapai kesepakatan bersama.

Jangan Terbawa Perasaan

Baik, rumah yang akan dibeli sudah ditandai, dan kebetulan kamu sangat menyukainya, lalu apa yang harus dilakukan?

Sebelum dan saat negosiasi dilakukan, pastikan dirimu tidak terbawa perasaan agar rumah tetap dilihat secara objektif.

Jika terbawa perasaan, maka negosiasi akan dikontrol oleh penjual rumah dan dia akan memanfaatkan situasi yang kamu alami.

Akibat terbawa perasaan, kemungkinan besar kamu akan terburu-buru dan tidak berpikir panjang.

Intinya, setelah tertarik dengan properti dijual, jangan langsung tergoda saat penjual rumah memberikan penawaran harga.

Kendalikan Negosiasi

cara jitu menawar rumah

Seperti yang sudah dijabarkan di atas, sikap objektif sangat diperlukan supaya kamu dapat mengendalikan negosiasi.

Namun perlu dicatat bahwa meskipun kamu yang mengendalikannya, tetaplah bersikap fleksibel.

Ingat, saat negosiasi jangan terburu-buru, lakukan tiga hingga empat kali survei dan lakukan tarik ulur kepada penjual.

Di sini kamu harus menyiapkan strategi dan taktik tertentu supaya dapat melakukan pendekatan terbaik.

Lalu, pahami komunikasi verbal dan non verbal seperti sisi artikulasi, intonasi, dan pemilihan kata-kata.

Perhitungkan Potensi Cashback

Tentunya kamu sudah melakukan beberapa kali survei harga rumah, selanjutnya hitung potensi keuntungan.

Jadi, jangan asal lempar penawaran harga, bandingkan dahulu perbandingan harga pasarnya.

Nah, dari hasil perhitungan tersebut, barulah lempar penawaran yang layak dan sekiranya dapat menguntungkan dari segi finansial.

Lalu, jangan lupa pertimbangkan biaya-biaya lainnya yang harus dikeluarkan saat beli rumah.

Contohnya biaya cek sertifikat, balik nama, pajak dan lain-lain, biaya-biaya ini jumlahnya tidak sedikit, jadi harus diperhitungkan.

Tentukan Batas Maksimal Penawaran

Negosiator yang baik adalah mereka yang sudah melakukan persiapan matang sebelum berkompromi dengan lawan bicaranya.

Begitu pula dengan calon pembeli rumah, di mana harus berperan sebagai negosiator andal yang mampu berkompromi dengan baik.

Ketika proses negosiasi berlangsung antara dirimu dan penjual rumah, batas maksimal harga penawaran harus sudah disiapkan.

Namun jika penjual rumah sulit menerima batas maksimal harga yang kamu ajukan, maka sebaiknya jangan membuang waktu.

Lekas cari rumah idaman lainnya apabila memungkinkan, nah dengan begini kamu pun tidak akan terlalu terbawa perasaan.

Jangan Sebut Harga Dulu

cara jitu menawar rumah

Ketika melakukan negosiasi dengan penjual rumah, jangan pernah menjadi pihak yang menyebutkan harga terlebih dahulu.

Simpan dulu batas maksimal harga penawaran versimu hingga penjual rumah mengajukan harga jual dan batas akhir penawarannya.

Setelah itu, biasanya penjual rumah akan menanyakan berapa harga yang ingin kamu tawarkan, dan di sinilah kamu mulai beraksi.

Ketika mengajukan penawaran harga, sebaiknya berikan harga yang lebih rendah terlebih dahulu untuk dikompromikan.

Misalnya, jika batas maksimal penawaran harga Rp1.000.000.000,00, maka ajukanlah penawaran di harga Rp800.000.000,00.

Jangan Mudah Terpengaruh

Selain jangan terbawa perasaan, kamu pun sebaiknya jangan mudah terpengaruh, terutama oleh penjual rumah.

Dalam kasus jual beli rumah, biasanya yang berperan sebagai penjual hunian bukan hanya pemilik saja, tetapi ada pula broker.

Oleh karena itu, penting untuk membekali diri dengan pengetahuan mengenai seluk-beluk properti.

Nah, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ada berbagai sumber informasi yang dapat dimanfaatkan, salah satunya laman Panduan 99.co.

Di laman kami banyak informasi seputar dunia properti, mulai dari tips dan trik hingga rekomendasi rumah yang patut dimiliki.

Minta Waktu

Rupanya, setelah negosiasi mengenai harga selesai, masih ada negosiasi lanjutan dalam proses jual beli rumah ini.

Negosiasinya berkaitan dengan jangka waktu pembayaran, khususnya kalau kamu beli rumah dengan sistem kredit bank.

Bank biasanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk mencairkan dana yang kamu butuhkan.

Sehingga, kamu pun harus meminta tenggang waktu lebih lama kepada penjual rumah untuk membayarnya.

Tidak perlu khawatir, karena hal ini biasa terjadi dalam proses jual beli rumah dan penjual rumah akan memakluminya.

Nah, itu dia cara jitu menawar rumah yang perlu kamu kuasai. Bagaimana, sudah menemukan hunian idamanmu?

Jika belum, maka kunjungi saja laman rumah dijual 99.co, karena di sini banyak sekali referensi properti dari seluruh Indonesia.

Misalnya, rumah dijual di Bekasi yang dipatok dengan harga bersahabat, yaitu di kisaran Rp600.000.000,00.

Harga tersebut tentu sepadan dengan capital gain yang dapat kamu peroleh, sehingga terbilang murah.

Ada pun salah satu contoh perumahan dengan unit di kisaran harga itu, antara lain Samira Regency dan masih banyak lagi.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Author:

Miyanti Rahman