Mudah! Inilah Cara Jual Rumah ke Bank Anti Ribet!

4 Mei 2020 - Rachmi Arin Timomor

Mudah! Inilah Cara Jual Rumah ke Bank Anti Ribet!

Menjual rumah memang memerlukan waktu yang tidak sebentar. Jual rumah memerlukan metode dan promosi yang cukup melelahkan karena dilakukan secara berkala seiring perkembangan harga pasar.

Terutama jika ternyata rumah yang akan dijual tidak memiliki lokasi yang strategis atau kondisi yang sudah tidak kokoh. Nah, jika Anda ingin menjual rumah dengan cara yang mudah tanpa ribet, Anda bisa menjual rumah ke bank.

Cara menjual rumah ke bank adalah cara yang mudah dan tidak rumit. Berikut ini adalah cara jual rumah ke bank yang mudah dan bisa Anda coba. Simak selengkapnya, ya!

Keuntungan Menjual Rumah ke Bank

Menjual rumah menjadi perkara gampang-gampang susah. Mungkin bagi yang tidak familiar dengan cara jual rumah ke pihak bank, cara ini akan dianggap susah dan ribet. Namun pada kenyataannya, dengan mengetahui prosedur dan cara yang tepat, jual rumah ke bank adalah cara yang mudah.

Nah, sebelum mengetahui informasi lebih lanjut mengenai cara jual rumah ke bank, berikut ini adalah keuntungan menjual rumah ke bank:

  1. Terjual Lebih Cepat

Bank merupakan institusi keuangan yang memiliki jaringan yang luas. Bank dapat mengelola nasabah, klien dan masih banyak lainnya sehingga memiliki kekuatan dan kelebihan dalam mempromosikan suatu produk dengan sangat baik. Bank pun memiliki prosedur sendiri dalam cara cepat jual rumah.

Keuntungan lainnya adalah bank akan memberikan promosi penuh baik secara online maupun offline. Dengan jual rumah ke bank, rumah Anda pun akan terjual lebih cepat.

  1. Lebih Aman

Bank memiliki beragam program kredit seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang jadi program unggulan dan banyak diminati. 

Dengan banyaknya pengguna program kredit dari bank, maka dipastikan setiap proses yang dilakukan oleh pihak bank terutama untuk produk properti akan sangat terjamin keamanannya.

Bukan hanya untuk KPR namun juga untuk jual rumah ke bank. Bank pun memiliki jaringan dan program khusus untuk jual rumah. Bank yang merupakan lembaga dengan sistem yang telah terjamin akan memiliki metode penjualan rumah yang tentunya akan menguntungkan kedua belah pihak.

Selain rumah dijual cepat, bank pun akan menjamin keamanan dokumen berupa sertifikat, legalitas properti, dan lain sebagainya sehingga Anda tidak perlu khawatir mengenai keamanan dokumen Anda selama rumah belum terjual.

  1. Mendapatkan Harga Penuh


Keuntungan yang terakhir saat Anda menjual rumah ke bank adalah akan mendapatkan harga jual secara penuh. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan, bukan?

Sistem yang biasanya bank gunakan adalah dengan membayarkan terlebih dahulu harga jual rumah yang Anda inginkan untuk mewakili pembeli. Setelah itu, pembeli akan melunasi uang yang dibayarkan dengan cara kredit ke bank tersebut.

Cara Jual Rumah ke Bank


Setelah mengetahui keuntungan jual rumah ke bank, berikut ini akan dipaparkan cara jual rumah ke bank yang tentunya akan menjadi panduan bagi Anda. Simak selengkapnya!

  1. Memilih Bank

Sebagai salah satu institusi terpercaya dan terjamin, bank dapat menjadi salah satu fasilitas untuk menjual properti baik tanah atau rumah. 

Bank akan membantu segala proses penjualan seperti dokumen, mencari calon pembeli hingga segi promosi. Maka dari itu, tahap awal dari cara jual rumah ke bank adalah dengan memilih bank yang terpercaya dan memiliki sistem yang baik.

Anda dapat memulainya dengan mencari beberapa bank yang memiliki program kredit untuk sistem KPR. Jangan lupa untuk menilai bank yang Anda pilih dengan melihat sistem riwayat, track-record dan prosedur untuk KPR. 

Anda pun dapat menilai profesionalisme para staf yang nantinya akan mengurus segala tahap dari prosedur yang akan dilakukan. Pastikan Anda mengetahuinya dengan jelas tanpa ada kekhawatiran apapun.

  1. Mengikuti Prosedur Bank

Tahap yang selanjutnya adalah mengikuti prosedur yang telah diinstruksikan pihak bank. Pada tahap ini pastikan Anda menanyakan syarat hingga proses yang akan berlangsung untuk cara jual rumah ke bank.

Pastikan Anda mengetahui dengan jelas mengenai prosedur dan ketentuan yang akan bank terapkan. Biasanya, bank akan meminta kelengkapan dokumen dari rumah yang akan dijual yang kemudian akan disimpan oleh bank.

Anda harus memeriksa seluruh kelengkapan dokumen tersebut yang meliputi Sertifikat Hak Milik (SHM), Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan lain sebagainya. Pastikan untuk melengkapi dokumen tanpa ada satupun kekurangan atau outdated.

  1. Menentukan Harga Jual Rumah

Tahap yang terakhir biasanya menjadi tahap yang memerlukan banyak perhitungan. Bila Anda bingung untuk menentukan harga jual rumah, Anda dapat menentukannya dengan menjumlahkan harga bangunan juga harga tanah.

Anda pun bisa menentukan berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sesuai dengan daerah rumah yang Anda jual. 

Namun jika Anda masih kebingungan untuk menentukan harga jual rumah, Anda bisa menghubungi agen properti yang akan membantu memberikan gambaran berbagai hal termasuk harga pasar terkini untuk menjadi standar minimal bagi harga rumah yang akan dijual. 

Selain itu, Anda pun dapat meminta bantuan konsultan dari pihak bank untuk menentukan harga jual rumah seperti appraisal dari bank yang telah memiliki sertifikasi.

Tips Jual Rumah ke Bank

Selanjutnya yang perlu diketahui adalah tips sebelum jual rumah ke bank. Dengan beberapa tips ini, Anda akan tahu segala persiapan yang perlu dilakukan. Simak selengkapnya.

  1. Cek Kondisi Rumah

Sebelum jual rumah ke bank, ada baiknya untuk melakukan cek kondisi rumah. Untuk mengecek kondisi rumah, pastikan Anda melakukannya secara menyeluruh meliputi spesifikasi bangunan, kelebihan dan kekurangannya. 

Anda pun dapat melihat kondisi eksternal rumah seperti arah hadap rumah, tipe bangunan, lingkungan yang bebas banjir serta usia bangunan.

Untuk kondisi internal, yang harus diperhatikan di dalam rumah sebelum menentukan harga jual adalah dapur, kamar mandi, atap, langit-langit, lantai, aliran air, pembuangan dan juga sambungan listrik. 

Selain itu, juga harus memperhatikan eksterior rumah dan pendukung lainnya seperti dinding, area taman dan pagar.

Adapun cara mengantisipasi sebelum menurunkan harga jual yaitu, dengan melakukan perbaikan agar dapat mempertahankan harga rumah. Tentunya kamu pun bisa mengakumulasikan biaya perbaikan untuk dijadikan sebagai harga nilai jual.

  1. Survei Bank

Tips yang selanjutnya adalah dengan melakukan survei bank yang akan Anda pilih. Anda bisa survei berbagai bank sebelum menjual rumah ke bank. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui bank yang lebih berpotensi menjual rumah Anda.

Anda bisa melakukannya dengan mengecek sistem riwayat, track-record dan prosedur untuk KPR. Anda pun bisa menilai profesionalitas staf yang akan mengurus proses penjualan rumah.

Setelah Anda survei, pastikan Anda melakukan perbandingan untuk menentukan pilihan bank yang tepat.

  1. Survei Harga Pasar


Sebelum menjual rumah, pastikan Anda menyurvei harga jual rumah terkini, khususnya di lokasi properti Anda berada. Hal tersebut bisa Anda lakukan dengan mengecek NJOP di kawasan sekitar rumah.

Jika Anda masih kebingungan untuk menentukan harga jual, Anda bisa melakukan survei dengan beberapa harga rumah untuk perbandingan harga dan menentukan nilai minimum penjualan.

Meski pada umumnya nilai pasar akan mematok harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai NJOP, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan harga jual rumah dengan harga yang setara dengan harga pasar.

Anda pun dapat membuka situs jual rumah atau portal properti seperti 99.co Indonesia yang sudah memiliki fitur untuk survei harga pasar dengan analisis properti, rating wilayah, perbandingan harga properti dan pergerakan harga. 

Nah itulah keuntungan, tips dan cara jual rumah ke bank yang dapat menjadi informasi untuk Anda. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, ya!

Author:

Rachmi Arin Timomor