Cara Membuat Lubang Biopori di Rumah. Mudah dan Murah!

24 Nov 2020 - Yuhan Al Khairi

Cara Membuat Lubang Biopori di Rumah. Mudah dan Murah!

Bagi masyarakat perkotaan, banjir adalah salah satu masalah yang terus berulang setiap tahunnya. 

Padatnya pembangunan di kota-kota besar membuat lubang resapan air semakin berkurang.

Apalagi dengan curah hujan yang tinggi seperti sekarang ini, penting untuk mengetahui cara membuat lubang biopori di rumah agar terhindar dari masalah tersebut.

Perlu diketahui, biopori merupakan lubang resapan air yang dibuat lurus menjorok ke dalam tanah. 

Umumnya lubang ini berdiameter 10-30 cm, dengan ciri tidak memiliki muka air tanah dangkal.

Di dalam lubang biopori biasanya dimasukkan tumpukan sampah organik. Hal ini dimaksudkan, agar sampah tersebut menjadi sumber makanan bagi biota tanah layaknya cacing dan akar tumbuhan.

Selain menjadi lubang resapan air saat banjir, biopori juga menyimpan segudang manfaat lainnya, lho. 

Untuk mengetahui hal tersebut, simak ulasan lengkapnya di bawah ini, ya.

Manfaat Lubang Biopori

  • Membantu Menyuburkan Tanah

cara membuat lubang biopori

Foto: genagraris.id

Manfaat biopori pertama selain untuk mencegah banjir adalah membantu menyuburkan tanah. 

Lahan yang ada lubang bioporinya biasanya lebih subur dibanding yang tidak. Hal ini dikarenakan sampah-sampah organik yang ditimbun di dalam lubang tersebut. 

Sampah organik yang terbuai, nantinya akan menjadi pupuk kompos alami yang ampuh menyuburkan tanaman.

  • Menambah Suplai Air Tanah

Dengan adanya lubang biopori, lahan yang tadinya tandus menjadi lebih sehat. 

Hal ini disebabkan, oleh air yang masuk ke lubang tersebut, lalu mengendap dan menambah volume air di dalam tanah.

  • Mengurangi Sampah Organik

Kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik untuk lubang biopori bisa jadi kebiasaan yang baik. 

Dengan begitu, suplai sampah rumah tangga jadi berkurang dan lingkungan terasa lebih sehat.

  • Membuat Tanaman Lebih Sehat

Mungkin kamu bertanya-tanya, apa untungnya memberi makan biota tanah dengan sampah organik? 

Salah satu alasannya adalah untuk menyuburkan tanaman yang ada di sekitar lahan.

Nantinya, makhluk tanah tersebut akan mengikat nitrogen yang dihasilkan dari sampah organik. 

Kadar nitrogen yang tinggi sangat baik bagi akar tumbuhan, hal ini membuatnya jadi lebih sehat dan kuat.

Baca juga:

Kaya Manfaat, Ini 5 Cara Membuat Tanah Humus Sendiri

Cara Membuat Biopori di Rumah

cara membuat lubang biopori

Foto: mdpi.com

Cara membuat lubang biopori sebenarnya cukup mudah. 

Pertama-tama, siapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat biopori, seperti pipa paralon, alat bor tanah, kawat dan sampah organik.

Setelah semua bahan tersedia, berikut cara membuat lubang biopori di rumah yang bisa kamu ikuti:

  1. Tentukan lokasi tanah sebagai tempat lubang biopori;
  2. Basahi tanah dengan air agar permukaannya lebih gembur dan mudah dilubangi;
  3. Lubangi tanah dengan posisi tegak lurus menggunakan bor tanah atau bor biopori;
  4. Pastikan lubang yang kamu buat sedalam 1 meter dengan diameter 10-30 cm;
  5. Masukkan pipa paralon atau PVC ke dalam lubang. Pastikan kamu membeli pipa sesuai ukuran yang sama dengan lubang ya, agar pipa tersebut bisa masuk secara sempurna;
  6. Isi lubang biopori dengan sampah organik yang sudah disiapkan; lalu
  7. Tutup lubang tersebut dengan kawat atau penutup pipa paralon yang sudah dilubangi.

Dalam beberapa hari, sampah organik yang dimasukkan ke dalam lubang biopori akan memicu biota tanah, seperti cacing, semut dan akar tanaman membuat rongga kecil di dalam tanah.

Rongga-rongga tersebutlah yang nantinya bertugas sebagai resapan, sehingga air yang tergenang di atas tanah bisa masuk dan menjadi suplai air tanah. Begitulah kira-kira cara lubang biopori bekerja.

Cara Merawat Lubang Biopori

cara membuat lubang biopori

Jangan pikir tugas kita selesai setelah membuat lubang biopori, ya.

Nyatanya lubang tersebut harus dirawat dan dipelihara dengan baik, agar fungsinya sebagai resapan air tetap berjalan lancar.

Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan sebagai cara merawat lubang biopori, di antaranya:

  1. Jangan lupa mengisi lubang biopori dengan sampah organik setiap 5 hari sekali;
  2. Diamkan sampah yang sudah terisi mengendap selama 3 bulan hingga menjadi kompos; dan
  3. Angkat kompos yang sudah jadi, lalu isi kembali lubang biopori dengan sampah yang baru.

Bagaimana, cukup sederhana ‘kan cara membuat dan perawatan lubang biopori? 

Tidak cuma itu, kompos yang sudah jadi tadi juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman yang ampuh, lho.

Selamat mencoba!

Baca juga:

Jangan Salah, Begini Cara Pemasangan Paving Block yang Benar

Author:

Yuhan Al Khairi