Cara Menghitung Tarif PDAM Rumah Tangga secara Akurat

30 Nov 2020 - Yuhan Al Khairi

Cara Menghitung Tarif PDAM Rumah Tangga secara Akurat

Mengalami lonjakan harga konsumsi air secara tiba-tiba tentu sangat menjengkelkan. 

Agar terhindar dari masalah tersebut, penting untuk tahu cara menghitung tarif PDAM rumah tangga secara akurat.

Perlu diingat, lonjakan tarif PDAM sendiri bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari ketentuan tarif dasar yang berubah, konsumsi air yang boros, kebocoran pipa hingga kesalahan perhitungan.

Bagi pengguna meteran mekanikal, cara membaca meteran PDAM tersebut sebenarnya cukup mudah. 

Kamu hanya perlu memeriksa angka meteran, yang terdiri dari warna hitam dan warna merah.

Supaya lebih jelas terkait cara menghitung tarif PDAM rumah tangga, simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga:

Patut Dicoba, 5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Golongan Tarif PDAM Tahun 2020

cara menghitung tarif pdam

Sebelum masuk ke cara menghitung tarif PDAM, perlu diketahui jika penetapan iuran air disesuaikan dengan golongan pelanggan, seperti Golongan Sosial, Rumah Tangga, Niaga hingga Industri.

Masing-masing golongan tersebut juga dibagi ke dalam beberapa kategori, seperti Golongan Sosial 1A, 1B, dan 2A1; Rumah Tangga 2A1, 2A2, 2A3, 2A4, dan 2B; Niaga 3A dan 3B; serta Industri 4A dan 4B.

Semakin besar konsumsi air per bulan, maka semakin tinggi tarif dasar pelanggan yang dibebankan. 

Agar tidak bingung, perhatikan tabel golongan tarif PDAM Bandung khusus rumah tangga berikut ini:

Pemakaian (m3)

Golongan Rumah Tangga

2A1

2A2

2A3

2A4

2B

1-10

1.000

2.000

2.600

3.300

2.100

11-20

1.600

3.600

4.600

6.000

3.800

21-30

2.300

5.700

7.400

9.400

6.000

>30

5.500

8.800

10.700

12.600

8.500

*Tarif di atas ditentukan sesuai Peraturan Walikota No. 270/2013, besarannya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti ketentuan dan peraturan pemerintah

Tidak cuma golongan, tarif dasar PDAM di tiap daerah juga berbeda-beda. 

Itu sebabnya, untuk tahu berapa tarif PDAM di daerahmu, kunjungi kantor PDAM setempat atau melalui laman resmi mereka.

Meski begitu, rerata orang Indonesia biasanya masuk pada golongan rumah tangga menengah (2A3). 

Sehingga, kisaran harga tersebut bisa dijadikan acuan sebagai cara menghitung tarif PDAM rumah.

Cara Menghitung Tarif PDAM Rumah Tangga

cara menghitung tarif pdam

Seperti yang telah disebutkan, cara menghitung tarif PDAM rumah tangga adalah dengan membaca angka konsumsi air yang tertera di meteran, lalu kalikan dengan tarif dasar air yang dikenakan.

Bukan cuma itu, total iuran air per bulan biasanya sudah termasuk dengan biaya-biaya lain, di luar tarif pemakaian air masyarakat.

Untuk lebih jelasnya, berikut simulasi perhitungan tarif PDAM rumah.

Simulasi Perhitungan Tarif PDAM Rumah

Sebelumnya, mari kita asumsikan jika konsumsi air di rumahmu mencapai 30 m3 per bulannya. 

Lalu, golongan tarif yang dibebankan sebesar Rp10.700 atau Golongan Rumah Tangga 2A3.

Dengan begitu, cara menghitung tarif PDAM rumah tangga tersebut adalah:

30 x Rp10.700 = Rp321.000

Nominal di atas hanya tarif konsumsi air saja, setelah mendapatkan angka tersebut jumlahkan dengan biaya administrasi air minum dan biaya pemeliharaan meteran air per bulannya.

Besaran kedua biaya tersebut berbeda-beda di setiap daerah. Khusus Kota Bandung, biaya admin dikenakan Rp10.000 per bulan dan biaya pemeliharaan tergantung pada ukuran meternya, seperti:

  • Ukuran meter 0.5 inci sebesar Rp7.000 per bulan
  • Ukuran meter 1 inci sebesar Rp43.000 per bulan
  • Ukuran meter 1,5 inci sebesar Rp72.000 per bulan
  • Ukuran meter 2 inci sebesar Rp129.000 per bulan
  • Ukuran meter 3 inci sebesar Rp158.500 per bulan
  • Ukuran meter 4 inci sebesar Rp187.000 per bulan

Nah jika sudah, mari kita asumsikan kembali jika ukuran meteranmu mencapai 0.5 inci. 

Sehingga, total biaya yang harus dikeluarkan sebagai tarif PDAM rumahmu adalah sebesar:

Rp312.000 + Rp7.000 = Rp319.000 per bulan

Baca juga:

9 Cara Menghemat Air yang Bisa Dilakukan di Rumah

Cara Bayar Tagihan PDAM

cara menghitung tarif pdam

Cara bayar tagihan PDAM sendiri sebenarnya ada beberapa macam. Selain mendatangi loket PDAM terdekat, berikut beberapa cara lain yang bisa kamu lakukan untuk membayar tagihan tersebut:

  • Lewat Layanan M-Banking

Bagi pengguna M-Banking, membayar tagihan PDAM bukanlah hal yang sulit. Hampir semua layanan perbankan di Indonesia menyediakan fasilitas pembayaran air melalui laman dan aplikasi mereka.

Yang perlu kita lakukan hanyalah mengakses laman dan aplikasi tersebut, kemudian masuk ke fitur pembayaran tagihan PDAM.

Setelah itu, bayar tagihan airmu sesuai dengan nominal yang tertera.

  • Bayar di Minimarket

Beberapa convenience store atau minimarket juga menyediakan layanan pembayaran tagihan air, lho.

Cara bayar tagihan PDAM di minimarket pun cukup mudah, sampaikan kepada kasir jika kamu ingin membayar tagihan air. Lalu, sebutkan nomor pelangganmu dan bayar sesuai tagihan yang dikenakan.

  • Manfaatkan Aplikasi Super

Super App atau Aplikasi Super seakan jadi primadona baru di masyarakat. Banyak orang menggunakan aplikasi ini untuk segala keperluan, mulai dari transportasi, jual-beli, hingga membayar tagihan.

Beberapa aplikasi super yang bisa dimanfaatkan sebagai cara bayar air PDAM adalah aplikasi Gojek, Grab, Traveloka, Tokopedia, DANA, OVO, Bukalapak dan sebagainya.

Bagaimana, cukup mudah ‘kan cara menghitung tarif PDAM beserta pembayarannya? Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk kita semua, ya.

Selamat mencoba!

Baca juga:

Cara Menghitung Pemakaian Listrik Rumah secara Mudah dan Cepat

Author:

Yuhan Al Khairi