Semua Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Efek Rumah Kaca

4 Feb 2020 - Rachmi Arin Timomor

Semua Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Efek Rumah Kaca

Isu global warming adalah salah satu isu yang tidak pernah absen  untuk menjadi pembahasan. Global warming atau pemanasan global merupakan top isu yang tidak henti-hentinya dibahas di dunia dengan berbagai macam kasus yang mengancam kesehatan bumi.

Global warming dapat menyebabkan naiknya suhu bumi sehingga menyebabkan 20.000 spesies yang akan terancam punah dan akan segera bertambah jika tidak dicegah sesegera mungkin. 

Salah satu penyebab dari global warming adalah efek rumah kaca. Lalu, apakah efek rumah kaca itu? Bagaimana proses terjadinya, akibat serta dampak juga bagaimana cara untuk mengatasinya?

Berikut pengertian, penyebab, dampak dan cara mengatasi efek rumah kaca.

Efek Rumah Kaca Adalah

Efek rumah kaca adalah istilah untuk penggambaran proses pemantulan sinar matahari yang diserap dan diradiasikan ulang melalui gas rumah kaca. 

Gas rumah kaca pun terdiri dari uap air, CO2, metana, N2O, ozone dan gas kimia buatan.

Rumah kaca sendiri adalah rumah yang seluruhnya terbuat dari kaca seperti atap, dinding, jendela dan pintu. 

Rumah kaca ini biasanya dibangun oleh para petani yang berkebun untuk menanam sayuran, bunga dan buah-buahan.

Manfaat dari rumah kaca sendiri yaitu memiliki efek untuk menghangatkan suhu ruangan saat malam hari. Karena, rumah kaca dapat menangkap hangat dari sinar matahari di dalam ruangan. 

Rumah kaca bekerja dengan cara menangkap cahaya dan panas sinar matahari agar di dalam bangunan, udara akan tetap hangat, 

Proses terjadinya efek rumah kaca adalah terlalu banyaknya gas-gas di atmosfer seperti karbon dioksida yang dapat menahan panas matahari sehingga panas matahari terperangkap di dalam atmosfer bumi. 

Akibat adanya efek rumah kaca, sebagian panas yang seharusnya dipantulkan permukaan bumi diperangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer dan menyebabkan bumi semakin panas dari tahun ke tahun.

Penyebab Efek Rumah Kaca


Efek rumah kaca dapat menyebabkan munculnya gas-gas rumah kaca yang diakibatkan dari meningkatnya konsentrasi gas karbon dioksida dan gas lainnya di atmosfer. 

Meningkatnya gas karbon dioksida atau CO2 disebabkan banyaknya pembakaran bahan bakar minyak, batu bara, bahan bakar organik seperti pembakaran hutan, penggunaan bahan bakar fosil, pencemaran laut, limbah serta gas industri dan tambang.

Hal tersebut merupakan penyebab terjadinya efek rumah kaca, yang dapat berubah menjadi gas metana, H2O, karbondioksida dan gas lainnya yang akan terus berevolusi. 

Dampak Efek Rumah Kaca

Gas yang menjadi penyebab efek rumah kaca sebenarnya diperlukan bumi agar tidak terlalu dingin dan menjadi hangat. 

Namun jika sudah melebihi takar tertentu, efek rumah kaca akan menjadi konsentrasi gas yang berbahaya dan meningkatkan atmosfer bumi semakin panas.

Maka dari itu efek rumah kaca menjadi isu yang diwaspadai oleh bumi karena semakin tingginya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer, maka akan mengakibatkan kerugian bagi bumi seperti berikut.

  • Pemanasan global


Pemanasan global atau global warming yang diakibatkan oleh efek rumah kaca dapat menjadi pemanasan pada bumi semakin tinggi. 

Hal tersebut sudah dibuktikan dengan adanya pencairan salju dan es di Kutub yang mencair dan naiknya temperatur di berbagai tempat di seluruh dunia.

Selain itu dengan adanya pemanasan global akibat kenaikan suhu yang mencapai 1,5°C akan mempercepat risiko kekeringan yang mengakibatkan kebakaran hutan, banjir dan kelaparan karena kekurangan pangan.

  • Meningkatnya permukaan air laut

Meningkatnya permukaan air laut diakibatkan dari naiknya temperatur yang terjadi dari tahun ke tahun. 

Salah satunya dengan mencairnya es di Kutub yang akan menjadi ancaman untuk seluruh ekosistem akan punah.

Saat lapisan atmosfer menghangat, maka air laut pun akan ikut menghangat dan menghasilkan volume air yang semakin besar. Hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya ketinggian permukaan air laut.

Selain itu karena es kutub mencair, maka air laut akan meninggi. Hal tersebut mengakibatkan seluruh populasi yang tinggal di sekitar pantai harus berpindah ke tempat yang lebih tinggi.

  • Perubahan iklim


Efek rumah kaca mengakibatkan perubahan iklim menjadi ekstrim. Salah satunya adalah dengan terjadinya kekeringan ekstrim dengan meningkatnya suhu di permukaan bumi.

Hal tersebut dapat membahayakan seluruh ekosistem yang ada di bumi dan juga membahayakan manusia. 

Selain itu perubahan iklim pun akan meningkatkan air laut menjadi semakin asam karena menerima gas-gas yang berlebih sehingga mengakibatkan musnahnya berbagai macam ekosistem di laut.

Perubahan iklim pun akan meningkatkan suhu global dengan naiknya temperatur udara yang akan semakin lembab dan panas. Hal tersebut karena terjadinya banyak air yang menguap di lautan yang merupakan gas dari rumah kaca.

Perubahan iklim karena efek rumah kaca akan menyebabkan efek insulasi yang ada di atmosfer meningkat dengan uap air yang terlalu banyak, sehingga membentuk awan dalam jumlah yang banyak dan terjadinya suhu panas.

Kelembaban yang tinggi pada suatu wilayah yang hangat pun, akan meningkatkan curah hujan yang tinggi dan rentan terhadap badai, yang akan semakin kering dan air yang lebih cepat menguap.

  • Gangguan ekologis


Efek rumah kaca yang mengakibatkan pemanasan global akan memicu terjadinya migrasi berbagai sistem ekologis. Salah satunya adalah hewan yang tinggal di daerah Kutub akan bermigrasi ke atas pegunungan karena es yang mencair sehingga tidak lagi memiliki tempat tinggal.

Begitu pula dengan hewan-hewan yang berada di hutan. Karena terjadinya pemanasan global yang mengakibatkan kekeringan akan memicu terjadinya kebakaran hutan sehingga para hewan di hutan akan kehilangan tempat tinggal bahkan menyebabkan lumpuhnya sistem ekologis.

Hal tersebut berlaku juga pada tumbuhan yang mengubah arah pertumbuhannya untuk mencari tempat yang baru. Terganggunya sistem ekologis pun akan menyebabkan punahnya banyak spesies.

Cara Mengatasi Efek Rumah Kaca

Kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi efek rumah kaca. Kesadaran tersebut jika dilakukan oleh masyarakat di seluruh dunia akan menyelamatkan  bumi yang sudah tidak sehat dan akhirnya dapat dilakukan perubahan. 

Cara mengatasi efek rumah kaca bisa dilakukan melalui hal yang paling kecil, salah satunya dengan menghemat listrik. Dengan menghemat listrik, kita bisa memulainya dengan mematikan lampu di siang hari. 

Cara lainnya untuk mengatasi efek rumah kaca pun bisa dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengolah sampah. 

Selain itu pun kita bisa mengatasinya dengan melakukan reboisasi, meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi, melakukan pengolahan limbah industri dengan baik dan benar serta selalu menjaga lingkungan.

Dengan terus menjalankan keseharian seperti tersebut, dapat menjadi cara untuk mengatasi efek rumah kaca sehingga akan kembali menghasilkan gas oksigen yang banyak dan kembali stabil. Efek rumah kaca pun akan teratasi.

Nah itulah pengertian, penyebab, dampak dan cara mengatasi efek rumah kaca. Semoga informasi tersebut dapat menjadi rujukan untuk terus menjaga lingkungan, ya!

Author:

Rachmi Arin Timomor