4 Penggunaan Gabion untuk Tampilan Rumah Lebih Hijau

30 Nov 2020 - Ferry Fadhlurrahman

4 Penggunaan Gabion untuk Tampilan Rumah Lebih Hijau

Foto: Pinterest

Bagi Anda yang tidak mengetahui gabion, mungkin akan lebih mengenal istilah bronjong.

Rangkaian kawat yang berisi batu-batu alam, lalu dibangun menjadi dinding. 

Meskipun tujuan utamanya adalah untuk memperkuat pondasi tanah di bagian lereng dan tanah yang curam, sekarang ini justru dinding gabion juga banyak digunakan sebagai pemanis rumah. 

Memang banyak sekali fungsi dari gabion. 

Bahkan tidak sedikit rumah mewah yang salah satu sudutnya menggunakan Gabion. 

Tampilan gabion yang terbuat dari batu-batu alam juga memberikan kesan alami. 

Terutama jika digabungkan dengan halaman dan taman di depan rumah akan memperkental kesan alami yang dicari.

Tentunya ada banyak keunggulan dari gabion jika digunakan di rumah, berikut adalah di antaranya:

  • Fleksibel, dapat mengikuti pergerakan tanah di bawahnya tanpa merusak konstruksi bangunan
  • Tembus air, sehingga dapat mengurangi tekanan tanah aktif, akibat air yang dapat mengalir melalui sela-sela bebatuan isi gabion
  • Ekonomis
  • Konstruksinya sederhana, dapat dikerjakan tanpa mesin berteknologi tinggi
  • Dapat dipasang di lingkungan yang beragam, baik di air atau tempat kering
  • Ramah lingkungan
  • Bobotnya ringan dan mudah dibawa
  • Bisa diproduksi dengan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan

Jika Anda tertarik untuk menggunakan dinding gabion sebagai pemanis rumah, dinding yang satu ini bisa digunakan untuk beberapa hal.

Dinding Pembatas

gabion

Dinding Gabion bisa digunakan sebagai dinding pembatas yang ideal. Seperti dinding roster yang sering digunakan, dinding gabion bisa menjadi pembatas antara bagian dalam rumah dan bagian luar.

Misalnya seperti pembatas antara halaman belakang dengan teras rumah. 

Untuk membangunnya Anda bisa menggunakan batu-batu yang besar jika lebih suka dengan tampilan yang lebih industrial

Atau jika lebih suka dengan tampilan visual yang lebih halus, bisa menggunakan batu-batu alam yang kecil.

Saat membangunnya Anda bisa sesuaikan dengan keinginan.

Misalnya membangun dinding ini setinggi badan atau mungkin pembatas kecil yang tidak lebih dari lutut. 

Hiasan Taman

gabion

Foto: Google Images

Karena desain dari dinding gabion ini sangat unik jadi juga bisa menjadi hiasan taman di rumah. Misalnya Anda bisa membuat sebuah bangku panjang. 

Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan gabion menjadi pot tanaman, dimana model ini sudah cukup populer.

Selain membuat bangku dan pot, tentunya masih banyak yang bisa dicoba. Misalnya Anda bisa membentuknya jadi patung atau ornamen lainnya.

Intinya, Anda bisa bereksperimen dengan bentuk gabion di taman. 

Hiasan Kolam

gabion

Foto: Pinterest

Selain menjadi hiasan taman, gabion juga bisa difungsikan sebagai hiasan kolam. Anda bisa menggabungkan kolam air ke dinding batu dan kawat. 

Ini bisa berupa kolam kecil, air mancur atau apapun yang sesuai dengan dekorasi landscape

Dinding gabion tersebut bisa menjadi penghias di tengah kolam atau menjadi tempat menyimpan pancuran air. 

Aksen batu dari tembok ini juga dapat memberikan kesan alami dan menyegarkan. 

Pagar

gabion

Foto: Amazon

Penggunaan gabion saat ini tidak lagi hanya terbatas pada bidang infrastruktur dan dekorasi semata. 

Tapi dinding semacam ini juga bisa digunakan sebagai bagian rumah yang fungsional seperti pagar.

Dari penjelasan di atas kita sudah tahu tentang manfaat struktur bronjong atau gabion.

Tentunya struktur ini juga mempunyai ciri khas yang unik, indah, dan dinamis sehingga bisa digunakan sebagai dinding pembatas. 

Tentu saja dalam pembangunan pagar tidak hanya dibangun dengan gabion, tapi juga dikombinasikan dengan batu bata, kayu maupun besi. Kebanyakan rumah memang hanya menggunakan gabion sebagai bagian dari pagar, bukan menjadi pagar sepenuhnya.

Baca juga:

Aneka Desain Pagar Batu Alam Minimalis

Itulah beberapa penggunaan gabion di rumah. Membangun dinding gabion mungkin memerlukan biaya lebih lagi, tapi jika melihat fungsi di atas, tentu akan jadi setimpal.

 

Selamat mencoba!

Author:

Ferry Fadhlurrahman