Mengenal Jaminan Fidusia dan Pentingnya saat Membeli Rumah

14 Sep 2020 - Ferry Fadhlurrahman

Mengenal Jaminan Fidusia dan Pentingnya saat Membeli Rumah

Jika Anda sedang berencana untuk membeli rumah dengan skema KPR, ada beberapa istilah yang sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu. Salah satunya adalah jaminan fidusia.

 

Jaminan fidusia sendiri merupakan salah satu jenis jaminan yang diberikan oleh pihak yang meminjam kepada yang meminjamkan. 

 

Dengan tujuan untuk memastikan bahwa pinjaman akan dibayar secara lunas. 

 

Lalu sebenarnya apa sih jaminan fidusia ini? Lalu mengapa penting untuk mengetahui jaminan ini sebelum membeli rumah melalui KPR?

Berikut penjelasannya...

Apa Itu Jaminan Fidusia? 

Istilah fidusia sendiri berasal dari Bahasa Romawi yang artinya kepercayaan.

 

Fidusia juga diambil dari istilah Belanda yakni FIduciare Eigendom Overdracht, yang berarti penyerahan hak milik berdasarkan kepercayaan. 

 

Pada praktiknya, jaminan ini membuat pemilik asal hanya menyerahkan kepemilikan atau atas nama sendiri kepada pihak lain, namun baik keberadaan atau penggunaan barang/hal tersebut masih dimiliki oleh pemilik asal. 

 

Di Indonesia, jaminan Fidusia diatur dan dilindungi dalam Undang-Undang no 42 tahun 1999. 

 

Dimana disebutkan, pemberian jaminan berupa benda bergerak maupun tidak bergerak, berwujud maupun tidak berwujud terhadap pelunasan hutang atau jaminan. 

 

Karena diatur dan dijamin oleh hukum, penerima fidusia memiliki kedudukan yang lebih diutamakan dibanding pemberi kredit selain itu.

Mengapa Penting untuk Mengetahui Jaminan Fidusia?

Nah, jika Anda membeli rumah melalui KPR, jaminan fidusia adalah salah satu yang umum dilakukan. 

 

Jaminan ini juga memberikan keamanan kepada pihak bank dan peminjam, sehingga tidak ada lagi pihak yang semena-mena.

 

Contohnya seperti ini, Anda membeli rumah senilai Rp850 juta dengan tenor 10 tahun yang dibeli sejak 2014. 

 

Selama masa angsuran berlangsung, Anda tidak pernah menunggak cicilan rumah sebesar Rp6 juta per bulan. 

 

Tapi dalam beberapa bulan terakhir pemasukan yang tersendat membuat cicilan terganggu. 

 

Sekarang pertanyaannya, apakah bank sebagai kreditur berhak menyita rumah Anda? 

 

Jawabannya adalah tidak, jika Anda memiliki jaminan fidusia. 

 

Untuk bank dapat melakukan penyitaan harus melalui proses pengadilan terlebih dahulu. 

 

Pihak bank baru bisa melakukan penyitaan rumah jika surat keputusan eksekusi sudah turun dari pengadilan. 

 

Jadi itulah mengapa jaminan fidusia adalah salah satu perangkat penting untuk Anda yang berencana membeli rumah melalui KPR. 

 

Anda juga tidak perlu khawatir, biasanya pihak bank juga memberikan saran untuk menggunakan jaminan fidusia sebagai pengaman agar kedua pihak tidak saling dirugikan. 

Pendaftaran Jaminan Fidusia

Anda sekarang sudah mengetahui bagaimana pentingnya jaminan fidusia. Lalu bagaimana cara membuat jaminan ini? 

 

Dilansir dari Hukumonline, berikut adalah cara membuat jaminan fidusia:

  • Pendaftaran jaminan fidusia dilakukan di Kantor Pendaftaran Fidusia dengan wilayah kerja mencakup seluruh wilayah negara Republik Indonesia dan berada di lingkup tugas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

  • Permohonan pendaftaran jaminan fidusia dilakukan oleh penerima fidusia, kuasa atau wakilnya dengan melampirkan pernyataan pendaftaran jaminan fidusia.

  • Pernyataan pendaftaran jaminan fidusia sebagaimana dimaksud di atas, memuat:

-. Identitas pihak pemberi dan penerima fidusia;
-. Tanggal, nomor akta jaminan fidusia, nama, dan tempat kedudukan notaris yang membuat akta jaminan fidusia;
-. Data perjanjian pokok yang dijamin fidusia;
-. Uraian mengenai benda yang menjadi objek jaminan fidusia;
-. Nilai penjaminan;
-. Nilai benda yang menjadi objek jaminan fidusia.

 

  • Kantor Pendaftaran Fidusia mencatat jaminan fidusia dalam buku daftar fidusia pada tanggal yang sama dengan tanggal penerimaan permohonan pendaftaran

  • Kantor Pendaftaran Fidusia menerbitkan dan menyerahkan kepada penerima fidusia sertifikat jaminan fidusia pada tanggal yang sama dengan tanggal penerimaan permohonan pendaftaran

  • Jaminan fidusia lahir pada tanggal yang sama dengan tanggal dicatatnya jaminan fidusia dalam buku daftar fidusia

  • Pemberi fidusia dilarang melakukan fidusia ulang terhadap benda yang menjadi objek jaminan fidusia yang sudah terdaftar.

 

 

Sekarang Anda sudah mengerti soal jaminan fidusia kan

 

Jadi pastikan Anda juga menyelesaikan semua dokumen termasuk tentang perjanjian jaminan fidusia sebelum menyelesaikan proses pembelian rumah melalui KPR. 

 

Setidaknya dengan cara ini dapat memberikan kenyaman untuk Anda sebagai pembeli rumah dan juga pihak bank yang memberikan KPR.

 

Bagi yang sedang mencari rumah untuk dibeli, bisa cek situs jual beli properti 99.co Indonesia. Dimana terdapat ratusan iklan rumah dan apartemen terbaik dari berbagai agen properti terpercaya.

 

Baca juga:

Mau Beli Rumah Baru, Subsidi atau Bekas? Penuhi Syarat KPR Ini, Dijamin Lolos!

Author:

Ferry Fadhlurrahman