Lebih Baik Investasi Rumah atau Apartemen? Yuk, Cari Tahu!

9 Mar 2021 - Rachmi Arin Timomor

Lebih Baik Investasi Rumah atau Apartemen? Yuk, Cari Tahu!

Investasi properti adalah jenis investasi yang berkaitan dengan menghasilkan laba atau profit dengan pembelian, pengelolaan, kepemilikan, penyewaan dan penjualan real estat. 

Dewasa ini tak hanya rumah tapak yang banyak diminati sebagai investasi properti namun ruko dan apartemen juga banyak diburu keberadaannya. 

Jika ruko biasanya diminati oleh pebisnis, beda halnya apartemen yang diminati oleh semua kalangan.

Apartemen pun hingga saat ini terus berkembang dengan berbagai penawaran baik secara lokasi dan keunggulan fasilitas. 

Pembangunan hunian vertikal pun dapat banyak ditemukan di sejumlah kawasan, tak hanya apartemen di Jakarta saja melainkan tersebar di seluruh wilayah lainnya di Indonesia.

Meski apartemen jadi tren, para developer properti pun masih banyak yang membangun rumah tapak modern, berupa cluster yang biasanya terdapat di kawasan kota mandiri.

Bidang properti terus mengalami inovasi dan pembaharuan, sehingga jenis investasi properti dipastikan tidak akan ada matinya.

Baik apartemen atau rumah memiliki keuntungan yang menggiurkan. Tentu saja keduanya juga memiliki kekurangan hingga resiko masing-masing.

Bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi properti dan bingung manakah yang lebih baik investasi rumah atau apartemen, maka Anda perlu mempertimbangkan hal-hal berikut.

Yang jelas, pastikan jenis investasi apapun yang Anda pilih dapat sesuai dengan porsi finansial dan strategi investasi hingga jangka waktu yang diinginkan.

Keuntungan Investasi Apartemen

lebih baik investasi rumah atau apartemen

Bagi Anda yang ingin investasi apartemen, sebaiknya perhatikan dahulu apakan ingin investasi jangka pendek atau jangka panjang. 

Perlu diketahui, kepopuleran apartemen dewasa ini terbilang pesat, terutama di kalangan milenial dan keluarga muda.

Baca juga:

Mulai Hidup Baru, Ini 5 Pilihan Apartemen untuk Pasangan Muda

Akses yang mudah, lokasi strategis dan fasilitas yang modern menjadi alasan apartemen banyak diminati. 

Biasanya, apartemen tipe studio memiliki nilai jual yang lebih murah dibandingkan membeli rumah tapak.

Untuk harga sewa pun, apartemen memiliki harga yang terjangkau dibandingkan menyewa rumah tapak biasa selama satu tahun, sehingga investasi apartemen dapat menjadi pilihan menarik.

Alasan lain investasi apartemen dapat memberikan keuntungan adalah kenaikan harga apartemen lebih cepat dibandingkan harga rumah. 

Bahkan biasanya jika menyewakan apartemen kepada kalangan ekspatriat, harga sewa apartemen akan lebih tinggi.

Kekurangan Investasi Apartemen

lebih baik investasi rumah atau apartemen

Setelah kelebihan apartemen, berikut ini adalah ulasan risiko investasi apartemen sebagai pertimbangan.

Khusus untuk apartemen, biasanya kerugian datang dari penyewa atau konsumen yang telat membayar sewa atau bahkan tidak membayar sama sekali. 

Untuk menanggulangi hal tersebut, pastikan melakukan pengecekan ulang dan screening saat hendak melakukan perjanjian sewa apartemen.

Adapun kekurangan lain untuk investasi apartemen yakni, pemilik apartemen hanya memiliki hak atas hunian vertikal namun tidak mempunyai hak atas tanah. 

Apalagi dewasa ini banyak apartemen yang dibangun di atas lahan berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) atau Hak Pengelolaan Lahan (HPL), sehingga diperlukan perpanjangan hak kepemilikan.

Biasanya pemilik apartemen pun akan kebingungan untuk melakukan perpanjangan hak milik, apalagi untuk apartemen setelah 20 tahun ke depan.

Resiko lainnya, saat memiliki apartemen dan sedang sepi peminat, ketika hendak dijadikan jaminan, biasanya pihak bank akan sulit melirik apartemen. 

Kekurangan investasi apartemen lainnya adalah pemeliharaan yang lebih sulit dibandingkan rumah tapak.

Seperti yang diketahui, apartemen memiliki biaya pemeliharaan berupa IPL yang dapat menjadi beban pengeluaran jika sedang sepi penyewa.

Baca juga:

Seluk-beluk Biaya Maintenance Apartemen yang Perlu Diketahui

Kekurangan investasi apartemen yang terakhir adalah, pemilik hunian vertikal tidak bisa menambah luas area apartemen, kecuali atas seizin pengembang dan manajemen.

Keuntungan Investasi Rumah

lebih baik investasi rumah atau apartemen

Selain investasi apartemen, ada pula investasi rumah yang tidak perlu diragukan kepopulerannya. Investasi rumah hingga kini masih banyak diminati.

Rumah mungkin memiliki yield atau keuntungan yang lebih kecil dibandingkan apartemen, namun capital gain atau nilai rumah ketika dijual kembali jauh lebih besar.

Bisa dibilang, rumah banyak diminati karena menyediakan ruang personal yang lebih luas dibandingkan apartemen yang memiliki layout atau denah terbatas. 

Rumah tapak masih mungkin untuk dikembangkan dengan penambahan ruang baik vertikal maupun horizontal jika masih ada lahan.

Pemilik rumah bisa menentukan harga sewa rumah dari banyak komponen misalnya dari luas bangunan dan luas tanah, tentunya ditambah faktor pendukung seperti lokasi rumah hingga kualitas bangunan.

Investasi rumah juga bisa lebih menguntungkan jika disewakan dalam jangka panjang.

Kekurangan Investasi Rumah

lebih baik investasi rumah atau apartemen

Setelah mengulas keuntungan, tentu terdapat risiko dan kekurangan dari investasi rumah yang perlu diketahui.

Rumah mengalami penyusutan yang cepat di setiap tahunnya. Meski nilai bangunan mudah menurun, namun harga tanah justru lebih mudah naik.

Jika ingin nilai sewa rumah setara dengan apartemen, rumah harus berada di kawasan premium seperti komplek perumahan atau kawasan kota mandiri.

Sebaliknya, harga sewa rumah akan menurun bila lokasi rumah berada gang kecil atau memiliki akses yang susah.

Lebih Baik Investasi Rumah atau Apartemen?

Investasi apartemen atau investasi rumah, keduanya merupakan pilihan yang sulit ditentukan. Keduanya memerlukan pengalaman dan pemikiran matang. Apalagi ini melibatkan nominal yang tidak sedikit. 

Untuk mempermudah mengambil keputusan lebih baik investasi rumah atau apartemen, berikut ini adalah sejumlah pertanyaan yang bisa Anda pertimbangkan.

Apakah Anda berniat berinvestasi untuk jangka panjang atau pendek?

Jika Anda ingin investasi properti jangka panjang, rumah dapat menjadi pilihan tepat. 

Harga rumah yang stabil dan tanah yang cenderung naik akan menjadi keuntungan menarik.

Sedangkan untuk investasi jangka pendek, Anda bisa memilih apartemen yang mampu memberikan yield menggiurkan untuk waktu singkat.

Selain itu, perlu diketahui bahwa sewa rumah memiliki minimal jangka waktu tertentu. 

Sedangkan untuk apartemen, Anda dapat menawarkan beragam pilihan jangka waktu mulai dari sewa apartemen mingguan hingga sewa apartemen tahunan.

Bagaimana dengan budget yang tersedia apakah lebih baik membeli apartemen atau membeli rumah?

Perlu diketahui, sebelum membeli rumah atau apartemen, hal yang pertama perlu dijadikan pertimbangan adalah budget yang dimiliki.

Banyak yang membeli apartemen untuk investasi dikarenakan harga belinya murah. 

Misalnya saja Anda memiliki dana Rp1 miliar, untuk membeli rumah mungkin Anda hanya dapat membeli satu atau dua. 

Namun jika membeli apartemen tipe studio, Anda bisa membeli tiga hingga lima apartemen di tempat berbeda.

Setelah memikirkan investasi jangka pendek atau panjang, segera pikirkan dengan matang apakah budget yang Anda miliki cukup untuk membeli rumah atau apartemen.

Pastinya semakin banyak aset, maka pemasukkan pun akan semakin besar.

Apakah investasi apartemen di lokasi Anda menjadi tren?

lebih baik investasi rumah atau apartemen

Seperti yang diketahui, banyak yang memilih investasi di hunian vertikal dikarenakan sudah banyak ulasan pengalaman investasi apartemen yang menggaungkan keuntungan tinggi. 

Bahkan, apartemen digaungkan sebagai pilihan investasi properti dengan posisi tertinggi karena yield yang paling menguntungkan yakni 7%-10%.

Namun yang perlu diketahui adalah, seberapa populer apartemen di kawasan Anda.

Apakah tinggal di apartemen merupakan sebuah tren yang banyak diminati? Atau malah lokasi tersebut lebih didominasi oleh rumah tapak?

Apakah sewa rumah di lokasi Anda banyak diminati?

lebih baik investasi rumah atau apartemen

Jika sebelumnya mempertanyakan tren apartemen, berikutnya Anda juga perlu mempertimbangkan, apakah sewa rumah banyak diminati atau tidak di wilayah tersebut.

Mengidentifikasi tren seperti ini menjadi salah satu bentuk survei pasar yang perlu dilakukan.

Apartemen hingga saat ini memamng memiliki yield yang tinggi, beda halnya dengan rumah yang memiliki posisi di bawah apartemen. Sewa rumah memiliki keuntungan 3%-5% saja.

Tapi kalau ternyata tren sewa rumah di wilayah tersebut lebih populer dibandingkan apartemen, maka rumah bisa menjadi pilihan terbaik untuk berinvestasi.

Nah, kini Anda sudah memiliki gambaran ya, mana yang lebih baik investasi rumah atau apartemen. Semoga informasi di atas dapat membantu. Selamat mencoba! 

Author:

Rachmi Arin Timomor