Mau Ikut Lelang Rumah? Simak Dulu Kelebihan dan Kekurangannya

23 Nov 2020 - Ferry Fadhlurrahman

Mau Ikut Lelang Rumah? Simak Dulu Kelebihan dan Kekurangannya

Foto: Unsplash

Membeli hunian lewat lelang rumah mulai banyak digemari oleh banyak kalangan. 

Untuk beberapa orang, rumah lelang bisa menjadi opsi membeli rumah dijual yang terjangkau. 

Pada umumnya pelaksanaan lelang rumah dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). 

Untuk mengikuti lelang kamu bisa datang ke kantor KPKNL dan mendaftarkan diri sebagai peserta lelang.

Penting untuk diketahui, kamu perlu menyetor biaya pendaftaran lelang sebesar 20 persen dari limit harga rumah lelang. 

Tapi jangan khawatir, uang tersebut akan dikembalikan jika kamu tidak mendapatkan rumah yang diinginkan. 

Tapi sebetulnya apa sih yang membuat mengikut lelang rumah ini sangat diminati? 

Apakah membeli rumah lelang lebih menguntungkan dibandingkan membeli rumah second atau rumah subsidi? 

Karena itu mari kita bahas apa saja keuntungan dan juga kekurangan dari membeli rumah lelang di lelang rumah:

Kelebihan Ikut Lelang Rumah

lelang rumahHarga Lebih Murah

Harga sudah pasti jadi alasan utama orang memilih untuk membeli rumah lelang. 

Biasanya harga rumah di lelang rumah bisa jauh lebih rendah, bahkan perbedaan harga bisa mencapai 10 persen dari harga aslinya.

Sebagai contoh saja, untuk rumah di Kramat Jati yang dibanderol sekitar Rp2,3 miliar hanya dijual seharga Rp1,9 miliar.

Berada di Lokasi Strategis

Umumnya rumah yang dilelang juga berada di kawasan bagus dan berkembang. 

Biasanya lokasinya bisa dibilang lebih strategis dibandingkan dengan rumah-rumah di perumahan-perumahan baru terbangun. 

Bahkan jika dibandingkan dengan lokasi rumah murah lainnya, seperti rumah subsidi yang biasanya berada di pelosok, setidaknya rumah lelang akan dekat dengan beberapa fasilitas publik seperti taman umum, sekolah, bank, atau bahkan klinik kesehatan. 

Baca juga:

Rumah Subsidi Bogor dengan Harga Mulai Rp100 Jutaan

Ringan Pajak

Keuntungan ketiga dari membeli rumah lelang adalah dalam hal membayar pajak. 

Sebab yang menjadi patokan untuk pembayaran berupa Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yaitu pajak transaksi pembelian atau penjualan tanah dan bangunan yang berasal dari risalah lelang, bukan dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). 

Kekurangan Ikut Lelang Rumah

lelang rumahRumah Bisa Saja Masih Ditempati

Terkadang bank sekadar melelang, meskipun pemilik sebelumnya masih menempati rumah.
Ada banyak alasan mengapa itu terjadi, mulai dengan alasan surat menyurat dan dokumen belum selesai diproses dan sebagainya.  

Untuk itu sebelum membeli rumah lelang kamu harus perhatikan apakah pemilik sudah menyelesaikan berkasnya atau belum. 

Jika belum, lebih baik untuk menunda pembelian tersebut atau pilih rumah yang lainnya. 

Kondisi Lingkungan yang Belum Tentu Baik

Meskipun lokasi dari rumah tersebut strategis dan bagus, belum tentu lingkungan rumah tersebut baik dan aman. 

Bisa jadi karena rumah tersebut di kawasan banjir, di kawasan yang kurang aman, atau di daerah yang kurang baik kondisi airnya. 

Maka ada baiknya sebelum membeli kamu harus survei tempat dan melihat kondisi lingkungan rumah tersebut, agar tidak menyesal dikemudian hari. 

Ekstra Biaya untuk Renovasi 

lelang rumahBiasanya rumah yang dilelang berada dalam keadaan kurang terawat. Kalau sudah begitu kamu harus renovasi rumah yang tentunya membuat tambahan pengeluaran.

Untuk itu ada baiknya datang ke lokasi rumah, lalu cek kondisi rumah yang akan dibeli, apakah memang layak dihuni atau masih butuh renovasi sana-sini. 

Masalah Sengketa Hukum

Hal ini biasanya masih terjadi terutama untuk rumah-rumah sitaan yang perolehannya harus melalui pengadilan dan belum dikosongkan. 

Jika kamu menang lelang atas rumah-rumah sitaan yang “bermasalah” tersebut, kamu masih harus mengajukan surat permohonan pengajuan pengosongan ke pengadilan yang tentunya akan sangat merepotkan. 

Tertarik untuk Ikut Lelang Rumah? Berikut Langkahnya

lelang rumah

Setelah mengetahui kekurangan dan kelebihan dari membeli rumah rumah lelang apakah masih tertarik untuk ikut lelang?

Kalau iya, kita sudah menyinggung sedikit tentang langkah mengikuti lelang, untuk lengkapnya kami jelaskan di bawah ini:

  • Pertama-tama, kamu dapat mencari tahu properti atau rumah manakah yang tersedia untuk dilelang, rumah yang disita dan dilelang dapat dilihat di Balai Lelang Swasta (BLS), Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), atau lewat situs-situs, seperti yang disediakan oleh BTN Properti (btnproperti.co.id).
  • Survei lebih dulu rumah yang ingin dibeli. 
  • Jika kamu yakin ingin memiliki properti yang dilelang tersebut, dapat mendaftarkan keikutsertaan kamu lewat BLS, KPKNL, atau situs properti tadi diiklankan.
  • Ketika mendaftarkan diri, kamu juga diharuskan membayarkan jaminan sebesar 20%-50% dari harga yang ditawarkan. Uang jaminan dikembalikan jika kalah dalam penawaran rumah. 
  • Kemudian kamu akan mengikuti proses lelang yang waktunya sudah ditentukan, di sini akan ada transaksi tawar menawar untuk properti tadi.
  • Jika kamu ditunjuk menjadi pemenang, maka diharuskan untuk untuk melunasi pembayaran yang ditentukan (KPR atau langsung) dalam waktu yang sudah ditentukan.

 

Itulah keuntungan dan kekurangan dari membeli rumah di lelang. Semoga informasi ini dapat membantu dalam pencarian rumah impianmu.

Jika sedang mencari alternatif lain rumah terjangkau, kamu bisa mencarinya di situs jual beli 99.co Indonesia, dan temukan ratusan listing rumah berbagai harga di seluruh daerah di Indonesia.

Author:

Ferry Fadhlurrahman