Tips Menjual Rumah Sendiri dengan Cepat

19 Okt 2016 - Ryan Achadiat

Tips Menjual Rumah Sendiri dengan Cepat

Mengetahui cara dan tips menjual rumah sendiri mungkin adalah suatu keharusan mengingat ini bukanlah perkara yang mudah. 

Yang jelas, Anda harus rela menyiapkan banyak waktu, tenaga dan pikiran untuk berhasil menjual rumah dengan harga yang sesuai harapan.

Biasanya, menjual rumah memang bukan proses yang bisa selesai dengan cepat, misalnya dalam waktu satu atau dua minggu saja. 

Dalam beberapa kasus, bahkan ada rumah yang dijual dan tidak kunjung laku hingga bertahun-tahun lamanya.

Karena itu tak sedikit dari mereka, khususnya yang tengah dalam kondisi terdesak dan harus menjual cepat rumahnya, sehingga terpaksa banting harga.

Tapi, jika Anda mengetahui beberapa tips dan cara menjual rumah yang mudah, tentu Anda tak perlu sampai jual rumah dengan harga murah atau jauh di bawah pasaran.

Paling tidak, ada dua prinsip penting yang harus dipenuhi agar rumah dapat mudah terjual.

Prinsip jual rumah agar cepat laku adalah menjual rumah yang berkualitas baik.


Tidak bisa dipungkiri, para pembeli rumah tentunya ingin membeli rumah dalam kondisi layak atau baik. 

Mereka tentu tak ingin direpotkan dengan membeli rumah yang membutuhkan renovasi, apalagi sampai renovasi besar-besaran.

Sehingga, untuk bisa menjual rumah yang berkualitas, pastikan di awal Anda juga harus membeli rumah yang berkualitas. 

Dengan membeli rumah yang berkualitas baik, maka tidak akan ada banyak kerusakan ketika rumah dijual dalam beberapa waktu mendatang.

Tak sampai di sana saja, Anda juga tetap harus terus merawat rumah agar kondisinya terpelihara dan kualitasnya terjaga. 

Dengan begini, harga rumah yang Anda miliki akan stabil pergerakannya.

Bicara kualitas, berarti menawarkan hunian yang ideal. Salah satunya adalah membuat rumah tampak nyaman dengan ruangan yang terlihat lebih luas. 

Hal ini tentu akan memberikan kesan yang baik bagi para calon pembeli.

Pastikan bahwa ruangan tertata rapi sehingga tidak terasa sumpek dan penuh. Singkirkan barang yang tidak perlu dan juga menumpuk.

Jadi penting untuk mempersiapkan rumah sebelum Anda memasarkannya, karena ini tak hanya bisa menarik perhatian calon pembeli, tapi juga bisa memberi nilai lebih pada rumah.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar saat dijual, rumah dalam kondisi maksimal:

  1. Lakukan perbaikan


Periksa setiap sudut rumah, jika ada yang harus diperbaiki, maka jangan tunda lagi. Atasi kebocoran, perbaiki bagian yang retak dan ganti perangkat yang sudah berkarat.

Ingat, hal kecil bisa sangat berpengaruh pada tampilan rumah bahkan juga pada minat calon pembeli.

  1. Beri perhatian lebih pada area tertentu

Ada beberapa bagian dalam rumah yang membutuhkan perhatian khusus, salah satunya adalah dapur. 

Karena ini merupakan ruangan yang cukup sering dicek oleh kebanyakan calon pembeli.

Jadi kalau perlu, Anda lakukan pengecatan ulang, karena dinding dapur lebih cepat terlihat kusam dibanding ruang lainnya.

Usahakan untuk memilih warna netral atau warna lembut agar dapur terlihat lebih lapang dan nyaman. 

  1. Rapikan dan bersihkan


Tempatkan posisi Anda sebagai pembeli, dan lihat apa saja yang kira-kira akan membuat pembeli kehilangan minatnya pada rumah yang ditawarkan.

Yang pasti, kerapian dan kebersihan adalah hal wajib.

Dengan memberi kesan baik di awal pada calon pembeli, tentunya ini akan memperbesar peluang rumah bisa segera terjual.

Dalam tahapan ini, pastikan untuk merapikan seluruh bagian rumah dan area sekitarnya. Jadi, tidak hanya bagian dalam, tapi juga luar seperti halaman depan dan lain-lain.

Usahakan untuk mengelap kaca jendela, merapikan dan membersihkan taman, kalau perlu percantik tampilan rumah dengan menempatkan bunga atau tanaman hias.

  1. Faktor pencahayaan

Jika di atas sempat disinggung bahwa rumah yang terlihat luas adalah hal penting, maka ini bisa dibantu dengan faktor pencahayaan.

Jadi selain sebagai penerang, cahaya yang cukup juga bisa membuat ruang lebih lapang dan bersih.

Pasanglah lampu dengan pencahayaan yang cukup, serta atur tata letak perabotan, sehingga cahaya alami bisa masuk dengan maksimal.

Perlukah Renovasi Sebelum Menjual Rumah?


Pertanyaan yang sering terlontar dari pemilik rumah yang ingin menjual rumahnya adalah, perlukah renovasi sebelum menjual rumah? 

Hal ini wajar, apalagi kalau Anda sebagai penjual ingin proses penjualan bisa berlangsung dengan cepat sekaligus memuaskan kedua belah pihak.

Renovasi mungkin saja membuat Anda harus mengeluarkan biaya ekstra, tapi di sisi lain, ini bisa jadi salah satu tips menjual rumah dengan harga tinggi.

Selain itu, renovasi juga bisa menarik banyak pembeli karena rumah terlihat jauh lebih menarik dibanding sebelumnya, dan tampak seperti baru.

Kalau Anda sedang memiliki budget yang terbatas, renovasi tetap bisa dilakukan kok…

Misalnya dengan mengecat ulang rumah, memperbaiki kusen pintu dan jendela, memperbaiki saluran air, memperbaiki sumber listrik hingga memperbaiki atap yang bocor.

Tapi jika Anda memiliki budget lebih, dan kondisi rumah harus dibangun ulang, tak ada salahnya ini dilakukan untuk menaikkan nilai jual rumah.

Hanya saja rumah yang sudah dipersiapkan dengan maksimal tidaklah cukup. Ada banyak faktor penentu lain dalam cara menjual rumah agar cepat laku.

Karena itu simaklah berbagai tips menjual rumah berikut yang di antaranya akan membahas waktu yang tepat untuk menjual rumah, cara mengiklankan rumah dengan gratis hingga macam-macam biaya jual beli rumah yang biasanya harus dibayar.

Kapan Saat Terbaik Menjual Rumah?


Ada banyak orang yang saat ini sedang mencari dan ingin membeli rumah. Walau begitu, belum tentu rumah yang kita jual bisa cepat laku.

Menjual rumah memang perkara yang susah-susah gampang.  

Mungkin ada yang bisa menjual rumah dengan cepat, tapi tak sedikit pula yang perlu waktu bertahun-tahun untuk bisa menjual rumahnya.

Salah satu penyebabnya adalah waktu yang kurang tepat dalam menjual atau memasarkan rumah. 

Sama halnya seperti menjual barang pada umumnya, menjual rumah juga perlu memperhatikan “timing” yang pas.

Sebelum kita bahas lebih jauh, waktu yang tepat ini juga menyangkut kesiapan pribadi lho…

Misalnya ada banyak orang yang sebetulnya belum yakin untuk menjual rumah, sehingga membuatnya tak fokus dalam upaya menjual rumah tersebut.

Atau bisa pula ada yang sebenarnya enggan untuk menjual rumah karena alasan pribadi, seperti terlalu banyak kenangan atau terlalu sayang dengan rumah tersebut. Padahal, ia mempunyai kebutuhan lain yang lebih mendesak.

Jadi, waktu yang tepat adalah saat Anda sendiri benar-benar siap dan yakin. 

Setelah itu barulah perhatikan beberapa tips berikut mengenai waktu yang tepat untuk menjual rumah.

  1. Saat suku bunga turun 


Harga jual rumah di setiap daerah berbeda-beda. Sehingga jangan heran jika harga jual rumah di Jakarta akan berbeda dengan harga jual rumah di Bandung. Dan harga jual rumah di Bandung akan berbeda dengan harga jual rumah di Bali. 

Bahkan bukan saja antardaerah, dalam satu kota pun harga jual rumah bisa berbeda-beda.

Di Bandung misalnya, harga jual rumah di area Antapani akan berbeda dengan harga jual rumah di Arcamanik. 

Karena selain lokasi, tinggi rendahnya harga jual rumah juga dipengaruhi oleh fasilitas di kawasan sekitar dan masih banyak faktor lain.

Jika rumah Anda ada di lokasi yang cukup strategis, dengan fasilitas sosial yang lengkap, maka harga rumah Anda bisa dipatok relatif lebih mahal. 

Namun kalau dari sisi pembeli tentu mereka juga memperhitungkan harga, termasuk menghitung cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya melalui KPR.

Biasanya, mereka tidak ingin membeli rumah yang dapat membebani mereka setiap bulan karena besarnya biaya. 

Karena itu mereka mencari rumah yang angsurannya lebih ringan; dalam arti suku bunganya rendah.

Maka, jual lah rumah ketika suku bunga perbankan sedang rendah. Karena akan ada banyak orang yang ingin membeli rumah di waktu seperti ini. Dan Anda tetap bisa menjual dengan harga terbaik.

  1. Saat ada kebutuhan lain


Kebutuhan lain di sini bisa bermacam-macam alasannya. Mulai dari urusan material, hingga urusan kebutuhan rumah baru.

Misalnya, Anda membutuhkan uang untuk membantu kondisi finansial, maka salah satu caranya adalah menjual rumah, kemudian membeli rumah baru yang lebih murah. 

Dengan begini Anda bisa memiliki dana tambahan untuk membantu keuangan Anda dan keluarga.

Kebutuhan di sini juga bisa berarti bertambahnya anggota keluarga, atau Anda memiliki anak yang sudah beranjak dewasa, dan sudah tak nyaman jika sharing kamar, maka sudah saatnya mencari rumah yang memiliki kamar lebih banyak.

Selain jumlah ruang atau kamar, kebutuhan juga bisa berupa lokasi yang lebih dekat ke tempat Anda beraktivitas sehari-hari, misalnya kantor.

  1. Saat menemukan rumah idaman 


Tentunya Anda memiliki rumah idaman atau rumah impian bukan? 

Banyak kriteria yang membuat seseorang menjadi sebuah rumah sebagai hunian impiannya, bisa dari segi bentuk, luas, maupun lokasinya.

Dan ketika Anda menemukan rumah tersebut dan memiliki dana yang cukup untuk membelinya, maka sebaiknya beli saja. 

Anda dapat menjual rumah yang lama, sehingga hasil penjualannya bisa dialihkan untuk biaya membeli rumah impian Anda.

Sebisa mungkin, jangan menunda membeli rumah, karena harga properti memiliki kecenderungan untuk terus naik. Jadi, lebih cepat akan lebih baik.

  1. Saat memiliki tetangga menyebalkan 


Kehidupan sosial tentunya juga bisa mempengaruhi kenyamanan Anda saat tinggal di satu tempat.

Tentunya tidak nyaman ya, jika kebetulan Anda memiliki tetangga yang dirasa selalu mengganggu kenyamanan, misalnya sering menyalakan musik dengan kencang, sering berteriak dan mengganggu pada saat jam istirahat di malam hari.

Langkah pertama mungkin sebaiknya menegur tetangga tersebut. Tapi jika kondisi tidak kunjung berubah, dan tak ada cara lain lagi yang bisa Anda lakukan, maka menjual rumah dan pindah bisa jadi langkah terakhir yang sebaiknya dilakukan.

Wajar saja, karena pada dasarnya rumah adalah tempat dimana kita seharusnya bisa beristirahat dengan aman, tenang dan nyaman setelah lelah beraktivitas seharian. Jika tidak mendapatkan itu, ya sebaiknya cari tempat lain bukan? 

Bagaimana Cara Menjual Rumah dengan Gratis?


(photo: pixabay.com)

Lalu, jika Anda sudah merasa sekarang saat yang tepat untuk menjual rumah, langkah selanjutnya adalah bagaimana cara menjual rumah agar segera laku terjual.

Banyak orang yang mengeluhkan sulitnya menjual rumah. Harus melalui agen, harus pasang iklan di koran, harus pasang banner dan spanduk.

Bahkan tidak hanya repot, menjual rumah juga harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit, baik menggunakan jasa agen, maupun memasang iklan di media massa.

Lalu, bagaimana jika Anda ingin menjual rumah, namun tidak memiliki biaya untuk hal-hal di atas?

Tak perlu khawatir, karena ada cara dan tips menjual rumah cepat laku yang mudah dan bisa Anda coba. 

Bahkan cara-cara ini tidak membutuhkan banyak biaya, baik untuk memasang iklan di media massa maupun menyewa jasa profesional seperti agen properti.

Selain efisien, cara ini juga terbukti efektif bisa menjual rumah Anda.

Berikut beberapa cara cepat menjual rumah dan tentunya tanpa biaya alias gratis:

  1. Konvensional (mulut ke mulut) 


Ini bisa dibilang cara lama yang dilakukan oleh banyak orang. Meski begitu, hingga kini menyebarkan informasi dari mulut ke mulut, masih terbilang efektif dan jadi cara mudah menjual rumah.

Tanpa perlu mengeluarkan biaya, Anda bisa memberitahu soal rumah yang akan dijual melalui kerabat, teman, tetangga, rekan kerja dan lainnya.

Dari mereka informasi ini akan tersebar luas dengan sendirinya. Selain bisa menyebar dengan cepat dan mudah, informasi ini bisa lebih tepat sasaran karena mereka yang tahu info soal rumah dijual milik Anda, tentunya akan memberitahu orang yang memang sedang mencari rumah pula.

Namun tentunya ini juga bukan jaminan bahwa rumah dapat terjual dengan cepat.

  1. Media sosial 


Memanfaatkan teknologi seperti internet juga jadi hal yang umum dilakukan saat ini.

Media sosial adalah salah satu produk teknologi yang bisa Anda manfaatkan untuk beriklan, mengingat penggunanya yang mencapai puluhan hingga ratusan juta di satu negara.

Maka jika bicara jangkauan, internet atau media sosial jauh lebih luas dibanding media massa sekali pun. Karena yang mengaksesnya tidak di satu wilayah maupun negara, tapi dari seluruh dunia.

Dan karena dilihat oleh banyak orang, tentunya ini akan memperbesar peluang rumah Anda untuk segera laku bukan?

Bahkan tak hanya di satu platform saja, Anda bisa memanfaatkan berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter hingga Pinterest.

Jangan lupa untuk mengoptimalkan pencarian dengan menggunakan hashtag atau tanda pagar (#) di iklan sosial media Anda. 

Misalnya, Anda akan menjual rumah di Depok, cobalah untuk menggunakan tagar #rumahdijual #rumahmurahdijual #rumahdijualdidepok dan lainnya.

  1. Situs jual beli properti 


Anda dapat juga menggunakan fasilitas seperti situs jual beli properti gratis yang kini sudah bisa diakses dengan internet

Salah satunya adalah 99.co Indonesia yang memang khusus untuk mengiklankan jual beli properti.

Dengan beriklan di channel yang spesifik seperti 99.co, Anda bisa mendapatkan banyak sekali kelebihan. 

Selain caranya mudah, karena Anda hanya tinggal mendaftar dan langsung bisa memasang iklan rumah secara gratis, Anda pun bisa memiliki tampilan iklan yang lebih rapi.

Karena seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa 99.co Indonesia adalah salah satu situs khusus jual beli properti, jadi tentunya di sini Anda bisa dengan sangat mudah memasang iklan.

Anda akan dipandu dengan memanfaatkan fitur yang tersedia, sekaligus melengkapi beberapa kolom yang harus Anda isi dengan informasi seputar rumah yang akan dijual.

Mulai dari informasi harga, lokasi, spesifikasi rumah (luas, ukuran, jumlah kamar tidur /kamar mandi / dapur dst.). Termasuk memasang foto terbaik untuk menarik perhatian calon pembeli.

Selain itu, 99.co Indonesia juga dilengkapi dengan fitur pencarian pintar. 


Keuntungannya bagi Anda sebagai penjual adalah, fitur ini mempermudah iklan rumah ditemukan oleh calon pembeli yang tepat.

Tidak hanya itu, di situs ini juga terdapat informasi seperti rating wilayah, harga sekitar dan juga simulasi KPR.

Dengan berbagai fitur dan fasilitas yang disediakan oleh 99.co Indonesia, ini akan mempermudah pembeli menentukan pilihan dan memperbesar peluang Anda untuk menjual rumah.

Tertarik untuk mencoba memasang iklan online? Simak dulu tips menjual rumah dengan cepat via online berikut ini…

Bagaimana Cara Menjual Rumah dengan Cepat Secara Online?


(photo: pixabay.com)

Sebelumnya sudah disinggung bahwa menjual rumah dengan cara online atau lewat internet memang lebih irit dibanding dengan melalui media massa atau menyewa jasa agen properti. 

Hanya saja, tak sedikit pula yang merasa bahwa cara ini tidak bisa membuat rumah cepat terjual.

Padahal, segala fasilitas dan juga fitur yang ada sudah didesain untuk membantu penjualan rumah.

Kenapa ya bisa demikian?

Hal ini terjadi karena ada beberapa hal yang harusnya diperhatikan ketika mengiklankan rumah di internet dan seringnya malah diabaikan.

Apalagi menjual rumah lewat internet berbeda dengan menjual rumah lewat media massa lainnya.

Jadi, simak tips menjual rumah agar cepat laku secara online berikut:

  1. Lengkapi informasi sedetail mungkin 


Setiap orang yang ingin membeli rumah, tentu ingin mengetahui informasi lengkap mengenai rumah yang diiklankan.

Maka dari itu, pastikan bahwa Anda memberikan informasi yang lengkap dalam iklan tersebut. 

Manfaatkan seluruh fitur yang ada di situs jual beli properti agar calon pembeli bisa menentukan apakah rumah yang Anda jual pantas untuk dibeli.

Pastikan juga Anda mengulas keunggulan rumah, semua fasilitas rumah, dan daya tarik lainnya seperti lokasi, lingkungan dan sarana di sekitar rumah serta yang lainnya.

  1. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti 


Dalam memberikan informasi atau deskripsi, Anda juga harus menggunakan bahasa yang mudah untuk dimengerti banyak orang.

Bahasa yang digunakan tidak harus baku atau formal, bahkan sebisa mungkin gunakan kalimat dan gaya bahasa yang menarik dan mudah dipahami, sehingga calon pembeli merasa tertarik dan senang membacanya. 

Hindari menggunakan singkatan untuk menghindari kesalahan informasi. Tentunya ini berbeda dengan media cetak seperti koran yang menuntut kita untuk memaksimalkan kolom yang sangat terbatas, sehingga harus menggunakan banyak singkatan.

Inilah salah satu kelebihan beriklan online dimana Anda bisa memasang iklan lengkap dengan informasinya tanpa ada keterbatasan.

  1. Sertakan foto yang memiliki kualitas baik 


Dalam situs jual beli rumah online gratis, Anda juga bisa memasang foto sebanyak mungkin.

Jadi manfaatkan lah bagian ini untuk menarik perhatian calon pembeli. Karena beriklan online tentunya membuat calon pembeli tak bisa melihat langsung rumah yang Anda jual. 

Maka dengan memasang foto, akan membuat mereka punya gambaran mengenai rumah tersebut. 

Hanya saja bukan sembarang foto yang harus Anda gunakan. 

Foto yang digunakan haruslah foto yang memiliki kualitas baik. Dan penting pula untuk menggunakan foto yang menggambarkan kondisi rumah Anda. 

Pastikan bahwa Anda menyertakan foto untuk setiap ruangan di rumah. 

Melalui foto, Anda bisa memberikan gambaran lebih kepada calon pembeli mengenai daya tarik rumah, dan kenapa mereka harus mempertimbangkan rumah yang Anda tawarkan.

Bagaimana Cara Membuat Foto Berkualitas untuk Iklan Rumah?


Persoalannya, tidak semua orang bisa menghasilkan foto yang berkualitas. Walaupun kini sudah banyak kamera yang bisa digunakan dengan mudah oleh siapa pun.

Mulai dari kamera saku biasa, kamera handphone hingga kamera profesional, semuanya terdapat di pasaran mulai dari harga yang terjangkau hingga yang termahal. 

Tidak hanya jenis dan harganya yang bervariasi, fitur dan keunggulannya juga.

Namun, tidak semua orang bisa memaksimalkan kamera tersebut. Apalagi, dalam memotret rumah untuk dijual.

Alhasil, banyak orang yang memotret rumah secara asal-asalan. Mulai dari foto ruangan dengan cahaya yang kurang, tidak fokus, hingga tidak menggambarkan dengan baik kondisi rumah.

Tanpa disadari, hal ini bisa menyebabkan para calon pembeli akan kehilangan minat mereka, dan mengurungkan niat untuk membeli rumah. 

Jadinya Anda sendiri yang rugi bukan?

Tak perlu khawatir, karena di sini Anda bisa simak beberapa tips menghasilkan foto yang berkualitas untuk iklan rumah.

  1. Kamera yang mumpuni 


Hal yang paling penting untuk menghasilkan gambar yang baik untuk rumah adalah dengan menggunakan kamera yang baik. 

Tak perlu canggih atau pun terlalu mahal. Yang penting dapat menghasilkan gambar yang baik.

Usahakan untuk menggunakan kamera saku atau kamera profesional, karena jenis kamera ini sudah bisa dipastikan bisa menghasilkan gambar yang sesuai standar.

Tapi mengingat saat ini juga banyak kamera ponsel yang sudah dilengkapi dengan spesifikasi tak kalah dari kamera saku, maka ini juga bisa jadi pilihan.

Usahakan untuk menggunakan kamera handphone dengan spesifikasi lebih dari 5 Megapixel. 

Perangkat ini tidak harus dibeli khusus jika Anda tak memilikinya. Bisa pinjam saja pada teman atau saudara. 

Kalau Anda kurang berpengalaman dalam menggunakannya atau kurang paham, langsung saja minta tolong pada si empunya kamera yang tentu lebih fasih dalam menggunakan kameranya. 

Tapi pastikan juga yang bersangkutan paham bagaimana mengambil gambar yang menarik. 

Ya, selain kamera mumpuni, ada hal lainnya yang perlu Anda perhatikan dalam mengemas foto untuk dipasang di iklan jual rumah.

  1. Sudut gambar (angle


Angle, atau sudut pengambilan foto adalah hal penting lainnya. 

Sudut atau angle ini sangat penting untuk diperhitungkan dengan baik karena akan menentukan apakah rumah Anda akan tergambar dengan baik atau tidak.

Fotolah bagian depan rumah dan setiap ruang dengan jarak yang cukup lebar sehingga dapat menggambarkan keseluruhan rumah dan ruangan.

Jangan memotret terlalu dekat dengan furnitur, karena Anda akan menjual rumah, bukan furnitur.

Untuk bagian luar rumah, fotolah dari sudut terbaik yang Anda ingin dilihat oleh banyak orang. 

Jangan lupa tentunya memotret bagian lain di dalam rumah, karena tentunya calon pembeli ingin melihat rumah secara keseluruhan dan lebih detail.

  1. Foto jelas dan terang 


Disamping angle yang menarik, pastikan pula foto sangat jelas, fokus alias tidak blur. Lalu juga harus terang, sehingga pastikan ketika memotret ada pencahayaan yang cukup ya…

Memasang foto produk yang akan dijual tentunya tidak boleh diedit secara berlebihan, karena akan membuat foto jauh dari kondisi sebenarnya.

Jadi pastikan saat memotret hasilnya sudah memiliki kualitas yang terbaik, sehingga saat akan di-publish, foto hanya perlu diedit sedikit atau dirapikan saja.


Itu dia beberapa tips dan cara menjual rumah sendiri yang mudah dan agar cepat laku. 

Menjual rumah memang tidak sama dengan menjual produk lainnya. Karena mereka yang membeli rumah pun pasti banyak pertimbangan, hingga akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah rumah.

Apalagi kalau Anda menjual rumah bekas, tentu ini akan jadi tantangan tersendiri. 

Tapi tenang saja, masih banyak orang yang tidak masalah dengan membeli rumah bekas, karena dinilai cenderung lebih murah.

Jadi peluang untuk rumah Anda terjual masih cukup tinggi.

Apalagi jika Anda bisa mengaplikasikan berbagai cara dan tips menjual rumah di atas semaksimal mungkin. 

Selamat mencoba!

Author:

Ryan Achadiat