Peredam Panas Atap Rumah | Tips, Jenis-Jenis dan Cara Pasang

21 Sep 2020 - Yuhan Al Khairi

Peredam Panas Atap Rumah | Tips, Jenis-Jenis dan Cara Pasang

Sebagai negara tropis, cuaca panas di Indonesia hampir terjadi sepanjang tahun. 

Oleh sebab itu, penting untuk mengaplikasikan peredam panas atap rumah agar hunian terasa lebih nyaman dan tidak gerah.

Peredam panas atap rumah atau dikenal juga sebagai insulasi atap sebenarnya bukan komponen baru dalam dunia konstruksi. 

Hanya saja masih sedikit orang menggunakan elemen ini pada hunian mereka.

Padahal, insulasi atap cukup efektif untuk menangkal masuknya hawa panas dari pancaran sinar matahari. 

Meski begitu, kamu harus cermat dalam memilih peredam panas yang cocok untuk hunianmu tersebut.

Lantas, apa saja sih hal-hal yang perlu diperhatikan saat membeli peredam panas atap rumah

Agar tidak salah, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti.

Tips Memilih Peredam Panas Atap Rumah

  • Jenis atau Bahan

Perlu diketahui, jika peredam panas atap rumah memiliki jenis atau bahan baku yang berbeda-beda. 

Tiap-tiap jenis insulasi atap tersebut juga difungsikan untuk jenis atap yang berbeda, lho.

Maka dari itu, ketahui dulu jenis peredam panas yang sesuai dengan atapmu. 

Periksa bahan baku pembuat insulasi atap tersebut, apakah peredam panas ini mengandung bahan kimia berbahaya atau tidak.

  • Harga dan Kualitas

Bahan peredam panas atap rumah yang berkualitas belum tentu berharga mahal, lho. 

Sebaliknya, meski dibanderol dengan harga murah, belum tentu merek atau bahan tersebut tidak cocok untuk rumahmu.

Kembali lagi, sebaiknya perhatikan kondisi atap rumah. Sesuaikan jenis insulasi dengan modal atapmu. 

Dengan begitu, kamu enggak perlu repot-repot membeli yang mahal, jika yang murah saja sudah sesuai.

  • Efek atau Fungsi

Kita sama-sama bersepakat, tugas utama peredam panas atap rumah adalah meminimalisir masuknya hawa panas matahari ke dalam ruangan. 

Baca juga:

9 Cara Agar Kamar Tidak Pengap dan Panas. Anak Kost Wajib Coba

Namun, insulasi atap yang baik biasanya bekerja dua fungsi.

Ketika cuaca panas, insulasi atap tersebut akan meredam dan memberi efek sejuk pada ruangan. 

Sebaliknya, jika cuaca sedang dingin maka peredam panas tersebut berfungsi menghangatkan ruangan.

Jenis-Jenis Peredam Panas Atap Rumah

Setidaknya, ada enam jenis peredam panas atap rumah yang biasa dijual di pasaran. 

Untuk membantumu memilih jenis yang tepat, berikut jenis-jenis insulasi atap yang harus kamu ketahui:

  • Polyester

Jenis peredam panas atap rumah pertama, sekaligus yang paling populer di masyarakat adalah polyester.

Varian polyester yang sering digunakan orang-orang adalah polyester R3.5.

Bahan yang satu ini memang cukup ampuh meredam serapan panas matahari. 

Selain rumah, polyester juga sangat cocok digunakan pada gedung bertingkat, gedung satu lantai, dan fasilitas umum lainnya.

  • Aluminium Foil

Tidak cuma efektif sebagai bahan pembuat alat elektronik dan pelapis makanan di microwave, aluminium foil ternyata sangat cocok, lho, digunakan sebagai jenis peredam panas atap rumah.

Hal ini disebabkan oleh sifat aluminium foil yang tahan terhadap suhu panas. 

Selain itu, aluminium foil juga ampuh menghalau sinar UV dari matahari. Jenis yang satu ini sangat baik digunakan pada atap seng.

  • Bubble Foil

Biasa disebut sebagai bentuk modifikasi dari aluminium foil, bubble foil nyatanya enggak kalah ciamik dengan saudaranya tersebut, apalagi dalam urusan meredam serapan panas matahari.

Selain efektif sebagai peredam panas atap rumah, jenis yang satu ini juga terbilang cukup murah. 

Ditambah lagi, bahan yang terkandung di dalam bubble foil tidak mengandung racun yang berbahaya.

  • Panel Styrofoam

Panel Styrofoam juga termasuk jenis peredam panas atap rumah yang murah. 

Kendati demikian, kamu harus perhatikan baik-baik model atau jenis atap yang kamu pakai.

Jika jenis atap tersebut cenderung menyerap panas, seperti seng misalnya, maka hindari penggunaan panel styrofoam. 

Pasalnya, bahan baku pembuat insulasi ini hanya plastik dan tidak sekuat yang lainnya.

Baca juga:

Ampuh Usir Gerah, Ini 7 Jenis Atap Rumah yang tidak Panas

  • Polyurethane Foam

Enggak mau pusing memilih jenis peredam panas atap rumah yang cocok? 

Maka, kamu bisa menggunakan polyurethane foam. Insulasi atap yang satu ini bisa digunakan pada semua jenis atap.

Menariknya lagi, polyurethane foam sendiri diklaim tahan segala cuaca dan tidak mudah rusak. 

Sebab berbentuk cairan, kamu hanya perlu menyemprotkan insulasi tersebut pada lapisan luar atap rumah.

  • Glass Wool

Terakhir, jenis peredam panas atap rumah yang bisa kamu pilih adalah Glass Wool. Jenis yang satu ini dibuat dari serat fiberglass, yang selanjutnya dibentuk hingga menyerupai wool.

Glass wool sendiri sebenarnya cukup jarang digunakan pada bangunan rumah. Jenis insulasi atap tersebut biasa diaplikasikan pada gedung-gedung bertingkat dan atap perkantoran.

Cara Pasang Peredam Panas Atap Rumah

Cara pasang peredam panas atap rumah memengaruhi efektivitas dari barang tersebut, lho. 

Maka dari itu, penting untuk diaplikasikan secara benar. Supaya enggak bingung, berikut langkah-langkahnya:

  1. Siapkan alat-alat yang diperlukan, seperti baut, martil, gunting, dan duct tape;

  2. Bentangkan insulasi atap tersebut pada bagian atas atau sebagai pelapis genteng rumah;

  3. Supaya tidak bergeser, rekatkan peredam panas atap rumah dengan duct tape;

  4. Pasang baut atau paku pada rangka atap agar lebih kokoh; dan

  5. Jika ada sedikit celah, tutupi dengan duct tape water resistant agar tidak bocor.

 

Bagaimana, cukup mudahkan cara pasang peredam panas atap rumah? 

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk kamu yang ingin memasang insulasi atap rumah, ya.

 

Selamat mencoba!

Author:

Yuhan Al Khairi