PPJB Notaris, Contoh Surat dan Bedanya dengan Perjanjian ...

PPJB Notaris, Contoh Surat dan Bedanya dengan Perjanjian Lain

- Citra Purnamasari
PPJB Notaris, Contoh Surat dan Bedanya dengan Perjanjian Lain

Foto: computerhardwareinc.com

Transaksi jual beli properti tentu membutuhkan dokumen atau surat perjanjian sebagai bukti legalitas.

Anda mungkin sudah familiar dengan dokumen Akta Jual Beli (AJB).

Selain bukti perjanjian di atas, terdapat satu dokumen lainnya yang perlu Anda ketahui, yaitu Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

PPJB merupakan kesepakatan antara penjual dan pembeli, yang mana statusnya hanya berupa kesepakatan dan belum ada proses peralihan kepemilikan secara hukum.

Arti dari PPJB Notaris

Arti dari PPJB Notaris

Foto: lingualinx.com

PPJB merupakan akta berupa perjanjian antara penjual dan pembeli yang bisa dibuat dengan bantuan notaris.

Fungsinya tidak lain adalah, untuk menghindari properti dijual ke orang lain saat kesepakatan jual beli terjadi.

Dengan kata lain, perjanjian ini mengikat penjual untuk menjual properti kepada pembeli.

Tujuan dari PPJB bersifat sementara, biasanya dibuat sembari menunggu pembuatan AJB yang masih dalam proses.

Poin-Poin yang Harus Ada dalam PPJB

Poin Poin yang Harus Ada dalam PPJB

Foto: notarial.id

Meskipun bersifat sementara, tetapi PPJB tetap memiliki poin-poin yang wajib ada di dalamnya.

Antara lain objek pengikatan jual beli, kewajiban dan jaminan penjual, kewajiban pembeli, serta isi perjanjian pengikat sesuai dengan aturan dari pemerintah.

Untuk lebih jelasnya, berikut 10 hal yang penting ada dalam PPJB:

  • Kewajiban bagi penjual
  • Pihak yang melakukan kesepakatan PPJB 
  • Uraian objek pengikatan jual beli
  • Jaminan penjual 
  • Waktu serah terima bangunan PPJB
  • Pemeliharaan bangunan
  • Penggunaan bangunan
  • Pengalihan hak PPJB
  • Pembatalan pengikatan
  • Penyelesaian perselisihan PPJB.

Perbedaan PPJB, PJB dan AJB

Supaya lebih jelas, berikut penjabaran mengenai perbedaan antara PPJB, PJB dan AJB yang perlu Anda ketahui:

Jenis Surat 

Sifat

Pembuatan

PPJB

Pengikatan sementara

Melalui notaris

PJB

Pengikatan cicilan dan pengikatan pelunasan

PJB lunas dapat dilaksanakan di luar wilayah kerja notaris

AJB

Akta bukti jual beli

Dibuat secara resmi melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)

Prinsip Penting dalam Pembuatan PPJB Notaris

Ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan jika Anda hendak membuat PPJB notaris, berikut uraiannya:

  • Spesifikasi objek tanah dan bangunan harus jelas, pastikan luas tanah dan bangunan diperhatikan saat membuat PPJB. Jika perlu, sertakan pula peta bidang tanah dan bangunannya.
  • Sertakan sertifikat dan pemegang haknya, beserta perizinan-perizinan yang melekat pada lahan dan bangunan tersebut.
  • Harga tanah per meter dan harga total keseluruhan, lengkapi juga dengan tata cara pembayarannya (misalnya bertahap yang dilunasi saat AJB).
  • Syarat batal tertentu, misalnya jika tanah dijaminkan ke pihak ketiga atau tanah dalam sengketa. Jika kondisi tersebut terjadi, maka pembeli dapat membatalkannya.
  • Penegasan mengenai pembayaran pajak yang menjadi kewajiban kedua belah pihak, baik penjual maupun pembeli.
  • Biaya-biaya lainnya yang diperlukan, seperti biaya notaris/PPAT, biaya pengukuran, dan lain-lain.

Baca juga:

Perbedaan Notaris dan PPAT, Keduanya Punya Tugas Tersendiri

Contoh PPJB Notaris

Setelah mengetahui fungsi, poin yang perlu ada di dalamnya, serta perbedaan PPJB dengan surat perjanjian lainnya, berikut contoh PPJB notaris yang bisa Anda jadikan referensi.

Contoh PPJB Notaris

Foto: academia.edu

Itulah penjelasan lengkap mengenai PPJB notaris.

Informasi ini dapat membantu Anda untuk menghindari berbagai rIsiko dalam transaksi jual-beli properti.

Anda tentu bisa membeli rumah dengan lebih aman melalui situs properti terpercaya, seperti 99.co Indonesia.

Di 99.co Indonesia, Anda dapat menemukan banyak hunian berkualitas, seperti The Jasmine Boulevard dan Citra Garden Puri.

Semoga bermanfaat!

Author

Citra Purnamasari