9 Kelebihan dan Kekurangan Rumah Beton, Kokoh & Modern!

9 Kelebihan dan Kekurangan Rumah Beton, Kokoh & Modern!

- Yongky Yulius
9 Kelebihan dan Kekurangan Rumah Beton, Kokoh & Modern!

Berencana membangun rumah beton? Ada sejumlah kelebihan dan kekurangan dari rumah dengan material ini.

Konsep rumah ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin membangun tempat tinggal untuk jangka panjang karena ketahanannya.

Jika didesain secara tepat oleh desainer atau arsitek profesional, rumah beton pun bisa menjadi hunian yang tampil menawan.

Sesuai sebutannya, rumah beton merupakan hunian yang menggunakan beton sebagai material utama dalam pembangunannya.

Beberapa bagian rumah yang bisa dibangun dengan material beton di antaranya: fondasi, lantai, dinding, dan struktur atap.

Adapun beton merupakan material yang terbuat dari campuran pasir, batu pecah, kerikil, dan agregat lainnya.

Semua bahan pembentuknya dicampurkan menjadi satu dengan suatu pasta yang terbuat dari air dan semen.

Di bawah ini, kami sajikan beragam kelebihan dan kekurangan dari rumah beton. Simak selengkapnya!

Kelebihan Rumah Beton

Tahan Cuaca Ekstrem dan Api

rumah beton tahan cuaca ekstrem

Kelebihan pertama dari rumah yang terbuat dari beton adalah ketahanannya.

Saat ada cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang, rumah dengan material ini akan tetap kokoh.

Kemudian, rumah yang dibangun menggunakan material beton juga tahan api.

Hal tersebut menjadi salah satu perbedaan antara rumah beton dan rumah kayu.

Berpotensi Lebih Hemat Energi

rumah beton hemat energi

Beton adalah material yang memiliki sifat unik.

Saat cuaca panas, kemungkinan suhu dalam ruangan rumah beton lebih adem.

Sebaliknya, saat di luar sedang cuaca dingin, suhu di dalam bangunannya kemungkinan dapat lebih hangat.

Jadi, selama rumahnya memiliki sirkulasi udara yang baik, Anda tak perlu terlalu banyak menggunakan pendingin atau penghangat ruangan.

Tidak akan Lapuk Seperti Kayu

rumah beton kuat

Material kayu akan mengalami kerusakan jika dimakan rayap atau sering terkena air hujan.

Nah, hal tersebut tidak akan terjadi pada material beton.

Jika sering terkena air hujan, permukaan tembok beton juga tidak akan mudah menghitam seperti pada tembok semen biasa.

Cocok untuk Desain Modern Minimalis

rumah beton minimalis

Desain modern minimalis menekankan pada pengurangan unsur-unsur dekorasi berlebihan pada satu bangunan.

Jadi, material beton bisa selaras dengan konsep desain tersebut.

Biasanya, rumah dengan material beton akan lebih estetik jika terlihat simpel, rapi, dan bersih.

Sebagai referensi, Anda bisa melihat rumah berdesain minimalis modern seperti Istana Regency Jatinangor atau Grand City Balikpapan.

Bisa Menahan Beban Berat

rumah beton kokoh

Jika dirancang secara tepat, rumah dengan material beton bisa menahan beban berat.

Jadi, bagian rooftop yang dibangun menggunakan beton bisa dimanfaatkan untuk beragam keperluan.

Misalnya, rooftop dijadikan taman hijau atau bahkan dibuat sebagai tempat untuk bersantai.

Kekurangan Rumah Beton

Harus Memperhatikan Potensi Gempa

 

kekurangan rumah beton

Beton yang sifatnya kuat bisa jadi kurang cocok untuk material rumah di daerah tahan gempa.

Rumah dengan material ini kurang fleksibel, tidak seperti rumah kayu.

Kemudian, material beton yang menimpa manusia juga bisa mengakibatkan luka serius.

Nah, sejumlah kawasan di Indonesia termasuk daerah rawan gempa.

Pasalnya, di Indonesia ada beberapa faktor penyebab gempa, seperti sesar dan gunung api aktif.

Jadi, rumah beton harus dibangun dengan memperhatikan aspek tersebut.

Bisa Retak Terkena Guncangan

rumah beton retak

Kuat tarik material beton cenderung rendah.

Jadi, dinding atau bagian lain di rumah yang terbuat dari beton mudah retak jika terkena guncangan.

Untuk mensiasati hal tersebut, biasanya kontraktor harus menambahkan tulangan dari kasa.

Bisa Retak karena Suhu

rumah beton tergantung suhu

Selain karena guncangan, rumah bermaterial beton juga bisa retak-retak karena pengaruh suhu.

Itu lantaran material beton bisa mengalami pengembangan dan penyusutan karena perubahan suhu.

Untuk mencegah hal tersebut, bangunan beton biasanya dilengkapi dilatasi atau expansion joint.

Dengan begitu, bangunannya tidak akan mudah mengalami retak-retak karena perubahan suhu terus menerus.

Biaya Mungkin Lebih Tinggi Ketimbang Rumah Berstruktur Kayu

rumah beton lebih mahal dari kayu

Saat membangun rumah yang material utamanya beton, Anda membutuhkan pekerja dengan keahlian spesifik.

Jadi, upah yang harus dibayarkan untuk pekerja tersebut bisa lebih mahal dibanding pekerja bangunan biasa.

Selain itu, ada faktor lain yang bisa saja membuat pembangunan rumah dengan material beton membengkak, di antaranya:

  • Biaya bahan
  • Biaya transportasi
  • Persaingan pasar
  • Dan lain-lain

***

Itulah pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan rumah beton.

Hunian dengan material tersebut cocok buat Anda yang ingin memiliki rumah modern minimalis, kokoh, dan tahan lama.

Semoga artikel ini bisa menjadi referensi yang bermanfaat.

Jika ingin menemukan properti berdasarkan lokasi, seperti rumah dijual di Bandung atau apartemen dijual di Medan, silakan telusuri laman 99.co/id.

Author

Yongky Yulius